Sabtu, Juni 20, 2026
spot_img
BerandaBERANDANasionalTidore Tuan Rumah Piala Presiden U10-U12

Tidore Tuan Rumah Piala Presiden U10-U12

Festival Sepak Bola Piala Presiden 2026 Resmi Digelar di Tidore, Siapkan Talenta Muda Maluku Utara ke Tingkat Nasional.

  • Ringkasan Berita
  • Kota Tidore Kepulauan resmi menjadi tuan rumah Festival Sepak Bola Piala Presiden U10 dan U12 Putaran Provinsi Maluku Utara Tahun 2026.
  • Wali Kota Muhammad Sinen menyambut para peserta dan menyatakan kebanggaannya atas kepercayaan yang diberikan kepada Tidore.
  • Dari kompetisi ini akan terpilih dua tim terbaik yang mewakili Maluku Utara pada putaran nasional di Yogyakarta pada Juli 2026.

TIDORE, IndoBisnis – Kota Tidore Kepulauan resmi menjadi tuan rumah Festival Sepak Bola Piala Presiden U10 dan U12 Putaran Provinsi Maluku Utara Tahun 2026. Ajang pembinaan usia dini tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Gubernur Maluku Utara, H. Sarbin Sehe, di Lapangan Sepak Bola Kelurahan Tomagoba, Kecamatan Tidore, Kota Tidore Kepulauan, Kamis (18/6/2026) sore.

Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen, menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia penyelenggara, PSSI Provinsi Maluku Utara, dan PSSI Kota Tidore Kepulauan atas kerja keras yang telah dilakukan sehingga Kota Tidore Kepulauan dipercaya menjadi tuan rumah pelaksanaan Festival Sepak Bola Piala Presiden U10 dan U12 Tahun 2026.

“Pemerintah Daerah Kota Tidore Kepulauan menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan pengurus PSSI Provinsi Maluku Utara bersama PSSI Kota Tidore Kepulauan atas kerja kerasnya sehingga pada hari ini kita didaulat menjadi tuan rumah atas penyelenggaraan Piala Presiden U10 dan U12. Ini merupakan sebuah kehormatan bagi Kota Tidore Kepulauan,” ujar Muhammad Sinen.

Muhammad Sinen mengatakan, penunjukan Kota Tidore Kepulauan sebagai tuan rumah menjadi bukti kepercayaan terhadap daerah yang memiliki visi mewujudkan Tidore Kepulauan yang aman, nyaman, ramah, maju, dan berkelanjutan untuk semua.

Menurutnya, penyelenggaraan Festival Sepak Bola Piala Presiden U10 dan U12 tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat serta menjadi wadah pembinaan generasi muda di bidang sepak bola.

“Kami menyampaikan selamat datang kepada seluruh peserta Festival Sepak Bola Piala Presiden. Semoga para tim yang bertanding merasa nyaman berada di Kota Tidore Kepulauan dan mampu menampilkan permainan terbaik. Kami bangga atas penunjukan ini karena event ini berfokus pada pembinaan talenta-talenta muda sepak bola,” katanya.

Ia berharap seluruh peserta dapat menjunjung tinggi sportivitas serta menjadikan kompetisi tersebut sebagai momentum untuk meningkatkan kemampuan dan pengalaman bertanding.

Wakil Gubernur Maluku Utara, H. Sarbin Sehe, menegaskan bahwa sepak bola saat ini tidak lagi sekadar menjadi hobi atau aktivitas olahraga semata, tetapi telah berkembang menjadi profesi yang mampu memberikan masa depan bagi generasi muda.

Karena itu, ia meminta para orang tua untuk memberikan dukungan penuh kepada anak-anak yang memiliki minat dan bakat di bidang sepak bola.

“Sepak bola saat ini sudah menjadi masa depan. Sepak bola bukan sekadar minat atau bakat, tetapi sudah menjadi profesi yang menjanjikan kehidupan. Karena itu, berikan ruang dan dukungan kepada anak-anak. Jangan ragu, karena banyak sejarah membuktikan mereka yang lahir dari lapangan sepak bola mampu membawa nama daerah bahkan negara,” ujar Sarbin Sehe.

Menurutnya, Festival Sepak Bola Piala Presiden menjadi salah satu sarana strategis untuk melahirkan bibit-bibit unggul yang kelak dapat memperkuat sepak bola Maluku Utara hingga level nasional dan internasional.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal PSSI Provinsi Maluku Utara, Aldhy Ali, menjelaskan bahwa Festival Sepak Bola Piala Presiden 2026 merupakan bagian dari kompetisi nasional yang digelar serentak di 38 provinsi di Indonesia sepanjang Mei hingga Juni 2026.

Kegiatan tersebut dibagi dalam dua kategori usia, yakni kelompok umur U10 dan U12, dengan tujuan utama menjaring serta membina talenta sepak bola sejak usia dini melalui kompetisi akar rumput.

“Dari Kota Tidore Kepulauan ini akan lahir dua tim terbaik yang akan mewakili Maluku Utara pada tingkat nasional. Mereka akan bertanding bersama 38 perwakilan provinsi lainnya pada putaran nasional di Yogyakarta pada bulan Juli mendatang,” kata Aldhy Ali.

Ia juga berharap Pemerintah Provinsi Maluku Utara dapat memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan sepak bola usia dini agar pembinaan talenta muda dapat berjalan secara berkelanjutan.

Festival Sepak Bola Piala Presiden U10 dan U12 menjadi salah satu program pembinaan sepak bola usia dini terbesar di Indonesia. Selain menjadi sarana kompetisi, kegiatan ini juga bertujuan membentuk karakter, disiplin, sportivitas, dan mental juara bagi para pemain muda.

Melalui ajang tersebut, Maluku Utara diharapkan mampu melahirkan pemain-pemain berbakat yang dapat bersaing di tingkat nasional bahkan internasional pada masa mendatang.

Penunjukan Kota Tidore Kepulauan sebagai tuan rumah sekaligus menjadi momentum penting untuk memperkuat posisi daerah tersebut sebagai salah satu pusat pembinaan olahraga, khususnya sepak bola usia muda, di Provinsi Maluku Utara.

***

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments