Rabu, April 29, 2026
spot_img
BerandaBERANDAInternasionalFIFA Menggelar Pertemuan Darurat Bahas Soal Sanksi Israel 

FIFA Menggelar Pertemuan Darurat Bahas Soal Sanksi Israel 

Jakarta, IndoBisnis – Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) menggelar pertemuan darurat untuk memutuskan hukuman bagi Israel terkait serangan ke Palestina.

Baru-baru ini, Asosiasi Sepak Bola Palestina (PFA) mengusulkan untuk mengeluarkan Israel dari keanggotaan FIFA.

Usulan penghapusan keanggotaan Israel didukung oleh beberapa federasi sepak bola Asia seperti Aljazair, Irak, Yordania, Suriah, dan Yaman, yang meminta FIFA untuk mencabut keanggotaan Israel.

Menanggapi tuntutan penghapusan keanggotaan Israel, FIFA langsung menggelar pertemuan darurat.

Presiden FIFA Gianni Infantino menyatakan bahwa mereka akan melakukan “penilaian hukum” terhadap masalah yang diangkat oleh Asosiasi Sepak Bola Palestina (PFA).

Pembahasan keanggotaan Israel akan dilakukan dalam kongres tahunan di Bangkok, Thailand, pekan ini. Namun keputusan mengenai nasib Israel akan ditentukan dalam pertemuan darurat FIFA pada akhir Juli mendatang.

“Sepak bola tidak boleh dan tidak boleh disandera oleh politik dan harus selalu menjadi alat perdamaian, sumber harapan, kekuatan untuk kebaikan, menyatukan orang-orang, bukan memecah belah mereka,” kata Infantino dikutip IndoBisnis.co.id dari CNN Indonesia, Minggu 19 Mei 2024.

Menurut Infantino, mereka akan menganalisis masukan baik dari Israel maupun Palestina.

“Penilaian hukum ini harus menerima masukan dan klaim dari kedua asosiasi anggota. Hasil analisis ini dan rekomendasi yang berasal dari analisis ini selanjutnya akan diteruskan ke Dewan FIFA,” kata Infantino.

Dalam Kongres FIFA di Bangkok, Presiden PFA Jibril Rajoub menyatakan bahwa keluarga sepak bola Palestina menderita akibat serangan Israel.

“Seberapa besar penderitaan yang harus dialami keluarga sepak bola Palestina jika FIFA bertindak dengan tingkat keparahan dan urgensi yang konsisten dengan kasus-kasus lain? Apakah FIFA menganggap beberapa perang lebih penting daripada perang lainnya dan beberapa korban lebih penting?” kata Rajoub.

“Saya mendorong Anda untuk berdiri di sisi yang benar dalam sejarah. Penderitaan jutaan orang, termasuk ribuan pesepakbola, juga layak mendapatkan penderitaan yang lebih. Jika tidak sekarang, lalu kapan lagi? Pak Presiden, keputusan ada di tangan Anda,” tambah Rajoub. .

Sementara itu, Presiden Asosiasi Sepak Bola Israel, Shino Moshe Zuarez, merasa dirugikan dengan upaya politik yang dilakukan pihak Palestina.***

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments