IndoBisnis – Saat ratusan rumah terendam banjir akibat luapan Sungai Kobe, tiga pemuda di Desa Lukulamo, Kecamatan Weda Tengah, malah kedapatan mabuk captikus sambil karaoke di pinggir jalan menuju Trans Kobe, Minggu dini hari (22/6/2025).
Petugas patroli dari Satuan Polisi Subsektor Weda Tengah yang tengah melakukan pengawasan di titik rawan banjir langsung menggerebek ketiganya.
“Masyarakat sibuk menghadapi banjir yang masuk ke rumah, tapi kalian malah mabuk dan karaoke. Ini sangat tidak pantas,” tegas IPDA Abdul Rajak Jauhati, Kepala Subsektor Weda Tengah.
Banjir melanda empat desa lingkar tambang, yakni Lukulamo, Waikob, Waijaran, dan Kulo Jaya, sejak Sabtu sore akibat curah hujan tinggi. Air sungai yang meluap merendam pemukiman dengan air berwarna cokelat pekat.
Polisi memastikan pengawasan terus dilakukan demi mencegah potensi gangguan keamanan dan memastikan keselamatan warga terdampak.
***
