Minggu, April 26, 2026
spot_img
BerandaEKONOMI DAN BISNISLaba Harita Nickel Tembus Rp1,39 T di Kuartal-I 2024

Laba Harita Nickel Tembus Rp1,39 T di Kuartal-I 2024

Jakarta, IndoBisnis – Perusahaan pertambangan dan pengolahan nikel PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) atau Harita Nickel mencatatkan peningkatan pendapatan dari kontrak pelanggan sebesar 26%, mencapai Rp 6,03 triliun pada kuartal I 2024 dibandingkan Rp 4,79 triliun pada kuartal I 2024. periode yang sama tahun lalu.

Meski terjadi penurunan harga nikel, perseroan berhasil meningkatkan laba kotor menjadi Rp 1,62 triliun dari Rp 1,57 triliun year on year, dan laba operasional menjadi Rp 1,39 triliun dari Rp 1,36 triliun.

Selain itu, NCKL juga mencapai efisiensi operasional yang berdampak pada penurunan beban penjualan, umum, dan administrasi menjadi Rp 373,55 miliar.

Hal ini mencerminkan upaya berkelanjutan perusahaan untuk meningkatkan efisiensi di seluruh operasinya.

Peningkatan kapasitas produksi yang signifikan pada kuartal ini mencatat peningkatan output produksi pertambangan sebesar 38% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Peningkatan ini didorong oleh meningkatnya permintaan bijih nikel dari fasilitas pemurnian High-Pressure Acid Leach (HPAL) kedua, PT Obi Nickel Cobalt (ONC), yang mulai berproduksi pada akhir Maret 2024, dan dengan dua lini produksi lainnya yang diharapkan. untuk mulai beroperasi dalam beberapa bulan mendatang.

Pabrik peleburan Rotary Kiln Electric Furnace (RKEF) milik Harita Nickel telah mengaktifkan seluruh 12 lini produksi, mencapai kapasitas tahunan sebesar 120.000 ton nikel yang terkandung.

Pada triwulan I 2024, produksi melebihi kapasitas yang direncanakan sehingga meningkatkan penjualan feronikel dibandingkan triwulan sebelumnya.

Selanjutnya, perluasan fasilitas smelter ketiga berteknologi RKEF di PT Karunia Permai Sentosa (KPS) berjalan sesuai jadwal untuk mulai beroperasi pada awal tahun 2025, menambah empat lini produksi baru dengan kapasitas sekitar 60.000 ton nikel per tahun di dalamnya. tahap awal.

Di fasilitas HPAL, Harita Nickel telah melampaui tingkat produksi yang diproyeksikan. Pada triwulan I tahun 2024, hasil produksi nikel terkandung dalam Mixed Hydroxide Precipitate (MHP) mencapai 16.716 ton, melampaui kapasitas terpasang sebesar 22%.

“Kami terus berupaya maju dengan inisiatif strategis dan efisiensi operasional dalam menghadapi kondisi pasar yang berfluktuasi. Hasil kuartal pertama kami mencerminkan komitmen kami terhadap pertumbuhan berkelanjutan dan kemampuan kami beradaptasi dengan dinamika industri yang terus berkembang,” kata Roy Arman Arfandy, Presiden Direktur PT Trimegah Bangun Persada Tbk dalam keterangan resmi, Mengutip IndoBisnis.co.id dari CNBC Indonesia Kamis 2 Mei 2024.***

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments