Rabu, Juni 24, 2026
spot_img
BerandaEKONOMI DAN BISNISKades Buli Asal Dukung Smelter, Serap Tenaga Kerja Lokal dan Waspadai Dampak...

Kades Buli Asal Dukung Smelter, Serap Tenaga Kerja Lokal dan Waspadai Dampak Lingkungan

IndoBisnis – Kepala Desa Buli Asal, Sardin Bawang, menyatakan dukungan penuh atas pembangunan smelter di wilayahnya.

Ia menilai proyek industri tersebut merupakan langkah strategis yang tidak hanya memanfaatkan potensi investasi, tetapi juga membawa dampak positif bagi kehidupan masyarakat, baik dari sisi ekonomi maupun peningkatan sumber daya manusia.

“Yang pertama untuk persiapan penjemputan tamu, itu cukup baik. Karena memang kegiatan smelter ini merupakan bagian dari pemanfaatan investor, dan memberikan dampak positif kepada warga masyarakat,” ujar Sardin Bawang saat diwawancarai oleh media IndoBisnis.

Sardin menegaskan bahwa seluruh kesiapan teknis dan perlengkapan yang berada di lapangan menunjukkan kinerja yang baik. Pemerintah desa menyambut baik kehadiran smelter yang secara administratif masuk dalam wilayah Desa Buli Asal, Kecamatan Mabah, Kabupaten Halmahera Timur.

“Kami sebagai pemerintah juga mendukung penuh adanya investasi ini. Karena selain memberikan manfaat, juga dapat meningkatkan sumber daya manusia di desa serta membangun hubungan yang harmonis antara perusahaan dan pemerintah,” tambah Sardin.

Ia menyebut bahwa perusahaan ini berbeda dari kontraktor lain yang ada di daerah lain seperti GBL. Kehadiran smelter ini dinilai sebagai terobosan baru di wilayah Mabah yang patut dijaga dan dikembangkan.

Merespons pernyataan Bupati Halmahera Timur terkait kehadiran smelter yang dapat menekan angka pengangguran, Sardin pun setuju.

Ia menyebut bahwa smelter berpotensi besar menyerap tenaga kerja lokal dan mendukung perputaran ekonomi warga.

“Kalau menurut saya, Bupati itu benar. Smelter atau pabrik ini salah satu cara untuk menyerap tenaga kerja. Masyarakat juga bisa merasakan dampak ekonominya secara langsung,” ujarnya.

Namun demikian, Sardin tetap menyoroti pentingnya antisipasi terhadap dampak negatif dari aktivitas industri.

Ia mengungkapkan bahwa konsultasi dan sosialisasi mengenai dampak lingkungan, khususnya terkait dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL), sudah dibahas sejak awal oleh pemerintah desa bersama perusahaan.

“Konsultasi dan sosialisasi dampak ke depan sudah dibicarakan lebih awal. Kami beberapa kali diundang perusahaan untuk membicarakan dampak-dampak Amdal, baik yang positif maupun negatif. Dan itu sudah selesai, karena sudah masuk dalam dokumen Amdal,” jelas Sardin.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada perusahaan yang sudah menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan sekitar. Namun, ia tetap memberikan peringatan agar tidak terjadi kesalahan seperti perusahaan lain yang mengabaikan dampak setelah beroperasi.

“Saya sudah sampaikan ke perusahaan, saya berharap jangan sampai terjadi seperti di tempat lain. Setelah beroperasi malah muncul dampak negatif yang merugikan masyarakat. Kalau itu terjadi, pemerintah harus cepat melakukan sosialisasi dan perusahaan harus tanggap,” tegasnya.

Dalam hal perekrutan tenaga kerja, Sardin juga menyuarakan harapan agar perusahaan memprioritaskan warga lokal, terutama untuk posisi yang tidak memerlukan keterampilan khusus.

“Perekrutan tenaga kerja harus mempertimbangkan tenaga skill. Tapi untuk non-skill, kami harap diberikan kepada masyarakat lokal. Di Kecamatan Mabah ini masih banyak lulusan SMP dan SMA yang belum bekerja,” ujarnya.

Sardin juga menegaskan bahwa pemerintah desa tidak menutup peluang bagi tenaga kerja dari luar daerah. Namun, ia berharap perusahaan dapat memperhatikan kondisi masyarakat setempat.

“Kami tidak serta-merta membatasi orang luar, karena semua berhak mencari kerja. Tapi untuk tenaga non-skill, sebaiknya diberikan dulu kepada masyarakat desa, karena jumlah yang belum bekerja masih banyak,” tutupnya.

Dengan dukungan penuh dari pemerintah desa, serta koordinasi dan komunikasi yang aktif antara perusahaan dan masyarakat, Sardin Bawang berharap proyek smelter ini dapat berjalan lancar, memberikan manfaat berkelanjutan, dan menjadi tonggak kemajuan bagi Desa Buli Asal dan wilayah sekitarnya.

***

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments