WASHINGTON, IndoBisnis – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memenuhi undangan makan malam dari Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Antony Blinken, pada Rabu malam waktu setempat.
Dalam pertemuan hangat tersebut, Prabowo membahas berbagai isu strategis, termasuk pertanyaan yang diajukannya mengenai nasib Palestina.
Dalam video yang diunggah melalui kanal YouTube resminya pada Kamis (14/11/2024), Prabowo terlihat tiba di kantor Kementerian Luar Negeri AS dan langsung disambut oleh Blinken.
Prabowo kemudian diperkenalkan kepada sejumlah pejabat Kemlu AS sebelum menandatangani buku tamu sebagai bentuk simbolis kehadirannya.
“Good evening, welcome (Selamat malam, selamat datang),” sambut Blinken kepada Prabowo.
“Thank you very much, thank you very much (Terima kasih banyak),” jawab Prabowo sembari tersenyum.
Sebelum memulai jamuan, Prabowo menyampaikan harapan bahwa kerja sama antara Indonesia dan Amerika Serikat yang telah berlangsung selama lebih dari 75 tahun dapat semakin kuat.
Ia menulis pesan di buku tamu, menekankan pentingnya kolaborasi antara kedua negara dalam berbagai sektor.
Blinken pun menyambut dengan hangat pernyataan Prabowo, berharap makan malam tersebut dapat mempererat hubungan bilateral.
Dia juga menyampaikan keinginan agar hubungan Indonesia-AS yang selama ini terjalin baik dapat terus berlanjut dan semakin solid.
Seusai makan malam, suasana menjadi lebih santai dan informal. Di momen itulah, Prabowo sempat menanyakan tentang persoalan Palestina, sebuah topik yang kerap menjadi perhatian Indonesia di kancah internasional.
“What about Palestine, can you do something (Bagaimana dengan Palestina, apa yang bisa Anda lakukan)?” tanya Prabowo.
Blinken menjawab dengan nada serius, “We’re working very hard, I’m working very hard (Kami bekerja sangat keras, saya bekerja keras).”
Sebagai informasi, Amerika Serikat selama ini telah beberapa kali mengajukan proposal gencatan senjata antara Israel dan Hamas di Gaza.
Namun, upaya tersebut kerap menemui jalan buntu akibat ketegangan politik dan diplomasi yang rumit di kawasan tersebut.***
Artikel ini telah tayang di IndoBisnis.co.id.
