Pemkot Tidore Apresiasi Bakti Sosial Operasi Katarak UGM
- Ringkasan Berita:
- Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM) menggelar bakti sosial operasi mata katarak di Kota Tidore Kepulauan.
- Sebanyak 100 pasien ditargetkan memperoleh layanan operasi pada 5 Agustus 2026 di Rumah Sakit Daerah Kota Tidore Kepulauan.
- Pemerintah Kota Tidore menyambut positif program tersebut dan berharap kerja sama dengan UGM terus berlanjut.
TIDORE – Pemerintah Kota Tidore Kepulauan menyampaikan apresiasi kepada Departemen Ilmu Kesehatan Mata Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM) atas pelaksanaan program bakti sosial (baksos) operasi mata katarak yang akan digelar bagi masyarakat Kota Tidore Kepulauan.
Apresiasi tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan Ahmad Laiman saat menerima kunjungan rombongan Departemen Ilmu Kesehatan Mata FK-KMK UGM dalam pertemuan yang berlangsung di rumah eks Kediaman Gubernur Irian Barat, Kelurahan Tomagoba, Senin (3/8/2026) sore.
Program pelayanan kesehatan tersebut dinilai menjadi langkah nyata dalam meningkatkan akses layanan kesehatan mata bagi masyarakat, khususnya penderita katarak yang membutuhkan tindakan operasi.
Dalam pertemuan tersebut, Ahmad Laiman menegaskan bahwa Pemerintah Kota Tidore Kepulauan menyambut baik pelaksanaan bakti sosial operasi katarak karena dinilai memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Menurutnya, kolaborasi antara FK-KMK UGM dan Rumah Sakit Daerah Kota Tidore Kepulauan menjadi bentuk sinergi yang mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di daerah.
“Kegiatan Bakti Sosial Operasi Mata Katarak yang akan dilakukan oleh Fakultas Kedokteran UGM bekerja sama dengan Rumah Sakit Daerah Kota Tidore Kepulauan ini tentunya akan sangat membantu masyarakat di Kota Tidore. Pemerintah Kota Tidore Kepulauan menyampaikan terima kasih, kami sangat mengapresiasi dan mendukung kegiatan ini,” ujar Ahmad Laiman.
Ia berharap kerja sama antara Pemerintah Kota Tidore Kepulauan dan Universitas Gadjah Mada tidak berhenti pada kegiatan operasi katarak semata, tetapi dapat diperluas ke berbagai bidang lain, termasuk pendidikan, kesehatan, dan pengabdian kepada masyarakat.
Sementara itu, Kepala Departemen Ilmu Kesehatan Mata FK-KMK UGM, Prof. dr. Muhammad Bayu Sasongko, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota Tidore Kepulauan atas dukungan yang diberikan selama persiapan kegiatan.
Ia menjelaskan bahwa Departemen Ilmu Kesehatan Mata UGM secara rutin melaksanakan program pengabdian masyarakat di berbagai daerah di Indonesia, terutama wilayah kepulauan yang memiliki angka gangguan kesehatan mata relatif tinggi.
“Bakti sosial ini rencananya akan mulai dilaksanakan pada Rabu, 5 Agustus 2026, bertempat di Rumah Sakit Daerah Kota Tidore Kepulauan. Dalam bakti sosial kali ini, pihak UGM menargetkan sebanyak 100 pasien katarak di Kota Tidore Kepulauan untuk mendapatkan penanganan, dan rangkaian tindakan operasi juga akan dilaksanakan pada tanggal tersebut,” jelas Prof. Muhammad Bayu Sasongko.
Menurutnya, kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen UGM dalam memperluas akses pelayanan kesehatan mata sekaligus mendukung upaya penurunan angka kebutaan akibat katarak di Indonesia.
Program bakti sosial operasi mata katarak ini menjadi salah satu bentuk kolaborasi antara institusi pendidikan tinggi dengan pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat.
Melalui dukungan tenaga medis, fasilitas rumah sakit, serta sinergi lintas lembaga, diharapkan masyarakat yang mengalami gangguan penglihatan akibat katarak dapat memperoleh penanganan yang cepat, aman, dan berkualitas.
Pemerintah Kota Tidore Kepulauan berharap kerja sama serupa dapat terus berlanjut sehingga manfaatnya tidak hanya dirasakan di bidang kesehatan mata, tetapi juga mendorong penguatan pelayanan kesehatan secara menyeluruh bagi masyarakat di wilayah kepulauan.
