- Sorotan Laporan :
- Sebanyak 35 siswa Sekolah Lansia Pelangi Senja Kelurahan Gubukusuma, Kecamatan Tidore Utara, resmi diwisuda Wali Kota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen pada Rabu (23/9/2026).
- Sekolah yang diluncurkan pada Juni 2026 tersebut menjadi sekolah lansia kedua di Kota Tidore Kepulauan setelah program serupa hadir di Kecamatan Oba Utara.
- Muhammad Sinen mendorong pengembangan sekolah lansia di setiap kecamatan sebagai ruang pembelajaran, interaksi, dan aktivitas positif bagi masyarakat lanjut usia.
- Kegiatan wisuda juga dirangkaikan dengan penyerahan bantuan tongkat, bingkisan nutrisi, cenderamata, serta penghargaan kepada sekolah dan sejumlah mitra pendukung.
Poin-poin penting ini ditulis oleh para reporter dan editor yang mengerjakan berita ini.
TIDORE — Sebanyak 35 siswa Sekolah Lansia Pelangi Senja Kelurahan Gubukusuma, Kecamatan Tidore Utara, resmi diwisuda oleh Wali Kota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen di Aula Kie Matubu, BPMP Maluku Utara, Kelurahan Rum, Rabu (23/9/2026).
Wisuda tersebut turut dihadiri Ketua TP PKK Kota Tidore Kepulauan Hj. Rahmawati Muhammad Sinen, Plt. Kepala Perwakilan BKKBN Maluku Utara Ansar Djainahu, serta Kepala Dinas P2KBP3A Kota Tidore Kepulauan Hasby Marsaoly.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memberikan ruang pembelajaran dan aktivitas positif bagi masyarakat lanjut usia agar tetap aktif, mandiri, produktif, serta memiliki kualitas hidup yang baik.
Wali Kota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen mengapresiasi kolaborasi BKKBN Maluku Utara, Pemerintah Kota Tidore Kepulauan, TP PKK, dan Dinas P2KBP3A dalam membentuk Sekolah Lansia Pelangi Senja.
Menurut Muhammad Sinen, keberadaan sekolah tersebut memberikan kesempatan bagi warga lanjut usia untuk tetap menjalankan aktivitas yang bermanfaat.
“Jangan menganggap bahwa lansia harus dibiarkan begitu saja. Melalui program kolaborasi dari BKKBN Provinsi Maluku Utara bersama Pemerintah Kota Tidore Kepulauan, Tim Penggerak PKK dan Dinas P2KBP3A Kota Tidore ini patut diapresiasi,” ujar Muhammad Sinen.
Ia menilai aktivitas positif diperlukan agar para lansia tetap memiliki ruang untuk berinteraksi dan menjaga kualitas kehidupan di masa tua.
Muhammad Sinen meminta para camat berkoordinasi dengan lurah agar program serupa dapat dikembangkan di masing-masing kecamatan.
Ia berharap kegiatan Sekolah Lansia setidaknya dapat dilaksanakan secara rutin setiap tahun.
“Saya tentunya sangat mendukung adanya Sekolah Lansia di Kota Tidore Kepulauan. Terima kasih juga atas dukungan luar biasa dari para mitra yang telah mendukung pelaksanaan wisuda Sekolah Lansia,” katanya.
Menurut dia, kegiatan pembelajaran dan aktivitas sosial bagi lansia juga dapat menjadi bagian dari upaya menjaga kesehatan serta meningkatkan kualitas hidup mereka.
Wali Kota juga mengapresiasi peran TP PKK dan Dharma Wanita Persatuan dalam mendukung berbagai program kesehatan masyarakat.
Ketua TP PKK Kota Tidore Kepulauan Hj. Rahmawati Muhammad Sinen yang juga Kepala Sekolah Lansia Pelangi Senja menjelaskan program tersebut dirancang sebagai wadah pembelajaran dan pemberdayaan masyarakat lanjut usia.
Sekolah tersebut diarahkan untuk mendukung lansia agar tetap sehat, aktif, mandiri, produktif, dan bermartabat.
“Sekolah Lansia Pelangi Senja berlokasi di Kelurahan Gubukusuma Kecamatan Tidore Utara, launching sejak Juni Tahun 2026 dengan jumlah siswa sebanyak 35 orang lansia dan merupakan sekolah lansia kedua di Kota Tidore Kepulauan setelah yang pertama di Kecamatan Oba Utara,” jelas Rahmawati.
Menurutnya, pembentukan sekolah merupakan hasil kerja sama antara Kaper BKKBN Provinsi Maluku Utara, Pemerintah Kota Tidore Kepulauan melalui Dinas P2KBP3A, serta TP PKK Kota Tidore Kepulauan.
Rahmawati mengatakan Sekolah Lansia Pelangi Senja tidak hanya berfokus pada pembelajaran, tetapi juga menjadi ruang memperkuat hubungan sosial dan meningkatkan kualitas kehidupan peserta.
Program tersebut mencakup perhatian terhadap aspek kesehatan, sosial, psikologis, spiritual, hingga kemandirian.
Sekolah Lansia Pelangi Senja juga memperoleh dukungan dari berbagai mitra, mulai dari BUMN dan BUMD, dunia usaha, UMKM, hingga perbankan.
Rahmawati berharap keberadaan sekolah dapat menjadi ruang belajar sepanjang hayat bagi masyarakat lanjut usia.
Tema yang diusung dalam program tersebut adalah “Lansia Sehat, Mandiri, Aktif, Produktif dan Bahagia.”
Rangkaian wisuda turut diisi dengan penyerahan buket kelulusan dan cenderamata dari Wali Kota serta Ketua TP PKK Kota Tidore Kepulauan.
Selain itu, peserta menerima bantuan tongkat dari Kementerian Sosial dan Dinas Sosial Provinsi Maluku Utara serta bingkisan nutrisi bagi para lansia.
Pada kesempatan yang sama diberikan penghargaan Sekolah Lansia Tangguh dari Kemendukbangga dan BKKBN Maluku Utara.
Penghargaan juga diberikan kepada TPA Arum Melati serta sejumlah mitra dari BUMN/BUMD, dunia usaha, UMKM, dan perbankan yang mendukung program tersebut.
Kegiatan wisuda dihadiri Ketua dan anggota DPRD Kota Tidore Kepulauan, jajaran TP PKK, Sekretaris Daerah Ismail Dukomalamo, Plt. Kepala Perwakilan BKKBN Maluku Utara Ansar Djainahu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Tidore Kepulauan, serta pimpinan OPD.
Turut hadir camat se-Pulau Tidore, lurah se-Kecamatan Tidore Utara, perwakilan Dinas Sosial Provinsi Maluku Utara, serta mitra dari BUMN/BUMD, dunia usaha, UMKM, dan perbankan.
Wisuda 35 siswa tersebut sekaligus menjadi penanda keberlanjutan program pendidikan lansia di Kota Tidore Kepulauan setelah sebelumnya sekolah serupa dibentuk di Kecamatan Oba Utara.
***
