Muhammad Sinen: APBD Tidore Diprioritaskan untuk Pendidikan, Kesehatan, dan Kesejahteraan Masyarakat
- Ringkasan Berita:
- Wali Kota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen menegaskan Pemerintah Kota Tidore Kepulauan akan mengarahkan kebijakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) pada program-program prioritas yang berdampak langsung bagi masyarakat.
- Fokus pembangunan meliputi peningkatan kualitas pendidikan, pelayanan kesehatan, penguatan infrastruktur dasar, penanggulangan kemiskinan, pemberdayaan UMKM, penciptaan lapangan kerja, hingga perlindungan sosial.
- Pemerintah juga berkomitmen memperkuat tata kelola keuangan daerah yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
TIDORE – Wali Kota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen menegaskan Pemerintah Kota Tidore Kepulauan akan memfokuskan kebijakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) pada program-program prioritas yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Langkah tersebut dilakukan untuk mempercepat pembangunan daerah, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta memperkuat kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Pernyataan tersebut menjadi penegasan komitmen Pemerintah Kota Tidore Kepulauan dalam memastikan setiap kebijakan pembangunan berjalan efektif, tepat sasaran, dan selaras dengan kebutuhan masyarakat.
Muhammad Sinen menjelaskan bahwa pembangunan daerah akan diarahkan pada sektor-sektor yang memiliki dampak langsung terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Program prioritas tersebut meliputi peningkatan kualitas pendidikan, pelayanan kesehatan, penguatan infrastruktur dasar, penanggulangan kemiskinan, pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), penciptaan lapangan kerja, serta perlindungan sosial bagi masyarakat yang membutuhkan.
Menurutnya, seluruh program tersebut menjadi fondasi utama dalam mewujudkan pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan.
Selain memastikan program prioritas berjalan optimal, Pemerintah Kota Tidore Kepulauan juga berkomitmen meningkatkan kualitas tata kelola keuangan daerah.
Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan sistem pengelolaan anggaran yang transparan, akuntabel, efektif, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Muhammad Sinen menegaskan pemerintah akan terus melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program serta memperkuat koordinasi antarperangkat daerah agar penggunaan APBD benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Pemerintah daerah akan terus melakukan evaluasi terhadap efektivitas program dan kegiatan, memperkuat sinergi antarperangkat daerah, serta memastikan setiap kebijakan belanja daerah benar-benar mendukung pencapaian sasaran pembangunan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan,” ujar Muhammad Sinen.
Muhammad Sinen juga berharap hubungan kemitraan antara Pemerintah Kota Tidore Kepulauan dan DPRD terus diperkuat sebagai fondasi dalam menghasilkan kebijakan yang berkualitas.
Menurutnya, kolaborasi yang harmonis antara eksekutif dan legislatif akan mempercepat pencapaian target pembangunan daerah sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan pemerintahan.
“Dengan kebersamaan tersebut, diharapkan setiap kebijakan yang dihasilkan semakin berkualitas, responsif terhadap kebutuhan masyarakat, serta mampu mendorong terwujudnya pembangunan yang berkelanjutan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Kota Tidore Kepulauan,” harapnya.
Pemerintah Kota Tidore Kepulauan menilai keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari besarnya anggaran yang terserap, tetapi juga dari manfaat nyata yang dirasakan masyarakat.
Karena itu, seluruh perangkat daerah diminta terus meningkatkan efektivitas pelaksanaan program, memperkuat kolaborasi lintas sektor, serta menjaga akuntabilitas penggunaan APBD agar pembangunan mampu menciptakan pertumbuhan ekonomi, memperluas kesempatan kerja, meningkatkan pelayanan publik, serta memperkuat kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
***
