JAKARTA, IndoBisnis – Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, keluar dari ruang pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) setelah diperiksa terkait kasus dugaan korupsi di pengadaan barang dan jasa dengan modus fiktif di PT Telkom.
Usai diperiksa, Trenggono mengaku mendapatkan makan siang gratis dari penyidik KPK.
“Jadi sebagai warga negara yang baik, saya harus membantu KPK. Saya dikasih makan ini, saya membantu KPK,” ujar Trenggono kepada wartawan di depan Gedung Merah Putih KPK usai diperiksa pada Jumat, 26 Juli 2024.
Pada pemeriksaan yang berlangsung sekitar 2,5 jam itu, Trenggono mengaku telah menyampaikan semua yang dia ketahui kepada penyidik KPK.
“Yang saya tahu saya sampaikan, yang tidak tahu ya tidak saya sampaikan,” ujarnya.
Sebelumnya, KPK telah memanggil Trenggono pada Jumat (12/7) lalu dalam kapasitasnya sebagai pemegang saham atau pengurus PT Teknologi Riset Global Investama.
Namun, Trenggono tidak dapat hadir karena ada urusan dinas yang tidak bisa ditinggalkan.
“Hari ini memang dijadwalkan Saudara Sakti Wahyu Trenggono dalam kapasitasnya sebagai pemegang saham atau pengurus PT Teknologi Riset Global Investama,” kata Jubir KPK Tessa Mahardika di gedung KPK, Jakarta, Jumat, 26 Juli 2024.
Tessa menjelaskan bahwa Trenggono telah mengirimkan surat pemberitahuan ketidakhadirannya dan pemeriksaan dijadwalkan ulang.
“Ada kegiatan dinas yang bertabrakan yang sudah terjadwal sebelumnya yang tidak bisa ditinggalkan,” ujarnya.
Kehadiran Trenggono kali ini menjadi perhatian publik mengingat pentingnya kasus yang sedang diselidiki oleh KPK.
Diharapkan, pemeriksaan ini dapat membantu mengungkap fakta-fakta yang dibutuhkan dalam proses penyidikan.
Pemeriksaan ini merupakan bagian dari upaya KPK untuk mengusut dugaan korupsi yang melibatkan beberapa pejabat tinggi.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari KPK mengenai hasil pemeriksaan Sakti Wahyu Trenggono.***
Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi IndoBisnis.co.id.
