Senin, Juli 27, 2026
spot_img
BerandaBERANDANasionalNasib Tragis Seorang Ayah, Tewas Dikeroyok Usai Dituduh Mencuri Ayam, Anak Tak...

Nasib Tragis Seorang Ayah, Tewas Dikeroyok Usai Dituduh Mencuri Ayam, Anak Tak Kuasa Menahan Tangis

Indobisnis.co.id – Sebuah video yang memperlihatkan seorang perempuan muda menangis histeris di samping jenazah ayahnya menjadi sorotan di media sosial. Momen mengharukan itu terjadi saat prosesi pemakaman KD, pria asal Kabupaten Buleleng yang meninggal dunia setelah diduga menjadi korban pengeroyokan massa di Kabupaten Tabanan, Bali.

Dalam rekaman yang beredar, putri korban tampak terus memanggil ayahnya sambil menangis. Sejumlah pelayat berusaha menenangkan perempuan tersebut yang tidak mampu menyembunyikan kesedihannya saat mengantar sang ayah ke peristirahatan terakhir.

Kepala Desa Sidetapa, I Made Sutama, mengatakan korban meninggalkan tiga orang anak. Anak sulung telah berumah tangga, anak kedua masih duduk di bangku sekolah menengah atas, sedangkan anak bungsunya masih bersekolah di tingkat dasar.

Menurut Sutama, kejadian yang menimpa korban menjadi duka mendalam bagi keluarga. Ia berharap masyarakat tidak menyelesaikan persoalan hukum dengan tindakan kekerasan.

“Kalau memang ada dugaan tindak pidana, seharusnya diserahkan kepada aparat penegak hukum. Jangan sampai persoalan seperti ini berujung pada hilangnya nyawa seseorang,” ujarnya.

Ia menegaskan Indonesia merupakan negara hukum sehingga setiap dugaan pelanggaran harus diproses sesuai mekanisme yang berlaku. Warga yang memergoki seseorang diduga melakukan pencurian diminta segera mengamankan yang bersangkutan dan menyerahkannya kepada kepolisian, bukan melakukan tindakan main hakim sendiri.

Sutama mengaku ikut merasakan kesedihan saat melihat kondisi keluarga korban, terutama anak-anak yang kini kehilangan sosok ayah.

Meski masih berduka, keluarga disebut telah menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan tidak berencana menempuh jalur hukum terkait insiden pengeroyokan yang menewaskan KD.

Polisi Selidiki Dugaan Pengeroyokan

Peristiwa itu terjadi di Banjar Dinas Juwuk Legi, Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, pada Jumat (24/7/2026) sekitar pukul 01.30 WITA.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, korban diduga dipergoki warga saat hendak membawa seekor ayam aduan milik salah seorang warga setempat. Dugaan tersebut memicu kemarahan massa yang selama ini mengaku resah akibat sering kehilangan ternak ayam.

Kasi Humas Polres Tabanan, Iptu Ni Luh Putu Wiwik Endrayani, menyampaikan bahwa penyidik saat ini mendalami dua peristiwa sekaligus, yakni dugaan pencurian ayam dan aksi pengeroyokan yang menyebabkan korban meninggal dunia.

Petugas telah memeriksa sejumlah saksi serta mengumpulkan berbagai alat bukti guna mengungkap kronologi secara utuh, termasuk mengidentifikasi pihak-pihak yang diduga terlibat dalam aksi kekerasan tersebut.

Saat anggota kepolisian tiba di lokasi sekitar pukul 02.00 WITA, korban dilaporkan sudah tidak bernyawa. Selain itu, sepeda motor yang diduga digunakan korban juga telah dibakar oleh massa.

Di lokasi kejadian, polisi turut mengamankan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut, antara lain seekor ayam, sebilah golok, sebuah tas berisi tang, ketapel, batu, serta sejumlah uang tunai.

Jenazah korban kemudian dievakuasi ke rumah sakit untuk proses identifikasi dan kepentingan penyelidikan. Sementara itu, Tim Inafis Satreskrim Polres Tabanan telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna mengumpulkan bukti tambahan.

Hingga kini, kepolisian masih terus mengembangkan penyelidikan untuk mengungkap secara menyeluruh rangkaian peristiwa, termasuk dugaan tindak pidana pengeroyokan yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments