Sabtu, Mei 23, 2026
spot_img
BerandaBERANDANasionalTP PKK Tidore dan BI Malut Edukasi Cinta Rupiah di Desa Ampera

TP PKK Tidore dan BI Malut Edukasi Cinta Rupiah di Desa Ampera

  • Ringkasan Berita:
  • Tim Penggerak PKK Kota Tidore Kepulauan menghadiri program edukasi Cinta Bangga Paham (CBP) Rupiah yang digelar Bank Indonesia Perwakilan Maluku Utara di Desa Ampera, Kecamatan Oba Utara.
  • Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan literasi keuangan, pemahaman penggunaan rupiah, transaksi non-tunai, dan perlindungan konsumen bagi masyarakat.

IndoBisnis — Ketua Tim Penggerak PKK Kota Tidore Kepulauan, Rahmawati Muhammad Sinen, menghadiri pembukaan Program Edukasi Cinta Bangga Paham (CBP) Rupiah yang diselenggarakan Bank Indonesia Perwakilan Maluku Utara di Desa Ampera, Kecamatan Oba Utara, Sabtu (23/5/2026).

Program edukasi rupiah tersebut melibatkan kader Posyandu dan Komunitas Gamalama atau Gerakan Mama-Mama Peduli dan Cinta Mata Uang Rupiah sebagai upaya meningkatkan pemahaman masyarakat terkait penggunaan rupiah dan transaksi keuangan yang aman.

Dalam sambutannya, Rahmawati Muhammad Sinen menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia Perwakilan Maluku Utara karena telah menghadirkan kegiatan edukasi literasi keuangan di wilayah Kota Tidore Kepulauan.

“Alhamdulillah, kita semua masih diberikan kesehatan dan kesempatan menghadiri kegiatan yang dilaksanakan Bank Indonesia Perwakilan Maluku Utara dengan tema Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah bersama kader Posyandu di Desa Ampera. Mudah-mudahan kegiatan seperti ini bisa dilaksanakan juga di desa dan kelurahan lainnya di Kota Tidore Kepulauan,” ujarnya.

Rahmawati berharap program edukasi tersebut dapat memperluas literasi keuangan masyarakat serta meningkatkan pemahaman tentang pentingnya menjaga dan menggunakan mata uang rupiah secara bijak.

BI Malut Sosialisasikan Transaksi Non-Tunai

Di kesempatan yang sama, Deputi Kepala Bank Indonesia Perwakilan Maluku Utara, Sirtalya J. Rando, menjelaskan bahwa Bank Indonesia sebagai bank sentral memiliki tugas menjaga stabilitas rupiah sekaligus meningkatkan edukasi keuangan masyarakat.

Menurutnya, kegiatan tersebut juga menghadirkan sosialisasi transaksi non-tunai dan perlindungan konsumen agar masyarakat tidak mudah tertipu berbagai modus penipuan digital.

“Kegiatan ini bertujuan menyosialisasikan bagaimana memperlakukan rupiah dengan baik, bagaimana kita bisa cinta, bangga, dan paham rupiah serta membelanjakannya secara bijak. Kami juga memberikan edukasi terkait penggunaan non-tunai dan perlindungan konsumen agar masyarakat tidak mudah tertipu modus penipuan,” katanya.

Ia menambahkan, peningkatan literasi keuangan menjadi penting di tengah perkembangan transaksi digital yang semakin luas digunakan masyarakat.

Posyandu dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Selain program edukasi CBP Rupiah, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) berupa pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat yang hadir.

Kegiatan layanan kesehatan itu dipantau langsung oleh Rahmawati Muhammad Sinen selaku Pembina Posyandu Kota Tidore Kepulauan.

Peserta kegiatan juga mendapatkan kupon sembako dari Bank Indonesia Perwakilan Maluku Utara serta hadiah menarik bagi peserta yang mampu menjawab pertanyaan dari panitia.

Program edukasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya literasi keuangan, penggunaan rupiah, dan transaksi digital yang aman di wilayah Kota Tidore Kepulauan.

***

Mardan Amin Press IndoBisnis, berkontribusi dalam penulisan laporan ini.

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments