Kategori: BANTUAN

  • BWS Malut Gerak Cepat, 18.000 Liter Air Bersih untuk Warga Dowora

    BWS Malut Gerak Cepat, 18.000 Liter Air Bersih untuk Warga Dowora

    • Ringkasan Berita : 
    • BWS Maluku Utara mendistribusikan total 18.000 liter air bersih kepada 316 KK di Desa Dowora, Halmahera Selatan.
    • Bantuan diberikan setelah sumur warga mengalami kekeringan dan layanan PDAM belum tersedia.

    Halmahera Selatan — Sebanyak 18.000 liter air bersih telah didistribusikan Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku Utara kepada masyarakat Desa Dowora, Kecamatan Gane Barat Selatan, Kabupaten Halmahera Selatan, untuk membantu memenuhi kebutuhan warga di tengah kekeringan sumur dan belum tersedianya layanan PDAM.

    Langkah tersebut dilakukan melalui gerakan “Cari, Temukan, Eksekusi”, dengan BWS Maluku Utara berkolaborasi bersama Kepala Desa Dowora untuk memastikan pasokan air dapat segera diterima masyarakat.

    Kasatker OP BWS Maluku Utara, Reynaldo, mengatakan respons cepat diperlukan karena kondisi sumber air warga semakin terbatas.

    “Cari, Temukan, Eksekusi. Kami terus bergerak untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat Desa Dowora,” tegas Reynaldo kepada IndoBisnis ketika di wawancara, Minggu 30 Agustus 2026.

    Dalam kegiatan yang berlangsung pada pukul 10.00 WIT, Minggu, 16 Agustus 2026, sebanyak 3.200 liter air bersih disalurkan kepada warga.

    Pasokan tersebut ditujukan untuk melayani sekitar 316 kepala keluarga (KK). Dalam prosesnya, BWS Maluku Utara mengerahkan satu unit pompa Alcon serta dua unit profile tank yang masing-masing memiliki kapasitas 1.200 liter.

    Ketersediaan sarana itu membantu memperlancar proses penampungan dan pembagian air kepada masyarakat yang membutuhkan.

    Kekeringan menjadi persoalan utama bagi warga Desa Dowora. Sejumlah sumur masyarakat mengalami penurunan ketersediaan air sehingga kebutuhan sehari-hari menjadi semakin sulit dipenuhi.

    Kondisi tersebut diperberat dengan belum tersedianya layanan PDAM di desa tersebut. Karena itu, pasokan dari sumber air lain menjadi pilihan untuk menjaga kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi.

    BWS Maluku Utara mengambil air dari Dusun Buksili, Pulau Halmahera, yang kemudian dibawa menuju Desa Dowora.

    Distribusi air bersih menuju Dowora memiliki tantangan geografis. Desa tersebut berada di pulau yang terpisah dari lokasi sumber air.

    Air dari Dusun Buksili harus diangkut menggunakan kapal boat kecil sebelum tiba di Desa Dowora dan disalurkan kepada masyarakat.

    Meski membutuhkan perjalanan melalui jalur laut, kondisi tersebut tidak menghambat langkah BWS Maluku Utara untuk mendatangkan air ke wilayah yang membutuhkan.

    BWS Maluku Utara sebelumnya menargetkan distribusi sebanyak 15.000 liter air bersih selama tiga hari sebagai bagian dari penanganan kebutuhan warga.

    Namun, total dropping yang telah dilakukan mencapai 18.000 liter.

    Capaian tersebut memperlihatkan adanya tambahan pasokan dibandingkan target awal, sehingga masyarakat memperoleh dukungan air bersih di tengah terbatasnya sumber air di wilayah permukiman.

    “Cari, Temukan, Eksekusi”

    Reynaldo menegaskan, prinsip “Cari, Temukan, Eksekusi” menjadi dorongan bagi BWS Maluku Utara untuk tidak berhenti pada identifikasi persoalan, tetapi langsung mengambil langkah di lapangan.

    Secara tidak langsung, upaya ini juga menunjukkan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam menghadapi persoalan layanan dasar, terutama di wilayah kepulauan dengan tantangan geografis.

    Bagi masyarakat Desa Dowora, distribusi air tersebut menjadi bantuan penting untuk menjaga ketersediaan air bersih selama kondisi sumber air setempat belum kembali normal.

    BWS Maluku Utara memastikan penanganan kebutuhan air bersih dilakukan secara cepat dan langsung menyasar masyarakat yang membutuhkan.

    Gerak cepat BWS Maluku Utara di Desa Dowora menjadi langkah nyata memenuhi kebutuhan dasar warga. Dari target 15.000 liter, total dropping air bersih kini telah mencapai 18.000 liter.

    ***

  • DWP Tidore Salurkan Bantuan Sosial Iduladha untuk Warga Pulau Tidore

    DWP Tidore Salurkan Bantuan Sosial Iduladha untuk Warga Pulau Tidore

    • Ringkasan Berita:
    • Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Tidore Kepulauan menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat di sejumlah kelurahan di Pulau Tidore menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.
    • Bantuan tersebut berasal dari program DWP Peduli yang dikumpulkan secara sukarela oleh pengurus dan anggota DWP Kota Tidore Kepulauan.

    IndoBisnis — Dharma Wanita Persatuan Kota Tidore Kepulauan menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat di sejumlah wilayah di Pulau Tidore dalam rangka menyambut Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi, Jumat (22/5/2026).

    Penyaluran bantuan sosial tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Tidore Kepulauan, Nuraen Ismail Dukomalamo, bersama jajaran pengurus DWP Kota Tidore Kepulauan.

    Dalam keterangannya, Nuraen Ismail Dukomalamo menjelaskan bantuan sosial tersebut berasal dari program DWP Peduli yang selama ini dikumpulkan secara sukarela oleh seluruh anggota dan pengurus pada setiap kegiatan rutin organisasi.

    “Penyaluran bantuan ini berasal dari kotak DWP Peduli terhadap masyarakat yang diisi secara ikhlas oleh ketua, anggota, dan seluruh pengurus pada setiap pertemuan rutin DWP,” ujarnya.

    Menurut Nuraen, bantuan sosial tersebut diberikan kepada masyarakat yang dinilai berhak menerima bantuan di wilayah Pulau Tidore.

    “Kali ini kami menyalurkan bantuan DWP Peduli kepada masyarakat yang berhak menerima di beberapa titik di Pulau Tidore. Insya Allah ke depan kami juga dapat menjangkau masyarakat di seluruh wilayah Kota Tidore Kepulauan,” katanya.

    Program Bantuan DWP Tidore Dilaksanakan Bertahap

    Nuraen mengatakan program bantuan sosial DWP Peduli akan dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan organisasi dan ketersediaan anggaran.

    Untuk tahap awal, bantuan difokuskan di wilayah Kecamatan Tidore Utara dan Tidore Selatan sebelum nantinya diperluas ke seluruh kecamatan di Kota Tidore Kepulauan.

    “Bantuan ini akan dilaksanakan secara bertahap. Untuk periode ini difokuskan di Kecamatan Tidore Utara dan Tidore Selatan, selanjutnya akan bergilir ke semua kecamatan sesuai dana yang tersedia,” jelasnya.

    Ia berharap bantuan sosial tersebut dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan menjelang Hari Raya Iduladha 2026.

    Bantuan Sosial DWP Sasar Toloa, Dokiri, dan Mareku

    Dalam kegiatan tersebut, bantuan sosial disalurkan kepada masyarakat di sejumlah kelurahan di Pulau Tidore, yakni Kelurahan Toloa, Kelurahan Dokiri, dan Kelurahan Mareku.

    Program DWP Peduli tersebut menjadi bagian dari kegiatan sosial Dharma Wanita Persatuan Kota Tidore Kepulauan dalam meningkatkan kepedulian sosial terhadap masyarakat yang membutuhkan di wilayah Kota Tidore Kepulauan.

    ***

    Mardan Amin Press IndoBisnis, berkontribusi dalam penulisan laporan ini.

  • BLT Tahap II Desa Yawanlli Disalurkan

    BLT Tahap II Desa Yawanlli Disalurkan

    • Ringkasan
    • Pemerintah Desa Yawanlli, Kecamatan Maba Tengah, Maluku Utara, menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) tahap II kepada 33 kepala keluarga untuk periode Oktober hingga Desember dengan total bantuan Rp900 ribu per KK.
    • Kepala Desa Basri Tiabo menegaskan bahwa BLT bertujuan meringankan beban ekonomi masyarakat dan mengimbau agar dana digunakan secara bijak untuk kebutuhan pokok.
    • Secara nasional, BLT Kesra Rp900 ribu juga kembali disalurkan secara bertahap hingga Desember 2025 kepada masyarakat berpenghasilan rendah yang terdata dalam DTSEN.

     

    Pemerintah Desa Yawanlli, Kecamatan Maba Tengah, Maluku Utara, melaksanakan penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) tahap II kepada masyarakat yang wajib menerima bantuan tersebut. Penyaluran BLT ini berlangsung untuk periode tiga bulan, yakni Oktober, November, November dan Desember.

    Program bantuan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk perhatian pemerintah desa terhadap kondisi ekonomi masyarakat. Proses penyaluran berlangsung tertib dan lancar, serta disaksikan langsung oleh perangkat desa dan perwakilan masyarakat setempat.

    33 KK Terima Bantuan Rp900 Ribu

    Kepala Desa Yawanlli, Basri Tiabo, menyampaikan bahwa bantuan BLT tahap II ini bertujuan untuk membantu meringankan beban ekonomi masyarakat desa. Ia menjelaskan bahwa sebanyak 33 kepala keluarga (KK) tercatat sebagai penerima manfaat BLT pada periode Oktober, November dan Desember.

    Setiap kepala keluarga menerima bantuan dengan total sebesar Rp900.000, yang merupakan akumulasi bantuan selama tiga bulan. Dana tersebut diserahkan langsung kepada penerima manfaat sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

    “Bantuan ini bertujuan untuk membantu meringankan beban ekonomi masyarakat desa,” ujar Basri Tiabo.

    Imbauan Gunakan Dana dengan Bijak

    Dalam kesempatan penyaluran tersebut, Basri Tiabo juga mengimbau seluruh penerima bantuan agar menggunakan dana BLT secara bijak. Ia menekankan agar bantuan tersebut diprioritaskan untuk kebutuhan pokok keluarga.

    Menurutnya, penggunaan dana BLT sebaiknya diarahkan untuk pemenuhan kebutuhan pangan, kesehatan, serta pendidikan anak, sehingga manfaat bantuan benar-benar dirasakan oleh keluarga penerima.

    Basri Tiabo menegaskan bahwa pemerintah desa berkomitmen untuk terus melaksanakan program-program sosial secara transparan dan tepat sasaran. Ia berharap melalui penyaluran BLT ini, kondisi ekonomi masyarakat Desa Yawanlli dapat terbantu dan kesejahteraan warga desa semakin meningkat.

    BLT Kesra Rp900 Ribu Kembali Disalurkan

    Sebelumnya, Bantuan Langsung Tunai (BLT) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) sebesar Rp900 ribu dikabarkan akan kembali disalurkan kepada penerima manfaat pada Desember 2025. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk memastikan apakah mereka termasuk sebagai penerima manfaat atau tidak.

    Melansir laman resmi Kantor Staf Presiden, bansos BLT Kesra ini diberikan sebesar Rp300 ribu per bulan dan disalurkan sekaligus untuk tiga bulan, yaitu Oktober, November, dan Desember 2025. Dengan demikian, setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) akan menerima total dana sebesar Rp900 ribu.

    Kebijakan ini dinilai menjadi angin segar bagi banyak keluarga, khususnya masyarakat rentan, sebagai upaya pemerintah menjaga daya beli masyarakat di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil.

    Cara Cek Status Penerima BLT Rp900 Ribu

    Masyarakat dapat mengecek status penerima dan proses pencairan bansos BLT Rp900 ribu dengan mudah melalui telepon genggam. Pengecekan dapat dilakukan melalui laman resmi maupun aplikasi yang disediakan oleh Kementerian Sosial.

    Melalui laman cekbansos.kemensos.go.id, masyarakat diminta mengisi data wilayah sesuai KTP, nama penerima manfaat, serta kode verifikasi yang tersedia. Setelah itu, sistem akan menampilkan status penerima bantuan.

    Selain melalui laman resmi, pengecekan juga dapat dilakukan melalui aplikasi Cek Bansos Kemensos dengan memasukkan data diri sesuai KTP dan mengikuti tahapan verifikasi yang tersedia.

    Jadwal Penyaluran BLT Desember 2025

    Berdasarkan informasi dari akun Instagram resmi Kementerian Sosial, penyaluran BLT Rp900 ribu telah dimulai sejak pekan terakhir Oktober 2025. Pada tahap pertama, sebanyak 15.726.385 KPM telah menerima bantuan.

    Tahap kedua dilakukan pada pertengahan November 2025 dengan jumlah penerima sebanyak 11.609.092 KPM. Dengan demikian, total penerima tahap pertama dan kedua mencapai sekitar 28 juta KPM.

    Sementara itu, penyaluran tahap ketiga menyasar 7.710.856 KPM dan masih menjalani proses verifikasi lanjutan. Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyatakan bahwa data penerima masih diverifikasi bersama pemerintah daerah.

    “Data yang 6–7 juta itu masih sedang kita verifikasi bersama dengan daerah. Setelah itu akan kita kembalikan ke BPS untuk dijadikan pedoman penyaluran tahap akhir tahun 2025,” kata Saifullah Yusuf, dikutip dari detikSusel, Selasa(30/12/2025).

    Dengan skema penyaluran bertahap tersebut, BLT Rp900 ribu diperkirakan akan kembali dicairkan pada Desember 2025.

    Kriteria Penerima BLT Kesra

    Program BLT Rp900 ribu ini ditargetkan untuk sekitar 35 juta KPM. Bantuan diberikan kepada masyarakat yang terdata pada desil 1 hingga 4 dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), yaitu kelompok masyarakat berpenghasilan rendah.

    Kategori tersebut meliputi masyarakat sangat miskin, miskin, hampir miskin, hingga rentan miskin. Dengan demikian, BLT Kesra diharapkan tepat sasaran dan mampu membantu masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

    ***

    Yusri Jurnalis IndoBisnis berkontribusi pada cerita ini.

    Artikel ini diterbitkan IndoBisnis dengan judul: BLT Tahap II Desa Yawanlli Disalurkan.

    Disclaimer

    Informasi yang disediakan oleh IndoBisnis.co.id bertujuan untuk edukasi dan informasi umum. Kami tidak memberikan saran keuangan, hukum, atau pajak secara langsung.

    IndoBisnis.co.id tidak bertanggung jawab atas keputusan finansial Anda. Konsultasikan dengan penasihat profesional sebelum membuat keputusan penting.