Sabtu, Mei 30, 2026
spot_img
BerandaBERANDANasionalTimothy Ronald Terseret Kasus Dugaan Penipuan Investasi Kripto, Kerugian Korban Tembus Miliaran...

Timothy Ronald Terseret Kasus Dugaan Penipuan Investasi Kripto, Kerugian Korban Tembus Miliaran Rupiah

Indobisnis.co.id – Kasus dugaan penipuan investasi kripto yang melibatkan influencer muda Timothy Ronald, pendiri Akademi Crypto, semakin mencuri perhatian publik setelah laporan polisi resmi diterima Polda Metro Jaya. Pelapor utama berinisial Y, yang akrab disapa Younger, mengaku rugi hingga Rp 3 miliar akibat janji keuntungan fantastis dari sinyal trading yang dipromosikan Timothy.

Kasus ini berawal pada awal 2024, ketika Younger tergiur iklan Akademi Crypto di media sosial dan bergabung ke grup Discord eksklusif milik Timothy Ronald serta figur kripto Kalimasada. Mereka diiming-imingi sinyal trading unggulan untuk koin seperti Manta, dengan proyeksi untung 300-500% dari modal Rp 2 juta hingga Rp 2 miliar. Korban menyetor dana besar, tapi harga aset kripto tiba-tiba anjlok hingga 90%, menghanguskan investasi tanpa penjelasan memadai dari pihak Akademi.

Merasa dibohongi dan bahkan terancam, Younger membentuk grup korban bersama puluhan orang lain yang mengalami nasib serupa. Total kerugian kolektif diperkirakan mencapai Rp 200 miliar dari sekitar 3.500 investor, meski polisi fokus awal pada laporan individu. Pada 9 Januari 2026, laporan polisi bermerek LP/B/227/I/2026 diajukan ke SPKT Polda Metro Jaya, menjerat Timothy atas pasal penipuan berkedok investasi.

Polda Metro Jaya langsung bergerak cepat. Pada 13 Januari 2026, pelapor Y dan dua saksi diperiksa, disertai pengumpulan bukti krusial seperti riwayat transfer bank, screenshot chat grup Discord, dan dokumen PDF proyeksi keuntungan palsu. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Bhudi Hermanto, mengonfirmasi penyidikan tahap awal dengan pemeriksaan Berita Acara Pemeriksaan (BAP), tapi Timothy Ronald belum dimintai keterangan resmi.

Hingga kini, Timothy yang dikenal sebagai investor kripto sukses sejak usia muda pernah viral karena kekayaan ratusan miliar belum angkat bicara. Kariernya yang cemerlang, dari pendiri Akademi Crypto hingga pembicara seminar, kini ternoda oleh tuduhan ini.

Kasus meledak di media sosial dan YouTube, dengan video kronologi dari channel seperti Daily Buzz ditonton jutaan kali, menyoroti risiko bodong di industri kripto Indonesia. CEO Triv, Gabriel Rey, memanfaatkan momen untuk ingatkan publik tentang jebakan mentalitas “cepat kaya”, menekankan pentingnya regulasi Bappebti dan literasi investasi.

Korban berharap keadilan segera, sementara komunitas kripto terbelah: sebagian bela Timothy sebagai korban market volatile, yang lain tuntut transparansi penuh. Penyidikan berlanjut, dan publik menanti langkah polisi selanjutnya

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments