Sabtu, Juni 20, 2026
spot_img
BerandaBERANDANasionalOpen House Sekolah Rakyat Tidore Digelar

Open House Sekolah Rakyat Tidore Digelar

Pemkot Tidore Apresiasi Sekolah Rakyat 7, Rahmawati Muhammad Sinen Sebut Jadi Harapan Anak Kurang Mampu.

  • Ringkasan Berita:
  • Pemerintah Kota Tidore Kepulauan mengapresiasi pelaksanaan Open House Sekolah Rakyat Dasar 7 di Desa Ampera, Oba Utara.
  • Ketua TP PKK Hj. Rahmawati Muhammad Sinen mengaku terharu melihat perkembangan siswa dan menyebut Sekolah Rakyat sebagai harapan baru bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
  • Saat ini Sekolah Rakyat 7 memiliki 68 siswa dengan sistem pendidikan berbasis asrama dan didukung tenaga pendidik serta wali asuh.

TIDORE, IndoBisnis – Pemerintah Kota Tidore Kepulauan memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Open House Sekolah Rakyat Dasar (SRD) 7 Kota Tidore Kepulauan yang berlangsung di Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP), Desa Ampera, Kecamatan Oba Utara, Sabtu (20/6/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Asisten Sekretaris Daerah Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Rudy Ipaenin, mewakili Wali Kota Tidore Kepulauan, bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kota Tidore Kepulauan, Hj. Rahmawati Muhammad Sinen, yang didampingi Ketua II TP PKK, Hj. Nurain Ismail Dukomalamo.

Membacakan sambutan Wali Kota Tidore Kepulauan, Rudy Ipaenin menegaskan bahwa pendidikan merupakan investasi terbaik untuk membangun masa depan bangsa. Menurutnya, pendidikan memiliki peran penting dalam membentuk generasi yang cerdas, berkarakter, mandiri, dan memiliki kepedulian sosial.

Ia mengatakan kehadiran Sekolah Rakyat sebagai program pemerintah pusat di Kota Tidore Kepulauan diharapkan menjadi ruang belajar yang aman, nyaman, dan inklusif bagi anak-anak yang membutuhkan akses pendidikan.

“Pemerintah Kota Tidore Kepulauan mengapresiasi seluruh keluarga besar Sekolah Rakyat Dasar 7 Kota Tidore Kepulauan yang telah menyelenggarakan kegiatan ini. Open House bukan sekadar ajang memperkenalkan lingkungan sekolah, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan antara sekolah, orang tua, masyarakat, dan pemerintah dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas,” ujar Rudy.

Dalam kesempatan tersebut, Rudy juga mengajak para orang tua dan wali murid untuk terus berperan aktif dalam mendampingi proses belajar anak-anak mereka.

Menurutnya, keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh sekolah, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh dukungan keluarga, lingkungan sekitar, dan berbagai pihak terkait lainnya.

Ia menegaskan bahwa kolaborasi yang kuat antara sekolah dan keluarga akan melahirkan generasi muda yang siap menghadapi berbagai tantangan di masa depan.

“Kepada anak-anakku peserta didik Sekolah Rakyat Dasar 7, manfaatkanlah kesempatan belajar ini dengan sebaik-baiknya. Rajinlah belajar, hormati guru dan orang tua, serta terus kembangkan bakat dan potensi yang kalian miliki. Kalian adalah harapan daerah, bangsa, dan negara di masa yang akan datang,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Tidore Kepulauan, Hj. Rahmawati Muhammad Sinen, mengaku terharu saat menyaksikan penampilan para siswa Sekolah Rakyat 7 dalam kegiatan tersebut.

Ia menyebut program Sekolah Rakyat merupakan gagasan yang sangat baik karena membuka akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga yang memiliki keterbatasan ekonomi.

“Ini kali pertama saya hadir di Sekolah Rakyat. Luar biasa. Terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto atas gagasannya sehingga memberikan kesempatan kepada anak-anak dari masyarakat yang belum memiliki kemampuan untuk menyekolahkan anak mereka di sekolah umum,” ungkap Rahmawati.

Menurutnya, keberadaan Sekolah Rakyat telah menghadirkan harapan baru bagi anak-anak yang sebelumnya berisiko kehilangan kesempatan memperoleh pendidikan yang layak.

Rahmawati juga berpesan kepada para orang tua agar tidak pernah merasa rendah diri karena anak-anak mereka bersekolah di Sekolah Rakyat.

Ia menegaskan bahwa negara menjamin hak setiap warga negara untuk memperoleh pendidikan yang layak, tanpa memandang latar belakang ekonomi keluarga.

Menurutnya, kehadiran Sekolah Rakyat menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam memberikan akses pendidikan yang merata bagi seluruh anak bangsa.

“Anak-anak Sekolah Rakyat 7 ini sangat luar biasa. Mereka dididik dengan baik dan memiliki semangat belajar yang tinggi. Jika bukan karena Sekolah Rakyat, bisa jadi harapan mereka telah putus di tengah jalan,” katanya.

Usai kegiatan Open House, Asisten Sekda Bidang Pemerintahan dan Kesra bersama Ketua TP PKK Kota Tidore Kepulauan meninjau langsung berbagai fasilitas pendidikan yang tersedia di Sekolah Rakyat 7.

Sekolah yang mulai beroperasi sejak 30 September 2025 tersebut menerapkan sistem pendidikan berbasis asrama dan saat ini menampung 68 siswa yang terdiri dari 35 siswa laki-laki dan 33 siswa perempuan.

Para peserta didik berasal dari empat kecamatan di wilayah daratan Oba serta Kecamatan Tidore Utara. Untuk menunjang proses pembelajaran, sekolah tersebut didukung tenaga pengajar, tenaga kependidikan, wali asuh, dan wali asrama yang mendampingi siswa selama menjalani pendidikan.

Kehadiran Sekolah Rakyat 7 Kota Tidore Kepulauan menjadi salah satu langkah strategis dalam memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Program ini diharapkan mampu menciptakan generasi yang berdaya saing, berkarakter, dan memiliki kesempatan yang sama untuk meraih masa depan yang lebih baik.

***

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments