Sabtu, Mei 30, 2026
spot_img
BerandaBERANDANasionalTidore Kepulauan Puncaki Kinerja Pelayanan Dasar di Maluku Utara

Tidore Kepulauan Puncaki Kinerja Pelayanan Dasar di Maluku Utara

IndoBisnis — Kota Tidore Kepulauan kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat regional. Pemerintah kota ini berhasil meraih peringkat pertama dalam capaian kinerja penerapan Standar Pelayanan Minimal (SPM) tahun 2024 se-Provinsi Maluku Utara, dengan indeks tertinggi sebesar 75,37.

Angka ini menempatkan Tidore di atas Provinsi Maluku Utara dan sembilan kabupaten/kota lainnya.

Capaian tersebut diumumkan dalam rapat penyampaian hasil evaluasi nasional penerapan SPM triwulan I tahun 2025, yang digelar secara virtual oleh Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah, Kementerian Dalam Negeri, pada Rabu (4/6/2025).

Rapat tersebut juga memuat hasil evaluasi nasional SPM tahun 2024, sesuai dengan Radiogram Menteri Dalam Negeri Nomor 600.4/2933/Bangda.

Dalam kesempatan itu, Benjamin Sibarani, pejabat dari Subdirektorat Pelaporan SPM Ditjen Bina Bangda, menyampaikan langsung hasil evaluasi. Ia menegaskan,

“Capaian ini menunjukkan keseriusan Pemerintah Kota Tidore Kepulauan dalam menjalankan kewajiban dasar pelayanan publik kepada masyarakat.”

Dihadiri oleh Pejabat dan OPD Terkait

Rapat virtual tersebut diikuti oleh jajaran Pemerintah Kota Tidore Kepulauan, termasuk Sekretaris Daerah Ismail Dukomalamo, Kepala Bagian Tata Pemerintahan Zulkifli Ohorella, para pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) penyelenggara urusan wajib pelayanan dasar, serta Tim Sekretariat Penerapan SPM.

Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen, dan Wakil Wali Kota Ahmad Laiman, menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh OPD yang telah bekerja keras menjalankan tugas pelayanan dasar.

Mereka memuji kinerja Tim Penerapan SPM yang diketuai oleh Sekda bersama tujuh OPD terkait, yakni: Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas PUPR, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Sosial, dan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman.

Muhammad Sinen menyampaikan, “Hasil evaluasi ini merupakan rapor sekaligus bentuk penghargaan dari Pemerintah Pusat kepada daerah yang mampu memenuhi kebutuhan masyarakat berdasarkan standar minimal yang telah ditetapkan. Alhamdulillah, ini menjadi bukti nyata bahwa Pemerintah Kota Tidore Kepulauan selalu berkomitmen terhadap pelayanan dasar.”

Ia menambahkan, “Ke depan, kami akan terus meningkatkan kualitas pelayanan dasar agar masyarakat Tidore merasakan manfaat langsung dari tata kelola pemerintahan yang baik.”

Kolaborasi dan Konsistensi Jadi Kunci

Dalam penutupan rapat koordinasi virtual, Sekretaris Daerah Ismail Dukomalamo menyampaikan arahan kepada seluruh OPD. Ia menekankan pentingnya kerja sama dan peningkatan kinerja untuk mencapai nilai SPM secara paripurna.

“Kami berharap seluruh perangkat daerah dapat saling berkoordinasi dan menjalankan tugas sesuai kewenangan masing-masing, demi mewujudkan Tidore Kepulauan yang aman, nyaman, ramah, maju, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Senada dengan itu, Zulkifli Ohorella, Kepala Bagian Tata Pemerintahan yang juga menjabat sebagai Sekretaris Tim Penerapan SPM, menjelaskan bahwa kegiatan evaluasi ini merupakan tindak lanjut dari SPM Award yang digelar oleh Kementerian Dalam Negeri pada 23 Mei 2025 lalu di Jakarta. Dalam acara tersebut, Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan hadir secara langsung.

Zulkifli menjabarkan, “Ada enam indikator utama dalam penilaian SPM Award yang dilaksanakan oleh pemerintah pusat, yaitu Indeks Pencapaian SPM, Anggaran Penerapan SPM, Tahapan Penerapan SPM, Tim Penerapan SPM, Dokumen Rencana Aksi, serta Kepatuhan terhadap Penerapan SPM.”

Ia menambahkan bahwa keberhasilan ini bukanlah akhir, melainkan langkah awal untuk terus memperkuat pelayanan dasar yang menjadi hak masyarakat.

***

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments