Pemkot Tidore Percepat Penyusunan Profil Keanekaragaman Hayati
- Ringkasan Berita:
- Pemerintah Kota Tidore Kepulauan bersama Burung Indonesia mempercepat penyusunan Profil Keanekaragaman Hayati (Kehati) sebagai dasar kebijakan konservasi, perlindungan lingkungan hidup, dan pembangunan berkelanjutan.
- Dokumen ini diharapkan menjadi acuan strategis dalam menjaga kekayaan hayati Kota Tidore Kepulauan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan.
TIDORE – Pemerintah Kota Tidore Kepulauan bersama Burung Indonesia memperkuat upaya pelestarian lingkungan melalui penyusunan Profil Keanekaragaman Hayati (Kehati).
Komitmen tersebut ditegaskan dalam Rapat Koordinasi Tim Penyusun Profil Kehati yang dipimpin Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan Ahmad Laiman di Ruang Rapat Wali Kota, Selasa (14/7/2026).
Penyusunan Profil Kehati merupakan langkah strategis Pemerintah Kota Tidore Kepulauan untuk mendokumentasikan potensi keanekaragaman hayati sekaligus menjadi dasar penyusunan kebijakan konservasi dan pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan Ahmad Laiman mengatakan penyusunan Profil Kehati bukan sekadar memenuhi kebutuhan dokumen perencanaan, melainkan menjadi bagian penting dari upaya menjaga kekayaan alam yang dimiliki Kota Tidore Kepulauan.
Menurutnya, Tidore masih memiliki ekosistem yang relatif alami sehingga perlu dijaga melalui program konservasi yang berkesinambungan.
“Kota Tidore Kepulauan masih memiliki kekayaan alam yang sangat alami. Karena itu, ke depan kita harus benar-benar melakukan konservasi agar keanekaragaman hayati tetap terjaga,” kata Ahmad Laiman.
Ia berharap dokumen Profil Kehati nantinya mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta menjadi pijakan dalam menjaga lingkungan hidup agar tetap lestari untuk generasi mendatang.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tidore Kepulauan Abdul Muis menjelaskan rapat koordinasi bertujuan menyamakan persepsi seluruh tim penyusun, membagi tugas masing-masing, serta membahas kebutuhan data, metode penyusunan, dan tahapan pelaksanaan penyusunan Profil Kehati.
“Kami berharap Profil Kehati yang disusun menjadi dokumen berkualitas dan dapat dijadikan dasar dalam pengelolaan keanekaragaman hayati di Kota Tidore Kepulauan,” ujar Abdul Muis.
Rapat koordinasi dilanjutkan dengan pemaparan dari Koordinator Burung Indonesia Wilayah Kepulauan Maluku–Maluku Utara, Benny Siregar, mengenai tahapan penyusunan Profil Kehati serta kebutuhan data pendukung dari pemerintah daerah.
Sebelumnya, Pemerintah Kota Tidore Kepulauan bersama Burung Indonesia telah melaksanakan overview kick-off sebagai tahap awal pengumpulan data keanekaragaman hayati. Saat ini proses memasuki tahap penyusunan profil yang membutuhkan dukungan data dari seluruh perangkat daerah.
Melalui kolaborasi tersebut, Pemerintah Kota Tidore Kepulauan berharap Profil Keanekaragaman Hayati menjadi dokumen strategis yang mampu mendukung kebijakan konservasi, perlindungan lingkungan, serta pembangunan berkelanjutan di Kota Tidore Kepulauan.
***
