Minggu, Juni 21, 2026
spot_img
BerandaBERANDANasionalAdhyaksa FC Dikabarkan Jadi Persiter dan Bermarkas di Ternate, Malut United Ajukan...

Adhyaksa FC Dikabarkan Jadi Persiter dan Bermarkas di Ternate, Malut United Ajukan Pindah ke Jawa Tengah

Surat resmi yang beredar menyebut Malut United mengajukan perubahan nama menjadi Jateng United, sementara Adhyaksa FC disebut akan bertransformasi menjadi Persiter dan menggunakan Stadion Gelora Kie Raha sebagai markas baru.

  • Ringkasan Berita: 
  • Malut United FC dikabarkan mengajukan perubahan nama menjadi Jateng United FC dan memindahkan markas ke Stadion Jatidiri, Semarang.
  • Sementara itu, Adhyaksa FC disebut akan bertransformasi menjadi Persiter dan menggunakan Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, sebagai home base baru pada Super League 2026/2027.
  • Seluruh perubahan masih menunggu persetujuan resmi dari PSSI dan PT LIB.

TERNATE, IndoBisnis – Peta sepak bola Indonesia Timur berpotensi mengalami perubahan besar menjelang bergulirnya Super League 2026/2027. Dua klub peserta kompetisi musim depan, Malut United FC dan Adhyaksa FC, dikabarkan mengajukan perubahan identitas, domisili, serta markas klub berdasarkan surat resmi yang beredar di kalangan pecinta sepak bola nasional.

Informasi tersebut menjadi perhatian publik karena melibatkan salah satu klub kebanggaan Maluku Utara, Malut United FC, yang disebut mengajukan perubahan nama menjadi Jateng United FC sekaligus memindahkan home base dari Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, ke Stadion Jatidiri, Semarang, Jawa Tengah.

Berdasarkan salinan surat yang beredar pada 19 Juni 2026, PT Malut Maju Sejahtera selaku badan hukum Malut United FC mengirimkan surat kepada Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) terkait perubahan nama klub dan perpindahan home base.

Surat bernomor 25/MMS-MUtd/VI/2026 tersebut menjelaskan bahwa keputusan tersebut merupakan hasil evaluasi internal manajemen dan badan hukum klub dalam menyongsong kompetisi Super League musim 2026/2027.

Dalam dokumen tersebut, Malut United FC mengajukan perubahan nama menjadi Jateng United FC serta perpindahan markas dari Stadion Gelora Kie Raha, Kota Ternate, menuju Stadion Jatidiri di Kota Semarang.

Manajemen klub menyebut langkah tersebut mengacu pada Keputusan Kongres Biasa PSSI Nomor 10/KEP/I-2023 tentang Pengesahan Perubahan Nama, Domisili, dan Perubahan Kepemilikan Badan Hukum Klub Anggota PSSI.

“Demikian pemberitahuan kami untuk diketahui dan diproses selanjutnya oleh PSSI dan PT Liga Indonesia Baru sesuai ketentuan organisasi yang berlaku,” tulis manajemen PT Malut Maju Sejahtera dalam surat tersebut.

Adhyaksa FC Disebut Akan Berubah Menjadi Persiter

Skuad Adhyaksa FC.

Di sisi lain, beredarnya dokumen lain turut mengungkap rencana perpindahan domisili Adhyaksa FC ke Provinsi Maluku Utara.

Klub promosi tersebut disebut mengajukan penggunaan Stadion Gelora Kie Raha sebagai markas baru untuk kompetisi Super League 2026/2027.

Tidak hanya berpindah home base, Adhyaksa FC juga dikabarkan akan menggunakan identitas baru dengan nama Persiter yang bermarkas di Kota Ternate.

Jika proses tersebut mendapat persetujuan resmi dari PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB), maka Persiter akan menjadi representasi baru Maluku Utara di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Gelora Kie Raha Tetap Jadi Pusat Sepak Bola Maluku Utara

Perubahan tersebut membuat Stadion Gelora Kie Raha diperkirakan tetap menjadi salah satu pusat sepak bola nasional di kawasan timur Indonesia.

Meskipun Malut United berpotensi hengkang ke Jawa Tengah, kehadiran Persiter diyakini dapat menjaga atmosfer kompetisi profesional di Maluku Utara sekaligus mempertahankan antusiasme suporter di wilayah tersebut.

Keberadaan klub baru juga berpotensi membuka babak baru dalam perkembangan sepak bola Maluku Utara yang selama beberapa musim terakhir mendapatkan perhatian nasional melalui kiprah Malut United.

Menanti Keputusan Resmi PSSI dan PT LIB

Meski surat terkait perubahan nama, domisili, dan home base klub telah beredar luas, seluruh proses masih menunggu verifikasi dan pengesahan resmi dari PSSI serta PT Liga Indonesia Baru.

Keputusan federasi nantinya akan menentukan masa depan kedua klub tersebut, termasuk status Malut United sebagai Jateng United dan transformasi Adhyaksa FC menjadi Persiter.

Apabila seluruh proses disahkan, Super League 2026/2027 akan menghadirkan konfigurasi baru dalam peta sepak bola nasional, khususnya bagi kawasan Indonesia Timur dan Maluku Utara.

***

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments