Kamis, Juni 25, 2026
spot_img
BerandaBERANDANasionalMegawati Soekarnoputri Prihatin atas Mundurnya Airlangga Hartarto sebagai Ketum Golkar

Megawati Soekarnoputri Prihatin atas Mundurnya Airlangga Hartarto sebagai Ketum Golkar

JAKARTA, IndoBisnis – Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Prof. Dr. (HC) Megawati Soekarnoputri, mengungkapkan keprihatinannya terhadap kabar mundurnya Airlangga Hartarto dari jabatan Ketua Umum Partai Golkar. Pernyataan ini disampaikan oleh Sekjen DPP PDIP, Hasto Kristiyanto, dalam konferensi pers usai acara Soekarno Run 2024 di Jakarta pada Minggu (11/8/2024).

Hasto menegaskan bahwa situasi politik yang terjadi saat ini memberikan pelajaran penting tentang pentingnya kekuatan kolektif dan kesatuan dalam menghadapi berbagai tekanan. “Ibu Mega sangat prihatin dan mengkhawatirkan masa depan demokrasi kita, karena implikasinya akan sangat luas,” ujar Hasto, mengutip pernyataan Megawati.

Hasto mengaku terkejut mendengar kabar tersebut dan segera melaporkannya kepada Megawati. Ia juga menyampaikan penghargaan terhadap Airlangga sebagai sosok yang selalu menjalin komunikasi politik yang baik, termasuk dalam kerjasama antara PDIP dan Golkar di berbagai kesempatan.

“Airlangga adalah komunikator yang baik, dan kami sering bekerjasama dengan Partai Golkar dalam berbagai hal, termasuk dengan partai-partai lain seperti Gerindra, PKP, Perindo, dan Hanura,” kata Hasto.

Menurut Hasto, mundurnya Airlangga di tengah persiapan Pilkada serentak merupakan sebuah kejadian politik yang luar biasa dan menyentuh aspek kedaulatan partai. PDIP akan bersikap hati-hati dalam menyikapi dinamika politik nasional ini.

“Kami, sebagai partai politik, harus menunjukkan kedaulatan dan komitmen terhadap amanah rakyat. Setiap partai memiliki mekanisme terkait dengan kepemimpinan, dan itu harus dihormati,” tambahnya.

Hasto juga mengenang bagaimana PDIP pernah mengalami berbagai intervensi kekuasaan pada masa Orde Baru, yang bertujuan untuk mengecilkan demokrasi dan mengikis kedaulatan partai.

“Dalam situasi global yang penuh tantangan, termasuk masalah di Timur Tengah, kenaikan harga pangan, dan persoalan ekonomi, kekhawatiran kami adalah bahwa situasi politik ini bisa berdampak buruk pada perekonomian nasional,” jelas Hasto.

Namun, Hasto menegaskan bahwa PDIP tidak akan mencampuri urusan internal partai lain. “Kami tidak ingin mencampuri urusan rumah tangga partai politik lain. Tapi tentu saja, kami merasa prihatin dan bisa merasakan suasana kebatinan di balik peristiwa ini,” pungkasnya.***

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments