Jumat, Oktober 16, 2026
spot_img
BerandaBERANDAKesehatanUdara Tidore Memburuk, 15.000 Masker Dibagikan

Udara Tidore Memburuk, 15.000 Masker Dibagikan

  • Sorotan Laporan:
  • Hasil pemantauan Dinkes Kota Tidore Kepulauan per 15 Oktober 2026 menunjukkan 12 lokasi mengalami peningkatan status kualitas udara menjadi sangat tidak sehat, sedangkan 25 titik lainnya tercatat dalam kategori tidak sehat.
  • Lokasi terdampak meliputi puskesmas, sekolah, pasar, kantor pemerintahan, dan pelabuhan. Kepala Dinkes Saiful Salim meminta warga mengurangi aktivitas luar ruangan serta menggunakan masker ketika diperlukan.
  • Sebagai langkah mitigasi, sebanyak 15.000 masker telah dibagikan dan edukasi kesehatan terus dilakukan melalui penyuluhan langsung maupun media sosial. Masyarakat diharapkan mengikuti informasi resmi dan mewaspadai gejala gangguan pernapasan.

TIDORE – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tidore Kepulauan meningkatkan kewaspadaan terhadap penurunan kualitas udara setelah hasil pengukuran per Kamis (15/10/2026) menunjukkan sejumlah fasilitas publik mengalami perubahan status dari tidak sehat menjadi sangat tidak sehat.

Kepala Dinkes Kota Tidore Kepulauan, Saiful Salim, meminta masyarakat membatasi aktivitas di luar ruangan dan menggunakan masker apabila harus beraktivitas di tengah kondisi tersebut. Pemerintah daerah bersama puskesmas juga telah mendistribusikan 15.000 masker sebagai langkah mitigasi.

“Protokol kesehatan harus dipatuhi, kurangi aktivitas di luar rumah/ruangan jika tidak terlalu mendesak. Kalaupun harus beraktivitas di luar ruangan karena kebutuhan, diharapkan untuk menggunakan masker saat berada di luar ruangan,” imbau Saiful.

Berdasarkan data pemantauan yang disampaikan Dinkes, terdapat 12 lokasi yang dilaporkan mengalami peningkatan kategori menjadi sangat tidak sehat. Titik tersebut meliputi fasilitas kesehatan, sekolah, pasar, kantor pemerintahan, dan pelabuhan.

Lokasi yang dimaksud adalah:

– UPT Puskesmas Akelamo

– SMP Negeri 8 Kota Tidore Kepulauan

– Pelabuhan Loleo Part Terminal

– SDN Akelamo

– Pelabuhan Gita

– UPT Puskesmas Talagamori

– SMP Muhammadiyah 5 Tidore

– Pasar Bale

– Kantor Desa Woda

– UPT Puskesmas Lifofa

– Kantor Camat Oba Selatan

– SMA Negeri 7 Kota Tidore Kepulauan

Saiful mengatakan, hasil pengukuran yang menunjukkan kategori tidak sehat hingga sangat tidak sehat di sejumlah wilayah perlu menjadi perhatian serius. Ia meminta warga tidak mengabaikan imbauan pencegahan yang telah disampaikan pemerintah.

Sebagai respons terhadap kondisi tersebut, Dinkes bersama jajaran puskesmas telah menyalurkan 15.000 masker kepada masyarakat. Sosialisasi mengenai perlindungan kesehatan juga terus dilakukan melalui edukasi langsung dan media sosial.

Saiful mengingatkan bahwa paparan polutan dapat meningkatkan risiko gangguan saluran pernapasan, termasuk infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Oleh karena itu, warga perlu mengurangi paparan ketika kondisi udara memburuk dan mengikuti informasi resmi dari instansi terkait.

Ia juga mengajak masyarakat menerapkan langkah pencegahan secara konsisten, terutama ketika harus berada di luar ruangan.

Daftar Lokasi dengan Kategori Tidak Sehat

Selain titik yang masuk kategori sangat tidak sehat, Dinkes melaporkan 25 lokasi lainnya berada dalam status tidak sehat, yaitu:

– UPT Puskesmas Rum Balibunga

– Pasar Rum

– Pelabuhan Feri Rum

– UPT Puskesmas Ome

– MAN 2 Tidore

– Masjid Al Furqan Ome

– UPT Puskesmas Tomalou

– MAN 1 Tidore

– SPN Polda Malut

– Kantor Wali Kota

– Halaman RSD Tidore

– Pelabuhan Speedboat Sofifi

– SD MIS Balbar

– Jalan Raya KM 40 Sofifi

– UPT Puskesmas Galala

– KUA Oba Selatan

– SMP Negeri 4 Tidore

– TK Pembina 26 Payahe

– MIS Almustakim Cobo

– Kantor Lurah Jiko Cobo

– Pelabuhan Itokici

– SMP Negeri 9 Tidore

– UPT Puskesmas Tosa

– SMA Negeri 9 Tidore

– Pelabuhan Majui

Sebaran lokasi tersebut mencakup sejumlah kawasan aktivitas masyarakat. Warga diimbau memperhatikan pembaruan hasil pemantauan serta segera mencari pertolongan medis apabila mengalami sesak napas atau keluhan pernapasan berat.

Dinkes Tidore mengajak masyarakat, pengelola sekolah, fasilitas pelayanan kesehatan, dan pemerintah setempat memperkuat upaya perlindungan selama kondisi udara belum membaik.

Pembatasan kegiatan luar ruangan yang tidak mendesak, pemakaian masker yang sesuai, serta penyebaran informasi secara berkala menjadi bagian dari langkah pencegahan untuk mengurangi risiko paparan polutan.

***

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments