Kamis, Juli 2, 2026
spot_img
BerandaEKONOMI DAN BISNISInvestasi Otomotif Didominasi Jepang, China Tertinggal di Posisi Lima

Investasi Otomotif Didominasi Jepang, China Tertinggal di Posisi Lima

JAKARTA, IndoBisnis – Di tengah persaingan sengit industri otomotif, realisasi investasi sektor otomotif Indonesia sepanjang 2019-2024 didominasi oleh Jepang. Berdasarkan data dari Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Jepang mencatatkan investasi senilai Rp 75,17 triliun, atau sekitar 55,5% dari total investasi di sektor ini.

Sementara itu, Korea Selatan berada di posisi kedua dengan investasi Rp 44,25 triliun (32,6%), diikuti Singapura dengan Rp 5,58 triliun (4,1%). Posisi keempat ditempati Hong Kong dengan investasi Rp 3,59 triliun (2,6%). Menariknya, China, yang gencar memasarkan berbagai merek mobil di Tanah Air, justru hanya menyumbang Rp 1,04 triliun (0,8%).

“Kenapa ada Singapura dan Hong Kong? Karena mereka berperan sebagai hub. Hong Kong mewakili grup Sokon, sementara Singapura mencakup AION dan Vinfast,” ujar Direktur Deregulasi Penanaman Modal Kementerian Investasi, Dendy Apriadi, dalam diskusi Forum Wartawan Industri (Forwin), dikutip dari CNBC Indonesia, Rabu (15/1/2024).

Dendy menambahkan, Kementerian Investasi telah mengadopsi sejumlah strategi untuk menarik lebih banyak investasi di sektor otomotif. Strategi tersebut meliputi pendidikan vokasi untuk mencetak tenaga ahli, pembebasan bea masuk kendaraan listrik (EV), serta pemberian insentif seperti tax holiday, tax allowance, dan diskon PPnBM untuk kendaraan EV.

Dalam lima tahun terakhir, realisasi investasi sektor otomotif tumbuh 43%. Meski dominasi Jepang masih kuat, pemerintah berharap strategi-strategi tersebut dapat menarik minat negara lain untuk meningkatkan investasinya di Indonesia.***

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments