IndoBisnis – Wakil Bupati Halmahera Tengah, Ahlan Djumadil, menegaskan pentingnya kedisiplinan dan peningkatan kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam pelaksanaan seluruh program pemerintah daerah tahun anggaran 2025.
Hal ini disampaikan saat memimpin apel pagi di halaman kantor bupati pada Senin, 14 Juli 2025.
Dalam sambutannya, Ahlan menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan apel yang berlangsung pada pukul 08.15 WIT. Menurutnya, beberapa peserta apel mengalami keterlambatan karena adanya kegiatan dari kepolisian yang berlangsung pada waktu bersamaan.
“Mohon maaf atas keterlambatan apel pagi ini. Beberapa ASN terlihat datang terlambat karena ada kegiatan dari pihak kepolisian,” ujar Wabup Ahlan.
Ia menyoroti masih adanya imbauan seperti “tingkatkan disiplin” dan “tingkatkan kinerja” dalam setiap apel, yang menurutnya menunjukkan bahwa kedisiplinan dan performa ASN belum sepenuhnya optimal.
“Kalau masih ada imbauan untuk meningkatkan disiplin, itu artinya memang masih ada di antara kita yang belum disiplin. Dan jika kinerja diminta ditingkatkan, berarti memang kinerja kita masih belum maksimal,” tegasnya.
Memasuki minggu kedua semester kedua tahun anggaran 2025, Ahlan menegaskan bahwa Pemerintah Daerah Halmahera Tengah telah menyampaikan KUA-PPAS Perubahan dan bersiap mengajukan APBD Perubahan 2025 ke DPRD pada minggu kedua Agustus.
Ia meminta seluruh pimpinan OPD segera melakukan peninjauan terhadap program-program yang belum berjalan dan memastikan seluruh kegiatan dilaksanakan.
“Tolong review kembali program-program yang belum jalan sampai hari ini. Kalau tidak diubah, harus segera dilaksanakan karena itu menyangkut hak masyarakat,” ucapnya.
Wabup juga memberikan apresiasi kepada Dinas Koperasi atas capaian pembentukan 100 persen Koperasi Merah Putih di Halmahera Tengah. Ia menyebut bahwa kabupaten tersebut akan mewakili Provinsi Maluku Utara dalam peluncuran nasional koperasi di Desa Wailoro pada 19 Juli 2025.
“Ini capaian luar biasa. Kami harap OPD lain dapat mendukung penuh acara nasional ini,” tambah Ahlan.
Masalah pengelolaan sampah juga menjadi perhatian. Ahlan meminta Dinas Lingkungan Hidup terus menggencarkan partisipasi masyarakat karena program ini termasuk dalam agenda strategis nasional.
Terkait pengendalian inflasi, Ahlan menyampaikan bahwa Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) harus segera mempersiapkan pembangunan 1.000 unit rumah sebagai bagian dari Program Nasional 3 Juta Rumah.
Sementara itu, menyambut batas akhir pengumpulan indikator inovasi pada 2 Agustus 2025, Wabup meminta ASN yang telah ditunjuk segera menyelesaikan tugas tersebut dalam minggu berjalan.
Menutup arahannya, Ahlan mengingatkan bahwa disiplin dan kinerja bukan rutinitas semata, melainkan bentuk nyata hadirnya pemerintah di tengah masyarakat.
“Kalau tidak ada tugas, minta tugas. Kita harus berbagi beban kerja agar setiap pekerjaan bisa tuntas. Tidak boleh ada yang kerja sendiri sementara yang lain menganggur,” katanya.
Ia mengajak seluruh ASN dan OPD untuk terus menjaga semangat kerja dan menyelesaikan program-program yang telah direncanakan.
“Mari kita jaga kebersamaan dan bekerja keras untuk Halmahera Tengah yang lebih baik,” pungkasnya.
***
