Selasa, September 29, 2026
spot_img
BerandaUncategorizedUniversitas Nuku 25 Tahun, Dorong Inovasi

Universitas Nuku 25 Tahun, Dorong Inovasi

Berikut versi yang lebih SEO-friendly dan siap tayang, dengan fokus keyword Universitas Nuku, Dies Natalis ke-25, Tidore Kepulauan, dan visi 2026–2030.

 

Universitas Nuku 25 Tahun, Dorong Inovasi

 

TIDORE — Universitas Nuku memperingati Dies Natalis ke-25 dengan menegaskan kembali kontribusinya dalam mencerdaskan generasi dan mendukung pembangunan daerah di wilayah kepulauan. Momentum seperempat abad tersebut sekaligus menjadi pijakan kampus untuk memperkuat mutu pendidikan, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat.

 

Perayaan Dies Natalis berlangsung di halaman Universitas Nuku, Kelurahan Gamtufkange, Kota Tidore Kepulauan, Senin (28/9/2026).

 

Wali Kota Tidore Kepulauan yang diwakili Staf Ahli Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Keuangan, Abdul Hakim Adjam, menyampaikan bahwa perjalanan 25 tahun Universitas Nuku merupakan bagian dari proses pengabdian dan perjuangan dalam membangun sumber daya manusia.

 

Pemkot Tidore Perkuat Sinergi dengan Universitas Nuku

 

Abdul Hakim mengatakan, Pemerintah Kota Tidore Kepulauan menempatkan perguruan tinggi sebagai mitra penting dalam pembangunan daerah.

 

Menurut dia, kolaborasi antara pemerintah, kampus, dunia usaha, dan masyarakat perlu terus diperkuat agar berbagai tantangan pembangunan dapat dihadapi secara bersama.

 

“Dengan memiliki kekompakan yang erat tentunya kita akan semakin kuat dan optimistis untuk menghadapi masa depan,” kata Abdul Hakim.

 

Ia juga menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh civitas akademika Universitas Nuku atas pencapaian usia ke-25.

 

“Atas nama Pemerintah Daerah Kota Tidore Kepulauan, kami menyampaikan selamat Dies Natalis ke-25 kepada Universitas Nuku. Semoga di usia yang semakin matang ini, Universitas Nuku terus berkembang dan memberikan manfaat yang semakin besar bagi masyarakat dan daerah,” ujarnya.

 

Mahasiswa Diminta Berani Berinovasi

 

Dalam sambutannya, Abdul Hakim turut menitipkan pesan kepada mahasiswa agar terus meningkatkan kapasitas menghadapi perkembangan zaman.

 

Ia mendorong generasi muda untuk rajin belajar, menguasai teknologi, berani berinovasi, serta tidak takut memiliki cita-cita besar.

 

Abdul Hakim berharap mahasiswa Universitas Nuku dapat menjadi generasi yang memberikan perubahan positif bagi diri sendiri, keluarga, masyarakat, dan daerah.

 

“Masa 25 tahun bagi Universitas Nuku telah menjadi fondasi, dan saat ini menjadi momentum untuk melangkah lebih jauh ke masa depan yang semakin baik,” tuturnya.

 

Ia juga mengapresiasi peluncuran visi dan tagline Universitas Nuku periode 2026–2030 yang dilakukan bertepatan dengan Dies Natalis tersebut.

 

Yayasan: Universitas Nuku Harus Naik Kelas

 

Ketua Yayasan Universitas Nuku, Asgar Ari Akbar, menilai usia 25 tahun merupakan perjalanan panjang yang diwarnai pengabdian, perjuangan, serta harapan.

 

Ia menyebut keberadaan Universitas Nuku tidak terlepas dari cita-cita para pendiri untuk membuka kesempatan pendidikan tinggi bagi anak-anak negeri di wilayah kepulauan.

 

“Universitas Nuku tumbuh dari sebuah cita-cita besar dengan menghadirkan pendidikan tinggi yang memberikan kesempatan kepada anak-anak negeri di wilayah kepulauan untuk belajar, berkembang, dan mengubah masa depannya,” kata Asgar.

 

Menurutnya, seperempat abad harus menjadi momentum untuk melihat masa depan dengan keberanian, bukan hanya mengenang perjalanan sebelumnya.

 

“Universitas Nuku tidak boleh berhenti hanya karena telah bertahan selama seperempat abad. Kita harus naik kelas,” tegasnya.

 

Asgar mengatakan, peningkatan tata kelola, mutu akademik, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat menjadi bagian yang perlu diperkuat dalam perjalanan berikutnya.

 

Yayasan Apresiasi Dukungan Berbagai Pihak

 

Asgar juga menyampaikan penghargaan kepada para pendiri dan pimpinan terdahulu yang telah meletakkan dasar bagi perkembangan Universitas Nuku.

 

Apresiasi diberikan pula kepada pemerintah daerah, organisasi perangkat daerah, dosen, tenaga kependidikan, alumni, mahasiswa, mitra kerja, dunia usaha, tokoh masyarakat, serta seluruh pihak yang selama ini memberikan dukungan.

 

Ia menilai kontribusi berbagai unsur tersebut menjadi bagian dari perjalanan Universitas Nuku hingga mencapai usia seperempat abad.

 

Universitas Nuku Luncurkan Visi 2026–2030

 

Rangkaian Dies Natalis ke-25 diawali dengan kegiatan jalan sehat dari Pantai Tugulufa menuju Universitas Nuku.

 

Pada momentum yang sama, kampus meluncurkan visi Universitas Nuku 2026–2030, yakni “Menjadi Universitas Penggerak Inovasi Kepulauan yang Tangguh, Lestari dan Sejahtera Berlandaskan Spirit Nuku.”

 

Peluncuran visi tersebut ditandai dengan pemukulan tifa.

 

Kegiatan Dies Natalis turut dihadiri Rektor Universitas Nuku, unsur Forkopimda Kota Tidore Kepulauan atau perwakilan, pimpinan OPD terkait, instansi vertikal, civitas akademika, alumni, serta mahasiswa.

 

Momentum 25 tahun tersebut menjadi bagian dari langkah Universitas Nuku untuk memperkuat peran pendidikan tinggi dalam pengembangan sumber daya manusia dan pembangunan daerah kepulauan.Ringkasan SEO:

Universitas Nuku memperingati Dies Natalis ke-25 di Kelurahan Gamtufkange, Kota Tidore Kepulauan, Senin (28/9/2026). Pemerintah Kota Tidore Kepulauan melalui Staf Ahli Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Keuangan Abdul Hakim Adjam menilai perjalanan seperempat abad kampus tersebut menjadi bagian penting dalam mencerdaskan generasi dan mendukung pembangunan daerah. Pada perayaan tersebut, Yayasan Universitas Nuku mendorong peningkatan tata kelola, mutu akademik, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat. Universitas Nuku juga meluncurkan visi 2026–2030 sebagai Universitas Penggerak Inovasi Kepulauan yang Tangguh, Lestari dan Sejahtera Berlandaskan Spirit Nuku.

 

Tag SEO:

Universitas Nuku, Dies Natalis, Tidore, pendidikan, Spirit Nuku, inovasi, Abdul Hakim, Asgar Ari Akbar

 

TIDORE — Universitas Nuku memperingati Dies Natalis ke-25 dengan menegaskan kembali kontribusinya dalam mencerdaskan generasi dan mendukung pembangunan daerah di wilayah kepulauan. Momentum seperempat abad tersebut sekaligus menjadi pijakan kampus untuk memperkuat mutu pendidikan, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat.

Perayaan Dies Natalis berlangsung di halaman Universitas Nuku, Kelurahan Gamtufkange, Kota Tidore Kepulauan, Senin (28/9/2026).

Wali Kota Tidore Kepulauan yang diwakili Staf Ahli Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Keuangan, Abdul Hakim Adjam, menyampaikan bahwa perjalanan 25 tahun Universitas Nuku merupakan bagian dari proses pengabdian dan perjuangan dalam membangun sumber daya manusia.

Pemkot Tidore Perkuat Sinergi dengan Universitas Nuku

Abdul Hakim mengatakan, Pemerintah Kota Tidore Kepulauan menempatkan perguruan tinggi sebagai mitra penting dalam pembangunan daerah.

Menurut dia, kolaborasi antara pemerintah, kampus, dunia usaha, dan masyarakat perlu terus diperkuat agar berbagai tantangan pembangunan dapat dihadapi secara bersama.

“Dengan memiliki kekompakan yang erat tentunya kita akan semakin kuat dan optimistis untuk menghadapi masa depan,” kata Abdul Hakim.

Ia juga menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh civitas akademika Universitas Nuku atas pencapaian usia ke-25.

“Atas nama Pemerintah Daerah Kota Tidore Kepulauan, kami menyampaikan selamat Dies Natalis ke-25 kepada Universitas Nuku. Semoga di usia yang semakin matang ini, Universitas Nuku terus berkembang dan memberikan manfaat yang semakin besar bagi masyarakat dan daerah,” ujarnya.

Dalam sambutannya, Abdul Hakim turut menitipkan pesan kepada mahasiswa agar terus meningkatkan kapasitas menghadapi perkembangan zaman.

Ia mendorong generasi muda untuk rajin belajar, menguasai teknologi, berani berinovasi, serta tidak takut memiliki cita-cita besar.

Abdul Hakim berharap mahasiswa Universitas Nuku dapat menjadi generasi yang memberikan perubahan positif bagi diri sendiri, keluarga, masyarakat, dan daerah.

“Masa 25 tahun bagi Universitas Nuku telah menjadi fondasi, dan saat ini menjadi momentum untuk melangkah lebih jauh ke masa depan yang semakin baik,” tuturnya.

Ia juga mengapresiasi peluncuran visi dan tagline Universitas Nuku periode 2026–2030 yang dilakukan bertepatan dengan Dies Natalis tersebut.

Ketua Yayasan Universitas Nuku, Asgar Ari Akbar, menilai usia 25 tahun merupakan perjalanan panjang yang diwarnai pengabdian, perjuangan, serta harapan.

Ia menyebut keberadaan Universitas Nuku tidak terlepas dari cita-cita para pendiri untuk membuka kesempatan pendidikan tinggi bagi anak-anak negeri di wilayah kepulauan.

“Universitas Nuku tumbuh dari sebuah cita-cita besar dengan menghadirkan pendidikan tinggi yang memberikan kesempatan kepada anak-anak negeri di wilayah kepulauan untuk belajar, berkembang, dan mengubah masa depannya,” kata Asgar.

Menurutnya, seperempat abad harus menjadi momentum untuk melihat masa depan dengan keberanian, bukan hanya mengenang perjalanan sebelumnya.

“Universitas Nuku tidak boleh berhenti hanya karena telah bertahan selama seperempat abad. Kita harus naik kelas,” tegasnya.

Asgar mengatakan, peningkatan tata kelola, mutu akademik, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat menjadi bagian yang perlu diperkuat dalam perjalanan berikutnya.

Asgar juga menyampaikan penghargaan kepada para pendiri dan pimpinan terdahulu yang telah meletakkan dasar bagi perkembangan Universitas Nuku.

Apresiasi diberikan pula kepada pemerintah daerah, organisasi perangkat daerah, dosen, tenaga kependidikan, alumni, mahasiswa, mitra kerja, dunia usaha, tokoh masyarakat, serta seluruh pihak yang selama ini memberikan dukungan.

Ia menilai kontribusi berbagai unsur tersebut menjadi bagian dari perjalanan Universitas Nuku hingga mencapai usia seperempat abad.

Rangkaian Dies Natalis ke-25 diawali dengan kegiatan jalan sehat dari Pantai Tugulufa menuju Universitas Nuku.

Pada momentum yang sama, kampus meluncurkan visi Universitas Nuku 2026–2030, yakni “Menjadi Universitas Penggerak Inovasi Kepulauan yang Tangguh, Lestari dan Sejahtera Berlandaskan Spirit Nuku.”

Kegiatan Dies Natalis turut dihadiri Rektor Universitas Nuku, unsur Forkopimda Kota Tidore Kepulauan atau perwakilan, pimpinan OPD terkait, instansi vertikal, civitas akademika, alumni, serta mahasiswa.

Momentum 25 tahun tersebut menjadi bagian dari langkah Universitas Nuku untuk memperkuat peran pendidikan tinggi dalam pengembangan sumber daya manusia dan pembangunan daerah kepulauan.

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments