Senin, Juni 8, 2026
spot_img
BerandaBERANDANasionalGOT XXVIII Resmi Dibuka, AS Rumania Hajar Garuda Tomagoba 5-2

GOT XXVIII Resmi Dibuka, AS Rumania Hajar Garuda Tomagoba 5-2

Gurabati Open Tournament (GOT) XXVIII Tahun 2026 resmi dibuka Wali Kota Tidore Muhammad Sinen. AS Rumania menang telak 5-2 atas Garuda Tomagoba pada laga pembuka.

  • Ringkasan Berita:
  • Gurabati Open Tournament XXVIII resmi bergulir dengan atmosfer meriah. AS Rumania langsung menunjukkan tajinya lewat kemenangan telak 5-2 atas Garuda Tomagoba.
  • Di tengah semangat kompetisi, Pemerintah Kota Tidore menegaskan GOT bukan sekadar perebutan trofi, melainkan panggung pembinaan generasi muda dan simbol kebanggaan sepak bola Maluku Utara.

TIDORE, IndoBisnis – Turnamen sepak bola paling bergengsi di Maluku Utara, Gurabati Open Tournament (GOT) XXVIII Tahun 2026, resmi dibuka oleh Wali Kota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen di Stadion Gurabati, Kelurahan Gurabati, Kecamatan Tidore Selatan, Minggu (7/6/2026).

Pembukaan turnamen yang telah menjadi ikon olahraga masyarakat Tidore selama hampir empat dekade itu berlangsung meriah dan dihadiri ribuan penonton yang memadati stadion sejak sore hari.

Pada pertandingan pembuka, tim kebanggaan Kota Tidore, AS Rumania, tampil impresif dengan menaklukkan Garuda Tomagoba melalui skor meyakinkan 5-2.

Kemenangan tersebut langsung mengantarkan AS Rumania mengawali perjalanan mereka di GOT XXVIII dengan penuh percaya diri di hadapan para pendukungnya.

Dalam sambutannya, Wali Kota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen menegaskan bahwa Gurabati Open Tournament bukan hanya sekadar kompetisi olahraga, tetapi juga wadah pembinaan generasi muda.

Menurutnya, turnamen ini memiliki peran strategis dalam membangun karakter, kedisiplinan, kerja sama tim, dan semangat sportivitas di kalangan pemain muda.

“Turnamen ini bukan sekadar ajang kompetisi untuk memperebutkan gelar juara, namun kegiatan ini merupakan pembinaan generasi muda sekaligus sebagai sarana mempererat persaudaraan, memperkuat sportivitas, disiplin, kerja sama tim, serta semangat untuk berprestasi,” kata Muhammad Sinen.

Ia berharap seluruh peserta menjunjung tinggi fair play dan menjaga nama baik turnamen yang telah menjadi kebanggaan masyarakat Maluku Utara.

“Kami berharap seluruh tim dapat menjunjung tinggi nilai-nilai fair play, menghormati keputusan wasit, menjaga keamanan dan ketertiban serta menampilkan permainan terbaik,” ujarnya.

Muhammad Sinen juga mengajak seluruh suporter untuk memberikan dukungan secara dewasa dan bermartabat.

Menurutnya, atmosfer pertandingan yang aman dan tertib menjadi faktor penting agar GOT tetap menjadi turnamen sepak bola yang dihormati dan dicintai masyarakat.

“Mari bersama-sama kita ciptakan suasana yang aman, nyaman, tertib dan penuh semangat persaudaraan sehingga turnamen ini akan selalu menjadi kebanggaan kita bersama,” ajaknya.

Ketua Panitia GOT XXVIII, Muhammad Ervan Ibrahim, mengatakan sejak pertama kali digelar pada tahun 1989, Gurabati Open Tournament kini telah memasuki usia ke-37 tahun.

Selama kurun waktu tersebut, GOT telah diselenggarakan sebanyak 28 kali dan berkembang menjadi salah satu kompetisi sepak bola paling prestisius di Maluku Utara.

“Setiap tahun GOT selalu eksis dilaksanakan. Ini merupakan bukti bahwa komitmen dan semangat para pemuda serta masyarakat Gurabati masih tetap konsisten dalam merawat event ini,” kata Ervan.

Ia menegaskan bahwa kompetisi yang berkelanjutan merupakan fondasi utama lahirnya prestasi sepak bola daerah.

Pada GOT XXVIII Tahun 2026, sebanyak 22 tim ambil bagian dalam persaingan memperebutkan trofi bergilir.

Peserta terdiri dari:

12 tim Kota Tidore Kepulauan

4 tim Kota Ternate

2 tim Halmahera Utara

3 tim Halmahera Selatan

1 tim Halmahera Timur

Menurut Ervan, seluruh tim telah menyatakan kesiapan untuk bersaing secara sportif demi meraih prestasi terbaik.

Pembukaan GOT XXVIII juga dimeriahkan penampilan kolosal bertajuk “Odyssey of The Golden Era” yang melibatkan 265 penari dari seluruh wilayah Kota Tidore Kepulauan.

Pertunjukan tersebut dipandu oleh pelatih M. Rizky Ibrahim, Ariyani Ridwan, dan Balgis Malabar yang sukses memukau ribuan penonton.

Perpaduan antara olahraga dan seni budaya tersebut semakin memperkuat posisi Gurabati Open Tournament sebagai ajang yang tidak hanya melahirkan prestasi sepak bola, tetapi juga menjaga identitas budaya masyarakat Tidore Kepulauan.

***

Mardan Amin Press IndoBisnis, berkontribusi dalam penulisan laporan ini.

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments