Rabu, April 15, 2026
spot_img
BerandaEKONOMI DAN BISNISPLN Puncaki Daftar Fortune 500 Sektor Utilities se-Asia Tenggara

PLN Puncaki Daftar Fortune 500 Sektor Utilities se-Asia Tenggara

JAKARTA, IndoBisnis – PT PLN (Persero) berhasil meraih prestasi gemilang dengan menjadi pemimpin di daftar Fortune 500 untuk industri Utilities: Gas and Electric se-Asia Tenggara. Transformasi berbasis digital secara end-to-end menjadikan PLN sebagai perusahaan nasional terdepan yang diakui di kancah global.

PLN menduduki peringkat keenam di antara 25 perusahaan utilitas sejenis di Asia Tenggara. Di bawahnya, Tenaga Nasional dari Malaysia berada di peringkat 21, Manila Electric dari Filipina di peringkat 34, serta Singapore Power dan Sembcorp Industries dari Singapura masing-masing di peringkat 63 dan 68. Dengan demikian, PLN berhasil menjadi juara sektor ini dalam daftar 500 Fortune Asia Tenggara.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menegaskan bahwa PLN sebagai BUMN terus berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Transformasi bisnis yang dilakukan membuat PLN lebih lincah dalam mengekspansi bisnis, sehingga mampu mencetak prestasi menjadi perusahaan utilitas terkemuka se-Asia Tenggara.

“Khususnya untuk sektor kelistrikan, PLN tak hanya mampu memberikan pelayanan terbaik, namun juga terus menjalankan mandat melistriki masyarakat di pelosok daerah. Capaian ini bukan untuk PLN, tetapi untuk nama baik bangsa Indonesia,” kata Darmawan.

PLN mencatat pendapatan sebesar USD 32,01 miliar dengan laba sebesar USD 1,44 miliar. Aset perusahaan tercatat sebesar USD 108,51 miliar, dengan total serapan tenaga kerja mencapai 51.245 orang.

“Raihan positif ini tentu sejalan dengan visi PLN menjadi Top 500 Global Company. Kami berterima kasih atas kepercayaan serta dukungan penuh dari masyarakat dan pemerintah sehingga PLN menjadi perusahaan yang kokoh untuk terus menjaga kemandirian dan ketahanan energi nasional,” ungkap Darmawan.

Editor Eksekutif Fortune Asia, Clay Chandler, menyatakan bahwa fokus Fortune di kawasan ini disebabkan oleh semakin pentingnya Asia Tenggara dalam perekonomian global. Chandler mencatat bahwa Asia Tenggara 500 didominasi oleh 10 besar perusahaan raksasa dengan operasi internasional yang luas.

Fortune Southeast Asia 500 2024 mencatat bahwa Indonesia mendominasi dengan 110 perusahaan, diikuti oleh Thailand dengan 107 perusahaan. Malaysia memiliki 89 perusahaan dalam daftar tersebut, mengungguli Singapura dengan 84 perusahaan. Sementara itu, Vietnam memiliki 70 perusahaan, Filipina 38 perusahaan, dan Kamboja dua perusahaan.***

Sumber PLN 

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments