- Ringkasan Berita:
- Pemerintah Kota Tidore Kepulauan resmi melepas 114 calon jamaah haji musim 1447 H/2026 M.
- Jamaah diingatkan bahwa haji bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan perjalanan spiritual yang menuntut kesiapan total.
IndoBisnis — Pemerintah Kota Tidore Kepulauan secara resmi melepas 114 Jamaah Calon Haji musim haji 1447 H/2026 M, Selasa (28/4/2026). Pelepasan berlangsung di halaman Kantor Wali Kota dan diwakili oleh Asisten Sekda Bidang Administrasi Umum, Sofyan Saraha.
Dalam sambutannya, Sofyan menegaskan bahwa ibadah haji tidak dapat dimaknai sebagai perjalanan biasa. Ia menekankan bahwa haji merupakan perjalanan spiritual yang membutuhkan kesiapan menyeluruh.
“Perjalanan haji bukan sekadar perjalanan fisik, tetapi merupakan perjalanan spiritual. Karena itu, kami mengharapkan para calon jamaah haji dapat benar-benar mempersiapkan diri, baik dari segi kesehatan, mental, maupun keikhlasan,” ungkapnya.
Secara tidak langsung, pernyataan tersebut menegaskan bahwa keberhasilan ibadah haji sangat ditentukan oleh kesiapan batin, bukan semata kesiapan fisik.
Atas nama Pemerintah Daerah Kota Tidore Kepulauan, Sofyan juga menyampaikan apresiasi kepada panitia dan seluruh jamaah yang akan menunaikan rukun Islam kelima. Ia berharap seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar.
“Di momen yang penuh haru ini, atas nama Pemerintah Daerah Kota Tidore Kepulauan, kami menyampaikan apresiasi kepada panitia dan para jamaah calon haji yang akan berangkat memenuhi rukun Islam kelima, dengan harapan perjalanan berjalan dengan lancar,” lanjutnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga niat, memperbanyak dzikir dan doa, serta memperkuat kebersamaan antarjamaah. Kepatuhan terhadap arahan pembimbing dan petugas haji menjadi bagian penting dari kelancaran ibadah.
“Selalu jaga niat, perbanyak dzikir dan doa, jaga kebersamaan, saling membantu antarjamaah, serta patuhi arahan pembimbing atau petugas haji. Tunjukkan akhlak yang baik sebagai cerminan masyarakat daerah kita dan bangsa Indonesia,” tegas Sofyan.
Pesan ini memperjelas bahwa ibadah haji tidak hanya bersifat individual, tetapi juga kolektif—menuntut disiplin, solidaritas, dan akhlak.
Dalam kesempatan tersebut, pemerintah daerah juga menitipkan pesan kepada para jamaah untuk mendoakan daerah dan bangsa selama berada di Tanah Suci.
“Dalam momen yang baik ini, kami juga menitipkan doa kiranya para jamaah di Tanah Suci berkenan mendoakan daerah dan bangsa ini agar senantiasa diberi keberkahan, kesejahteraan, dan kedamaian,” ujarnya.
Prosesi pelepasan ditutup dengan penyerahan bendera kontingen kepada Nasrun Konoras selaku Ketua Rombongan, sebelum para jamaah diberangkatkan menuju Pelabuhan Penyeberangan Ferry Rum Tidore.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Tim Penggerak PKK Kota Tidore Kepulauan Rahmawati Muhammad Sinen, Ketua I Sumiyati Ahmad Laiman, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Tidore Kepulauan, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah, Kepala Kantor Kementerian Agama, staf ahli, para asisten sekda, serta pimpinan OPD.
***
Mardan Amin Press IndoBisnis, berkontribusi dalam penulisan laporan ini.
