Tag: SekdaHaltim

  • Sekda Haltim Tekankan Kinerja dan Koordinasi Jajaran Sekretariat Kabupaten

    Sekda Haltim Tekankan Kinerja dan Koordinasi Jajaran Sekretariat Kabupaten

    IndoBisnis – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Halmahera Timur memberikan briefing khusus kepada jajaran Sekretariat Kabupaten pada hari Senin, 30 Juni 2025, bertempat di Ruang Rapat Eselon.

    Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk penguatan koordinasi dan kerja sama internal, dengan tujuan utama meningkatkan kinerja pemerintahan daerah.

    Dalam pengarahan tersebut, Sekda secara tegas menyampaikan beberapa hal pokok yang harus menjadi perhatian seluruh unsur di lingkungan Sekretariat Kabupaten.

    “Kita harus fokus pada implementasi program-program prioritas yang sudah ditetapkan oleh pemerintah daerah. Jangan ada yang bekerja di luar arah kebijakan utama,” tegas Sekda kepada seluruh peserta briefing.

    Sekda juga menuntut peningkatan kinerja dan kualitas pelayanan publik, sebab pelayanan yang baik adalah indikator langsung dari keseriusan pemerintah dalam menjawab kebutuhan masyarakat.

    “Kualitas pelayanan kita adalah wajah pemerintah. Masyarakat menilai kita dari seberapa cepat, tepat, dan profesional kita melayani mereka,” ujarnya lugas.

    Tak kalah penting, Sekda menggarisbawahi urgensi koordinasi yang solid antar bagian, karena tanpa sinergi, seluruh sistem kerja akan berjalan tidak efektif dan memboroskan energi birokrasi.

    “Koordinasi itu bukan sekadar komunikasi, tapi kerja bareng yang sistematis. Kita tidak bisa kerja sendiri-sendiri dalam sistem pemerintahan,” kata Sekda menekankan.

    Briefing ini ditutup dengan harapan bahwa jajaran Sekretariat Kabupaten Halmahera Timur dapat meningkatkan kesadaran, loyalitas, dan komitmen dalam menjalankan tugas dan fungsi masing-masing.

    “Saya harap seluruh jajaran tidak hanya hadir secara fisik, tapi juga hadir secara tanggung jawab. Kita semua bekerja untuk satu tujuan besar: kesejahteraan masyarakat Halmahera Timur,” pungkas Sekda.

    ***

  • Sekda Haltim Hajar ASN Malas, Investasi Rp114 Triliun Tak Bisa Disambut dengan Tidur

    Sekda Haltim Hajar ASN Malas, Investasi Rp114 Triliun Tak Bisa Disambut dengan Tidur

    IndoBisnis – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Halmahera Timur, Ricky Caherul Richfat, melontarkan teguran keras saat memimpin Apel Pagi di Kantor Bupati.

    Ia tidak menahan amarah atas buruknya kedisiplinan para aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur.

    “Saya lihat dari Satpol-nya Pak Kadis, harusnya datang duluan. Pantas anak buahnya lari-lari. Kalau ini perang, torang (kita) sudah mati duluan. Panglimanya masih tidur,” semprot Ricky dengan nada tinggi, menyindir mental ASN yang dinilainya tidak siap tempur.

    Sekda menyebut, hal itu menjadi sorotan serius, terutama ketika Halmahera Timur tengah bersiap menerima investasi besar dari perusahaan-perusahaan baterai kendaraan listrik (EV Battery), yakni IP Battery, DT CABH, dan Feni Haltim (anak perusahaan Antam), dengan nilai mencapai 9 miliar dolar AS atau sekitar Rp114 triliun.

    “Itu investasi khusus di Halmahera Timur. Terintegrasi ke pabrik mobil listrik di Karawang. Jangan main-main. Nilai ini bukan main kecil. Ini peluang besar,” tegasnya.

    Dijelaskan Ricky, investasi besar tersebut akan membuka 8.000 lapangan kerja langsung di kawasan smelter EV Battery yang berlokasi di Buli. Tidak hanya itu, efek lanjutannya (multi-parallel effect) diperkirakan menciptakan 38.000 lapangan kerja tambahan di wilayah sekitar.

    “Kita bangga, iya. Tapi ini juga tanggung jawab besar. Jangan kalian cuma lihat nilainya saja. Siap atau tidak kalian mendukungnya?” ujarnya menantang.

    Ia juga menyampaikan bahwa masa ekonomis pabrik EV Battery tersebut 15 hingga 20 tahun, bahkan bisa lebih, karena tren dunia saat ini sudah mengarah kuat ke kendaraan listrik.

    Ricky mencontohkan kemajuan pesat di Jakarta sebagai referensi.

    “Kalau kalian dinas ke Jakarta, lihat saja. Plat putih dengan bawah biru itu mobil listrik. Di PIK, Jakarta Utara, bahkan sudah ada mobil terbang. Tingginya bisa 10 sampai 15 meter. Bebas macet,” ucapnya.

    Karena itu, ia meminta ASN di Halmahera Timur mengikuti perkembangan teknologi dan mengupdate ilmu pengetahuan, agar tidak tertinggal jauh.

    Kepada ASN baru yang berjumlah sekitar 255 orang, Sekda mengingatkan agar segera menyesuaikan ritme kerja dan disiplin. Ia menyebut sudah mulai ada yang malas masuk kerja, sering izin tanpa keterangan jelas, dan tidak serius bekerja.

    “Saya minta Pimpinan OPD lebih fokus. Jangan sampai ASN yang rajin disamakan perlakuannya dengan yang malas. Bikin sistem reward bagi yang masuk dan bekerja dengan baik,” ujarnya dengan tegas.

    Sekda juga menginformasikan bahwa Bupati telah menandatangani Peraturan Bupati tentang Disiplin ASN dan Majelis Kode Etik, yang wajib jadi aturan tetap dalam menegakkan kedisiplinan di lingkungan pemerintah.

    “Ini harus jadi aturan paten. Jangan yang malas dibiarkan, yang rajin malah mengeluh karena merasa tidak adil. Kalau tidak bisa tegas, kalian bukan pemimpin,” katanya kepada para kepala OPD.

    Menutup arahannya, Sekda menyampaikan permintaan maaf karena tahun ini ada pemotongan anggaran perjalanan dinas berdasarkan Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025 tentang efisiensi anggaran.

    “Tahun ini bintek-bintek dan lainnya tidak bisa diakomodir oleh TAPD. Dalam hal ini Pak Kepala Bappeda dan Kepala Keuangan. Mudah-mudahan tahun 2026 sudah ada perubahan,” pungkas Ricky.

    ***