- Kursi Utama Kosong, DPRD Mulai Gerah – Sekda Kembali Jadi Tameng Politik Bassam
Drama politik kembali tersaji di Gedung Paripurna DPRD Halmahera Selatan. Bupati Bassam Kasuba lagi-lagi tidak menghadiri rapat paripurna, tanpa keterangan jelas kepada publik maupun kepada para legislator.
Absennya dalam dua agenda penting berturut-turut memunculkan tanda tanya besar terkait komitmennya mengawal pembahasan anggaran daerah.
Dalam pantauan IndoBisnis, Rabu (19/11/2025), Bupati Bassam kembali diwakili oleh Sekretaris Daerah, Safiun Radjulan, yang tampil menggantikan posisi Bupati untuk menyampaikan pandangan resmi. Kursi Bupati tampak kosong, menjadi sorotan utama peserta paripurna.
Ketidakhadiran Bassam terjadi pada dua agenda strategis:
- Penyampaian Raperda tentang APBD Tahun Anggaran 2026.
- Penyampaian Pemandangan Umum Fraksi terhadap Raperda APBD Tahun Anggaran 2026.
Namun absensinya yang berulang membuat DPRD mulai mempertanyakan keseriusan pemerintah daerah.
Yang lebih menarik, malam ini dijadwalkan agenda lanjutan: jawaban atau tanggapan Bupati atas pandangan umum fraksi terhadap Raperda APBD 2026.
Belum ada kepastian apakah Bassam akan hadir atau kembali mengutus Sekda sebagai perpanjangan tangan.
Hal tersebut, terlihat jelas salah satu anggota DPRD fraksi Partai PDI-P, Masdar Mansur secara tidak langsung menyiratkan kekecewaan terhadap sikap Bupati.
Pasalnya, pembahasan APBD adalah jantung pembangunan daerah dan membutuhkan kehadiran pemimpin daerah secara langsung.
Sebelumnya, Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba hadir dalam Rapat Paripurna penandatanganan Nota Kesepakatan KUA-PPAS APBD 2026, Senin (17/11/2025)
Informasi yang dihimpun IndoBisnis menyebutkan bahwa ketidakhadiran Bupati atas kelahiran anaknya.
***
