Senin, Juni 15, 2026
spot_img
BerandaHUKUM DAN KRIMINALKoalisi Mahasiswa Maluku Utara Desak KPK Dalami Kasus Dugaan Korupsi Mantan Bupati...

Koalisi Mahasiswa Maluku Utara Desak KPK Dalami Kasus Dugaan Korupsi Mantan Bupati Edi Langkara 

Jakarta. IndoBisnis — Koalisi Mahasiswa Maluku Utara (KMMU) melaksanakan mimbar demokrasi & apresiasi terkait kinerja OTT KPK di Maluku Utara.

Mereka mengkritisi terkait kinerja KPK yang tidak becus membasmi kasus korupsi di Maluku Utara salah satunya, Kabupaten Halmahera Tengah yang menyeret nama mantan bupati Edi Langkara.

Adapun dalam orasi yang mereka disampaikan di depan gedung merah putih KPK tersebut, ada beberapa persoalan diantaranya sebagai berikut:

1. Pembanguan sarana prasarana pendukung GOR Fagogoru dengan nilai investasi Rp.160.617.814.000.

2. Proyek Destimasi Wisata Nusi ko Park senilai Rp. 40.394.748.836,00,-

3. Penyediaan air bersih termasuk proyek pembangunan resevoir dengan total anggaran senilai Rp.52.422.436.000,00,

4. Proyel peningkatan jalan hot mix kecamatan Weda Tengah dengan nilai investasi Rp.15.146.667.000 dengan volume 4,4 kilometer.

5. Proyek pembangunan lapangan motor cros senilai Rp 1.000.000.000,00,- pada APBD Tahun 2022.

6. Proyek pembangunan gedung Islamic Center tahun anggaran 2022 senilai Rp. 3.469.009.200,00,-

7. Pembangunan gedung kesenian ditahun 2021 senilai Rp.1.271.000.000,00,- dan ditahun 2022 dengan total anggaran senilai Rp. 15.674.000.000,00.

Rusdi mengatakan dalam hal ini, KPK harus segera mengambil Tindakan serius terkait beberapa kasus yang kami sebutkan diatas. Pasalnya instansi dan penegak hukum lainnya, diduga sudah masuk angin

“Sehingga tidak mampu untuk membongkar praktek jahat yang dilakukan oleh mantan Bupati Halmahera Tengah bersama kroni-kroninya,” kata Rusdi kordinator lapangan kepada indoBisnis.co.id, di jakarta, Kamis (28/12).

Dia menyebut, KPK juga harus berani untuk menginvestigasi dan mengaudit anggaran proyek-proyek yang kami sebutkan di atas karena diduga sampai hari ini proyek tersebut mangkrak dan mengalami stagnasi Pembangunan.

” Proyek diatas memakan anggaran yang begitu banyak, olehnya itu apabila KPK tidak cepat menyelesaikannya maka akan berdampak pada ekonomi daerah dan mengakibatkan kerugian negara yang begitu banyak,” ucapnya Rusdi. ***

Mardan Amin

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments