Sabtu, September 19, 2026
spot_img
BerandaEKONOMI DAN BISNISJerman Pangkas Pajak BBM 17 Sen per Liter

Jerman Pangkas Pajak BBM 17 Sen per Liter

  • Sorotan Laporan : 
  • Pemerintah Jerman akan memangkas pajak energi bensin dan diesel sebesar 14 sen euro per liter mulai 1 Oktober hingga akhir Desember 2026.
  • Berdasarkan keterangan resmi pemerintah, penghematan PPN membuat total keringanan pajak mencapai sekitar 17 sen euro per liter.
  • Nilai paket tersebut mencapai 2,5 miliar euro dan pembiayaannya ditanggung pemerintah federal bersama negara bagian.
  • Reuters melaporkan kebijakan ini diumumkan ketika harga bahan bakar Jerman meningkat akibat tekanan pasar energi dan konflik di Timur Tengah.
  • Selain pemangkasan pajak, Pemerintah Jerman akan berdialog dengan industri minyak untuk menyiapkan batas harga BBM sementara paling lambat 1 Januari 2027 dengan mengacu pada model Luksemburg atau Belgia.
  • Kebijakan tersebut mendapat kritik Greenpeace yang menilai subsidi bahan bakar tidak mengatasi ketergantungan terhadap minyak.

Poin-poin penting ini ditulis oleh para reporter dan editor yang mengerjakan berita ini.

BERLIN, IndoBisnis – Pemerintah Jerman akan memangkas pajak energi untuk bensin dan diesel sebesar 14 sen euro per liter mulai 1 Oktober hingga akhir Desember 2026. Pemerintah Jerman menyebut, setelah memperhitungkan penghematan pajak pertambahan nilai (PPN), total keringanan pajak mencapai sekitar 17 sen euro per liter dengan nilai paket sekitar 2,5 miliar euro.

Reuters melaporkan kebijakan tersebut diumumkan pemerintah Jerman pada Jumat, 18 September 2026, setelah Kanselir Friedrich Merz sebelumnya menjanjikan langkah untuk meringankan beban konsumen dan dunia usaha akibat lonjakan harga bahan bakar.

Pajak Energi Dipangkas Oktober

Menurut keterangan resmi Pemerintah Jerman, pengurangan pajak energi berlaku untuk bensin dan diesel mulai 1 Oktober 2026 hingga akhir tahun.

Pemerintah federal dan negara bagian akan menanggung pembiayaan paket tersebut secara bersama. Total keringanan yang diberikan kepada masyarakat dan dunia usaha diperkirakan mencapai 2,5 miliar euro.

Pemerintah Jerman menjelaskan bahwa kontribusi negara bagian mencapai 1,25 miliar euro melalui mekanisme penerimaan PPN.

Dengan demikian, angka 14 sen euro merupakan pengurangan pajak energi secara langsung. Setelah memperhitungkan penghematan PPN, nilai keringanan pajak menjadi sekitar 17 sen euro per liter.

Merz Janjikan Keringanan BBM

Kanselir Jerman Friedrich Merz mengatakan pemerintah bergerak untuk membantu masyarakat yang terdampak tingginya harga bahan bakar.

“Siapa pun yang bergantung pada mobilnya setiap hari sudah mencapai titik batas kesabarannya,” kata Merz, sebagaimana dikutip dalam keterangan resmi Pemerintah Jerman.

Merz menambahkan pemerintah ingin menunjukkan kemampuan menghadapi tekanan ekonomi sekaligus memberikan bantuan kepada masyarakat.

“Kami menunjukkan bahwa kami tangguh dalam menghadapi krisis dan membantu warga kami,” ujarnya.

Pemerintah Siapkan Batas Harga BBM

Selain pemangkasan pajak, Pemerintah Jerman mengatakan akan menggelar pembicaraan dengan industri minyak untuk membahas mekanisme batas harga bahan bakar.

Menurut pemerintah, targetnya adalah menerapkan batas harga BBM sementara paling lambat 1 Januari 2027, dengan mengacu pada model yang digunakan Luksemburg atau Belgia. Pemerintah juga menekankan bahwa keamanan pasokan harus tetap terjamin.

Reuters juga melaporkan rencana tersebut sebagai bagian dari respons Berlin terhadap kenaikan harga bahan bakar yang semakin menekan konsumen dan dunia usaha.

Harga Minyak Tekan Harga BBM

Menurut Pemerintah Jerman, tingginya harga bahan bakar berkaitan dengan ketidakpastian pasar energi akibat konflik di Timur Tengah. Pemerintah menyebut situasi tersebut turut memberikan tekanan terhadap harga BBM di dalam negeri.

Reuters melaporkan harga minyak acuan telah terdorong di atas US$100 per barel di tengah gangguan pasokan energi yang berkaitan dengan konflik Iran dan kawasan sekitarnya.

Reuters juga melaporkan harga rata-rata harian nasional bensin E10 di Jerman mencapai rekor 2,286 euro per liter pada pekan tersebut.

Greenpeace Kritik Subsidi BBM

Kebijakan keringanan bahan bakar tersebut tidak luput dari kritik kelompok lingkungan.

Greenpeace, dalam pernyataan yang dikutip Reuters, menilai subsidi bahan bakar tidak menyelesaikan persoalan ketergantungan terhadap minyak dan berpotensi memberikan keuntungan tambahan kepada perusahaan minyak.

Kritik tersebut memperlihatkan adanya perbedaan pandangan mengenai penanganan harga energi, terutama antara bantuan jangka pendek bagi pengguna kendaraan dan kebijakan untuk mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil.

Kebijakan Sebelumnya Berlaku Mei-Juni

Pemerintah Jerman sebelumnya juga memberikan keringanan pajak bahan bakar pada Mei dan Juni 2026.

Menurut keterangan Pemerintah Jerman, kebijakan tersebut merupakan bagian dari langkah menghadapi kenaikan harga energi. Pemerintah menyebut pemangkasan pajak pada periode tersebut telah membantu meredam lonjakan harga bahan bakar.

Paket terbaru kembali diberlakukan mulai Oktober dan hanya berlaku sampai akhir Desember 2026.

***

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments