Wali Kota Tidore Resmikan Halal Mart HNI dan Teman Hati Coffee, Dorong Gaya Hidup Sehat
Ringkasan Berita:
Wali Kota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen resmi membuka Soft Opening Halal Mart HNI dan Teman Hati Coffee di Kota Tidore Kepulauan. Peresmian ini menjadi bagian dari upaya mendorong gaya hidup sehat, pengembangan produk halal dan herbal, serta penguatan UMKM lokal. Pemerintah Kota Tidore juga mengajak masyarakat mendukung usaha lokal yang menghadirkan produk halal, berkualitas, dan bermanfaat bagi kesehatan.
TIDORE – Wali Kota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen secara resmi membuka Soft Opening Halal Mart HNI dan Teman Hati Coffee yang berlokasi di samping Kantor Wali Kota Tidore Kepulauan, Sabtu (11/7/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Kota Tidore Kepulauan Hj. Rahmawati Muhammad Sinen, jajaran HNI, pelaku usaha, mitra bisnis, dan masyarakat.
Peresmian Halal Mart HNI dan Teman Hati Coffee menjadi salah satu langkah mendorong pertumbuhan usaha berbasis produk halal dan herbal, sekaligus memperkuat budaya hidup sehat di Kota Tidore Kepulauan.
Dalam sambutannya, Muhammad Sinen menegaskan bahwa kesehatan tidak hanya ditentukan oleh konsumsi obat herbal atau produk halal, tetapi juga dipengaruhi oleh kondisi hati dan pola pikir seseorang.
Menurutnya, hati yang bersih, tulus, dan bebas dari rasa iri maupun dengki akan memberikan pengaruh positif terhadap kesehatan jasmani maupun rohani.
“Kita mengonsumsi obat halal dan herbal sebanyak apa pun, jika hati masih dipenuhi rasa dengki kepada orang lain, maka manfaatnya tidak akan maksimal. Karena itu, konsumsi produk halal harus dibarengi hati yang bersih dan tulus agar memberikan dampak positif bagi kesehatan,” ujar Muhammad Sinen.
Ia mengajak masyarakat menjadikan gaya hidup sehat sebagai kebiasaan dengan memilih produk halal, memperhatikan pola makan, dan menjaga kesehatan mental.
Usai membuka secara resmi Halal Mart HNI dan Teman Hati Coffee, Muhammad Sinen bersama Ketua TP PKK meninjau berbagai produk herbal yang dipasarkan serta mencicipi menu yang disediakan di Teman Hati Coffee.
Wali Kota berharap kehadiran usaha tersebut mampu menjadi simbol perubahan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya mengonsumsi produk halal dan berkualitas.
“Halal Mart HNI dan Teman Hati Coffee harus kita jaga dan kembangkan bersama. Ini menjadi salah satu tanda perubahan di Kota Tidore. Saya mengajak seluruh masyarakat untuk berkunjung dan membiasakan pola hidup sehat melalui produk halal dan herbal,” katanya.
Ketua Badan Pengawas Harian Nasional HNI, Angga Prasetyo, mengatakan Halal Mart HNI hadir membawa misi memperkuat budaya hidup halal dan sehat di tengah masyarakat.
Menurutnya, konsep halal bukan sekadar strategi pemasaran, tetapi merupakan bentuk tanggung jawab moral dan komitmen terhadap kualitas produk yang dikonsumsi masyarakat.
“Halal bukan sekadar slogan. Halal adalah bentuk tanggung jawab kepada Tuhan, sedangkan sehat merupakan kebutuhan yang harus terus dijaga. Kami berharap Halal Mart HNI dan Teman Hati Coffee dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia menilai perubahan pola hidup masyarakat perlu didukung dengan akses terhadap produk halal yang berkualitas serta edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan.
Owner Halal Mart HNI dan Teman Hati Coffee, Jainab D. Syamsudin, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Tidore Kepulauan atas dukungan terhadap pembukaan usaha tersebut.
Ia menjelaskan Teman Hati Coffee mengusung konsep minuman rendah gula (low sugar) sebagai alternatif bagi masyarakat yang ingin tetap menikmati budaya nongkrong di kafe tanpa mengabaikan kesehatan.
“Kami ingin menghadirkan coffee shop dengan konsep low sugar agar masyarakat memiliki pilihan minuman yang lebih sehat. Harapan kami, Teman Hati Coffee dapat ikut membangun budaya hidup sehat di Kota Tidore Kepulauan,” kata Jainab.
Menurutnya, meningkatnya tren masyarakat mengunjungi kafe harus diimbangi dengan penyediaan menu yang lebih sehat dan berkualitas.
Selain menyediakan produk halal dan herbal, Halal Mart HNI dan Teman Hati Coffee diharapkan mampu memperkuat sektor UMKM serta membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat Kota Tidore Kepulauan.
Kehadiran usaha tersebut juga dinilai dapat menciptakan lapangan kerja, memperkuat perdagangan lokal, serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya memilih produk yang aman, halal, dan berkualitas.
Pemerintah Kota Tidore Kepulauan berharap semakin banyak pelaku usaha yang menghadirkan inovasi serupa sehingga mampu memperkuat daya saing ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pengembangan usaha berbasis kesehatan dan produk halal.
***
