Kategori: Kebakaran

  • IWIP Kerahkan 7 Damkar Tangani Kebakaran Ban Bekas

    IWIP Kerahkan 7 Damkar Tangani Kebakaran Ban Bekas

    • Ringkasan Berita :
    • PT IWIP menyatakan kebakaran terjadi di area pengelolaan limbah ban bekas pada 31 Agustus 2026.
    • Sebanyak 7 unit pemadam dan 40 personel dikerahkan, sementara penyebab insiden masih diselidiki bersama kepolisian.

    Halmahera Tengah — PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) menyatakan kebakaran terjadi di area pengelolaan limbah ban bekas di dalam kawasan industri IWIP, Halmahera Tengah, Maluku Utara, Senin, 31 Agustus 2026 sekitar pukul 02.30 WIT.

    Perusahaan langsung mengerahkan tim tanggap darurat dan unit pemadam kebakaran setelah menerima laporan kejadian. Sebanyak 7 unit kendaraan pemadam bersama sekitar 40 personel dikerahkan untuk memadamkan api sekaligus mengendalikan situasi.

    “Tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian tersebut,” demikian keterangan resmi PT IWIP yang diterima IndoBisnis, Senin 31 Agustus 2026.

    Selain mengoperasikan armada pemadam, PT IWIP mengerahkan alat berat untuk mengisolasi serta memisahkan material yang belum terbakar. Langkah tersebut dilakukan guna mencegah api meluas dan mengurangi dampak kebakaran.

    Perusahaan menyebut proses pemadaman dan pengendalian masih dilakukan secara intensif. Kondisi di sekitar lokasi juga terus dipantau selama penanganan berlangsung.

    PT IWIP mengakui munculnya asap akibat kebakaran telah menimbulkan kekhawatiran masyarakat di sekitar kawasan industri.

    Menurut perusahaan, pengendalian api, pemantauan lingkungan sekitar, serta koordinasi dengan pihak terkait terus dilakukan untuk meminimalkan dampak terhadap masyarakat dan lingkungan.

    PT IWIP menyatakan telah melakukan investigasi awal untuk mengetahui penyebab kebakaran. Perusahaan juga melibatkan pihak kepolisian dalam proses identifikasi.

    “Untuk memastikan penyebab kebakaran, pihak perusahaan telah melakukan investigasi awal sekaligus juga mengundang keterlibatan pihak kepolisian,” kata PT IWIP dalam keterangannya.

    Investigasi tersebut mencakup penelusuran berbagai kemungkinan penyebab insiden, termasuk kemungkinan keterlibatan pihak dari luar perusahaan.

    Dengan demikian, penyebab kebakaran belum dapat disimpulkan sebagai tindakan pembakaran sengaja maupun faktor lainnya sebelum hasil penyelidikan resmi diperoleh.

    PT IWIP menegaskan keselamatan masyarakat dan pekerja serta perlindungan lingkungan menjadi prioritas dalam menangani kebakaran tersebut.

    Perusahaan menyatakan akan terus memantau perkembangan situasi dan menyampaikan informasi tambahan berdasarkan fakta serta hasil penanganan di lapangan.

    Kebakaran di area pengelolaan limbah ban bekas ini menjadi perhatian karena material yang terbakar dapat menghasilkan asap dan emisi yang perlu dikendalikan secara serius.

    Karena itu, hasil investigasi mengenai sumber api dan mekanisme pengelolaan material menjadi penting untuk memastikan penanganan berjalan sesuai ketentuan keselamatan dan lingkungan.

    IndoBisnis mencatat, hingga keterangan resmi PT IWIP ini disampaikan, tidak ada korban jiwa yang dilaporkan dan penyebab kebakaran masih dalam proses investigasi.

    ***

  • Jenazah Benny Laos akan Dimakamkan di San Diego Hills, Tunggu Anak Pulang dari Amerika Serikat

    Jenazah Benny Laos akan Dimakamkan di San Diego Hills, Tunggu Anak Pulang dari Amerika Serikat

    JAKARTA, IndoBisnis – Upacara pemakaman calon gubernur Maluku Utara, Benny Laos, akan dilaksanakan pada Selasa (15/10) di San Diego Hills, Karawang, Jawa Barat.

    Pemakaman ini masih menunggu kedatangan putra sulung Benny, Adbert Laos, yang saat ini sedang menempuh pendidikan di Amerika Serikat.

    Jenazah Benny Laos saat ini disemayamkan di rumah duka Sentosa, RSPAD Gatot Subroto, Jakarta.

    Sejumlah pejabat negara terlihat hadir untuk memberikan penghormatan terakhir, termasuk Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko. Dikutip dari Tribun video.com, Minggu (13/10/2024)

    Benny Laos tewas dalam sebuah kecelakaan tragis yang terjadi pada Sabtu (12/10) di Pelabuhan Bobong, Pulau Taliabu, Maluku Utara.

    Speedboat yang ditumpanginya meledak dan terbakar saat akan bertolak menuju Desa Kawalo, Kecamatan Taliabu Barat, untuk kegiatan kampanye.

    Selain Benny Laos, lima korban lainnya turut tewas dalam insiden tersebut, termasuk anggota DPRD Maluku Utara, Ester Tantry, dan Ketua DPW PPP Maluku Utara, Mubin A Wahid.

    Menurut informasi yang dihimpun, ledakan terjadi ketika speedboat sedang diisi bahan bakar.

    Meskipun pihak kepolisian sempat memberikan peringatan terkait pengisian bahan bakar yang dilakukan dengan mesin kapal dan perangkat lainnya dalam kondisi menyala, kejadian tak dapat dihindari.

    Kapolres Pulau Taliabu, AKBP Totok Handoyo, menyatakan bahwa peringatan itu diberikan oleh Wakapolres Pulau Taliabu, Kompol Sirajudin, sebelum ia meninggalkan lokasi.***

  • Calon Gubernur Maluku Utara Benny Laos Meninggal Dunia Usai Speedboat Terbakar

    Calon Gubernur Maluku Utara Benny Laos Meninggal Dunia Usai Speedboat Terbakar

    Maluku Utara, IndoBisnis – Calon gubernur Maluku Utara, Benny Laos, meninggal dunia setelah speedboat miliknya, Bela 72, terbakar di Pelabuhan Bobong, Kabupaten Pulau Taliabu, Sabtu (12/10/2024). Benny menghembuskan napas terakhir di RSUD Bobong pada usia 52 tahun.

    Kapolres Taliabu AKBP Totok Handoyo mengonfirmasi kabar duka tersebut. Dalam wawancara dengan CNN, Totok menyatakan bahwa Benny meninggal pada pukul 17.20 WIT.

    “Beliau sudah mendapatkan perawatan intensif di RSUD Bobong, namun nyawanya tidak tertolong,” ujar Totok.

    Selain Benny, korban tewas lainnya adalah anggota DPRD Maluku Utara Ester Tantri, Ketua DPW PPP Malut Mubin A Wahid, anggota polisi Bripka Hamdani Buamonabot, serta dua orang lainnya, Nasrun dan Mahsudin Ode.

    Wakil Bupati Pulau Taliabu, Ramli, juga menyampaikan kabar tersebut dalam sambungan telepon dengan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. Ramli menjelaskan bahwa tim medis telah berupaya maksimal, namun kondisi Benny sudah kritis sejak tiba di rumah sakit.

    “Menurut dokter, saat masuk rumah sakit, nadinya hampir tak terasa. Istrinya meminta agar pertolongan dilanjutkan, namun sekitar satu jam kemudian dokter menyatakan bahwa nyawa Benny Laos tak tertolong,” ungkap Ramli.

    Kepala RSUD Bobong, drg. Ceilia Octavia Mbotengu, membenarkan bahwa tim medis telah melakukan upaya terbaik untuk menyelamatkan Benny.

    “Sejak pukul 17.20 WIT, dokter yang menangani sudah menyatakan bahwa Benny Laos meninggal dunia,” jelasnya.

    Kejadian tragis ini masih dalam penyelidikan pihak berwenang, sementara masyarakat setempat terpukul oleh kabarduka tersebut.***

  • Tragedi di Pelabuhan Bobong, Lima  Orang Meninggal dalam Kebakaran Speedboat Benny Laos

    Tragedi di Pelabuhan Bobong, Lima Orang Meninggal dalam Kebakaran Speedboat Benny Laos

    Pulau Taliabu, IndoBisnis – Insiden kebakaran speedboat milik calon Gubernur Maluku Utara, Benny Laos, terjadi pada Sabtu (12/10/2024) di Pelabuhan Bobong, Kabupaten Pulau Taliabu. Speedboat bernama Bela 72 itu terbakar saat mengisi bahan bakar dengan muatan sekitar 40 orang, mengakibatkan Lima  orang dilaporkan meninggal dunia.

    Berdasarkan informasi yang dihimpun, ketiga korban yang tewas dalam insiden tersebut adalah anggota DPRD Provinsi Maluku Utara, Ester Tantri, Ketua DPW Partai Persatuan Pembangunan Malut, Mubin A Wahid, Bripka Hamdani Buamonabot, seorang anggota polisi, Nasrun, S.Pd, dan Mahsudin Ode Muisi

    Ester Tantri, yang merupakan anggota DPRD dari Partai Demokrat, dikenal aktif dalam dunia politik dan memiliki kontribusi signifikan di daerah pemilihan Kepulauan Sula-Taliabu. Mubin A Wahid, mantan anggota DPRD, juga terlibat dalam berbagai kegiatan politik di Maluku Utara.

    Sementara itu, Bripka Hamdani adalah anggota polisi yang bertugas di Polres Sula, dan saat kejadian berperan sebagai pengawal pribadi Benny Laos.

    Kebakaran terjadi sekitar pukul 14.05 WIT ketika speedboat sedang mengisi bahan bakar di pelabuhan. Sejumlah penumpang lainnya berhasil menyelamatkan diri sebelum api berkobar, tetapi ketiga korban tidak berhasil dievakuasi dari lokasi kejadian.

    Pihak berwenang saat ini sedang melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti dari kebakaran yang mengakibatkan tragedi ini. Kejadian ini menambah duka mendalam bagi keluarga korban dan rekan-rekan yang kehilangan sosok-sosok penting dalam masyarakat.

    Benny Laos sendiri mengalami luka serius dan saat ini dirawat di rumah sakit. Tragedi ini menjadi perhatian luas dan menyoroti risiko yang dihadapi dalam perjalanan kampanye di daerah yang memiliki tantangan infrastruktur seperti Pulau Taliabu.***

  • Speedboat Milik Calon Gubernur Maluku Utara Beny Laos Terbakar di Pelabuhan Bobong

    Speedboat Milik Calon Gubernur Maluku Utara Beny Laos Terbakar di Pelabuhan Bobong

    Kepulauan Sula, IndoBisnis – Sebuah speedboat milik Beny Laos, calon Gubernur Maluku Utara nomor urut 4, ludes terbakar di Pelabuhan Desa Bobong, Kecamatan Taliabu Barat, Kabupaten Kepulauan Sula, pada Sabtu (12/10/2024).

    Menurut rekaman video yang beredar, sejumlah anggota rombongan kampanye Beny Laos yang berada di atas speedboat tersebut tampak panik ketika api mulai menyebar. Beberapa di antara mereka bahkan melompat ke laut untuk menyelamatkan diri. Hingga saat ini, belum ada laporan korban jiwa akibat kejadian tersebut.

    Kebakaran terjadi sekitar pukul 14.05 WIT saat speedboat sedang parkir di pelabuhan. Namun, penyebab kebakaran masih belum diketahui. Warga setempat melaporkan bahwa api dengan cepat melalap bagian kapal.

    Pihak berwenang setempat telah turun ke lokasi untuk menyelidiki insiden ini lebih lanjut. Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Beny Laos maupun tim kampanyenya terkait peristiwa ini.

    Masyarakat sekitar yang menyaksikan kejadian tersebut segera memberikan bantuan darurat kepada para penumpang yang berhasil melarikan diri, sambil menunggu petugas datang untuk menangani kebakaran.***