JAKARTA, IndoBisnis – Juru bicara Kaesang Pangarep, Francine Wijoyo, memberikan penjelasan lengkap terkait kedatangan Kaesang ke Gedung C 1 Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini, Selasa (17/9).
Didampingi kuasa hukumnya, Nasrullah, Francine menegaskan bahwa Kaesang datang atas inisiatif pribadi untuk mengklarifikasi dugaan gratifikasi terkait perjalanannya ke Amerika Serikat pada 18 Agustus lalu.
“Mas Kaesang datang ke sini bukan karena undangan atau panggilan KPK, tetapi sebagai inisiatif pribadi. Ini bentuk kepatuhannya sebagai warga negara yang baik dan taat hukum,” jelas Francine di hadapan awak media.
Kaesang diketahui menumpang pesawat pribadi milik temannya saat perjalanan ke Amerika Serikat, yang sempat menimbulkan spekulasi adanya dugaan gratifikasi.
Francine menegaskan bahwa perjalanan tersebut merupakan murni hasil kesepakatan pribadi antara Kaesang dan temannya.
“Mas Kaesang sudah merencanakan perjalanan ke Amerika pada 20 Agustus menggunakan pesawat komersial. Kebetulan, ada temannya yang berangkat lebih awal pada 18 Agustus, jadi mereka sepakat untuk nebeng pesawat pribadi. Ini hanya diskusi antar teman saja,” tambah Francine.
Ketika ditanya mengenai kapasitas pesawat dan siapa saja yang turut serta dalam penerbangan tersebut, Francine menyarankan agar detail tersebut dikonfirmasi langsung ke KPK.
“Tadi mas Kaesang sudah mengisi formulir gratifikasi di KPK. Sekarang tinggal menunggu arahan dan petunjuk dari KPK apakah ini termasuk gratifikasi atau tidak,” jelasnya.
Nasrullah, selaku kuasa hukum Kaesang, menegaskan bahwa langkah yang diambil oleh Kaesang sudah sesuai prosedur.
“Posisi Mas Kaesang sekarang adalah menunggu arahan dari KPK. Semua informasi terkait perjalanan ini sudah kami sampaikan secara detil,” ujar Nasrullah.
Saat ditanya mengapa klarifikasi ini baru dilakukan sekarang, Nasrullah menegaskan bahwa tidak ada upaya memperlambat proses.
“Ini masih dalam batas waktu yang ditentukan oleh undang-undang. Jadi tidak ada masalah dengan waktu penyampaiannya,” tegasnya.
Di akhir, Francine menegaskan bahwa dugaan gratifikasi ini tidak ada kaitannya dengan pihak lain, termasuk Bobby Nasution. “Cukup ya,” tutupnya singkat.***
