IndoBisnis – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, dunia maya dibuat geger oleh beredarnya video pengibaran bendera bajak laut dari anime One Piece yang dikibarkan berdampingan dengan bendera Merah Putih.
Dalam berbagai unggahan yang viral di TikTok dan X (Twitter), terlihat bendera berwarna hitam dengan simbol tengkorak bertopi jerami—ikon kelompok Topi Jerami dalam anime asal Jepang itu—berkibar di bawah bendera Merah Putih. Fenomena ini pun langsung mengundang perdebatan sengit di kalangan warganet.
Sebagian masyarakat menganggap hal tersebut sebagai bentuk ekspresi penggemar atau fandom biasa. Namun, tidak sedikit pula yang menilai aksi itu sarat makna simbolis dan merupakan bentuk kritik terhadap kondisi bangsa saat ini.
Salah satu pengguna TikTok menulis, “Karena Merah Putih di tahun sekarang terlalu suci untuk dikibarkan di negara yang katanya merdeka tapi sakit.” Ucapan itu mencerminkan kekecewaan dan rasa frustrasi terhadap situasi sosial-politik yang dianggap jauh dari nilai-nilai kemerdekaan sejati.
Pengguna X dengan nama akun @NChu*** menyatakan bahwa bendera bajak laut dalam dunia One Piece bukan sekadar lambang kebebasan, melainkan simbol perlawanan terhadap kekuasaan yang korup.
Menurutnya, tidak heran jika masyarakat yang kecewa dengan kondisi negara memilih simbol tersebut untuk menyampaikan pesan perlawanan secara halus namun mengena.
Senada dengan itu, akun @e77*** menuliskan bahwa “Di dunia One Piece, para bajak laut bukan hanya kriminal. Mereka justru mewakili perlawanan terhadap ketidakadilan dan penindasan. Luffy dan kawan-kawan dikenal berani melawan sistem yang bobrok demi hidup yang jujur dan bebas.”
Ia menambahkan, “Mungkin itulah kenapa kini banyak warga Indonesia yang mengibarkan bendera One Piece. Bukan hanya karena suka anime, tapi karena kecewa terhadap sistem yang berlaku.”
Meski demikian, respons dari masyarakat tidak sepenuhnya mendukung. Sejumlah warganet mengecam aksi pengibaran bendera fiksi itu karena dianggap menodai kesakralan bendera negara.
Mereka menegaskan bahwa Merah Putih adalah simbol perjuangan dan pengorbanan para pahlawan, sehingga tidak pantas dikibarkan berdampingan dengan simbol dari budaya populer asing, apalagi dalam momentum sakral kemerdekaan.
“Bendera Merah Putih itu lambang negara. Jangan dicampur dengan simbol hiburan, apalagi dari luar negeri,” tulis salah satu pengguna Instagram yang turut mengkritik fenomena tersebut.
Fenomena pengibaran bendera One Piece ini menunjukkan bahwa anime tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga menjadi sarana komunikasi sosial bagi sebagian masyarakat-terutama generasi muda-dalam menyuarakan keresahan mereka terhadap realitas yang dianggap tidak adil.
Namun di tengah beragam sudut pandang, satu hal yang tetap harus dijaga adalah semangat untuk menghormati para pahlawan dan menjaga makna kemerdekaan dengan penuh tanggung jawab. Ekspresi boleh berbeda, tetapi penghormatan kepada simbol negara tidak bisa ditawar.
***
