Minggu, Agustus 2, 2026
spot_img
BerandaEKONOMI DAN BISNISAS Mengincar Kerja Sama Mineral Kritis dengan Indonesia

AS Mengincar Kerja Sama Mineral Kritis dengan Indonesia

JAKARTA, IndoBisnis – Pemerintah Amerika Serikat (AS) berupaya memperkuat kerja sama di sektor mineral kritis dengan Indonesia, yang dianggap akan mendatangkan banyak investasi.

Wakil Menteri Luar Negeri AS Bidang Pertumbuhan Ekonomi, Energi, dan Lingkungan, Jose W. Fernandez, menyatakan bahwa terdapat potensi besar dalam kerja sama tersebut dan diskusi mengenai perjanjian mineral kritis sedang berlangsung.

Dalam sebuah roundtable media briefing di Kedutaan Besar AS di Jakarta pada Senin (15/7/2024), Fernandez mengungkapkan bahwa meskipun belum bisa memberikan rincian lebih lanjut mengenai timeline, diskusi yang berlangsung saat ini sangat positif.

“Kami ingin bekerja menuju perjanjian mineral kritis yang akan memungkinkan lebih banyak perusahaan dari Amerika Serikat dan tempat lain untuk berinvestasi di industri mineral kritis di sini, di Indonesia,” ujarnya.

Fernandez juga menyebutkan bahwa pihaknya telah berbicara dengan pemerintah Indonesia mengenai kemitraan keamanan mineral (mineral security partnership), yang melibatkan 14 negara ditambah Uni Eropa dan mencakup lebih dari 55% Produk Domestik Bruto (PDB) dunia. Negara-negara tersebut meliputi India, Australia, Jepang, AS, dan lainnya.

Menurut Fernandez, kemitraan keamanan mineral memberikan peluang bagi AS untuk mempromosikan investasi yang bertanggung jawab pada mineral penting, dengan menjunjung tinggi standar lingkungan, sosial, dan tata kelola yang tinggi. Selain itu, kemitraan ini diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Indonesia dari sumber daya mineralnya.

“Kami sangat puas dengan hasil diskusi yang sedang berlangsung. Kami akan terus mengembangkan diskusi-diskusi tersebut di masa mendatang. Ini adalah salah satu hal yang saya yakini secara pribadi dan saya percaya akan menghasilkan lebih banyak investasi di Indonesia,” tambahnya.

Fernandez tiba di Jakarta pada Minggu (14/7/2024) setelah mengunjungi Tokyo, Jepang, pada 10 Juli 2024. Kunjungan ini dilakukan untuk membahas 75 tahun hubungan diplomatik antara AS dan Indonesia. Selama kunjungannya, ia menekankan peran AS sebagai sumber investasi asing langsung terbesar di ASEAN dan upaya Negeri Paman Sam untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di Asia Tenggara.

Fernandez juga berupaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi bilateral AS-Indonesia di bawah Kemitraan Strategis Komprehensif, yang mencakup kerja sama rantai pasokan mineral kritis dan transisi energi.***

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments