Tentara Israel Tembak Delegasi Diplomatik Italia dan Spanyol di Jenin, Dunia Bereaksi Keras
IndoBisnis – Kunjungan damai ke wilayah konflik berakhir dengan dentuman peluru. Rabu (21/5), delegasi diplomatik dari Italia dan Spanyol menjadi sasaran tembakan oleh tentara Israel saat mereka berada di Jenin, kota di Tepi Barat yang kini dalam pengawasan militer Israel.
Kejadian ini menuai kecaman internasional dan memicu permintaan klarifikasi dari berbagai pihak.
Menteri Luar Negeri Italia, Antonio Tajani, menyampaikan kemarahan pemerintahnya atas kejadian ini. Dalam pernyataan di media sosial X, Tajani mengatakan,
“Saya baru saja berbicara dengan Alessandro Tutino, Wakil Konsul Jenderal Italia di Yerusalem, yang dalam keadaan sehat dan termasuk di antara diplomat yang tampaknya ditembak di dekat kamp pengungsi Jenin.”
Tajani menambahkan bahwa Italia menuntut penjelasan resmi dari pihak Israel. “Kami meminta pemerintah Israel untuk segera mengklarifikasi apa yang terjadi. Ancaman terhadap diplomat tidak dapat diterima,” tegasnya.
Sikap tegas juga datang dari Spanyol. Mengutip laporan AFP, sumber dari Kementerian Luar Negeri Spanyol mengatakan bahwa Madrid “mengutuk keras” penembakan terhadap delegasi diplomatik tersebut.
“Ada seorang warga Spanyol dalam kelompok diplomat yang dalam keadaan baik. Kami sedang berhubungan dengan negara-negara lain yang terkena dampak untuk bersama-sama mengoordinasikan tanggapan terhadap apa yang terjadi, yang sangat kami kutuk,” kata perwakilan kementerian tersebut.
Sementara itu, pihak militer Israel tidak membantah kejadian tersebut, namun hanya menyampaikan bahwa mereka “menyesalkan ketidaknyamanan” selama kunjungan para diplomat itu. Pernyataan tersebut dinilai tidak cukup dan dianggap meremehkan seriusnya insiden.
Otoritas Palestina merespons dengan tegas. Mereka merilis video yang menunjukkan dua tentara Israel mengarahkan senapan ke arah sekelompok orang di Jenin. Dalam keterangan resmi, Otoritas Palestina menyebut aksi itu sebagai “kejahatan keji.”
“Kejahatan keji dilakukan oleh pasukan pendudukan Israel, yang secara sengaja menargetkan delegasi diplomatik terakreditasi untuk Negara Palestina dengan tembakan langsung selama kunjungan lapangan ke Provinsi Jenin,” demikian pernyataan mereka.
Salah satu diplomat yang berada di lokasi membenarkan bahwa tembakan terjadi berkali-kali. Ia mengatakan kepada AFP,
“Saya mendengar suara tembakan berulang-ulang dari dalam kamp pengungsi Jenin.”
Kejadian ini memperburuk hubungan diplomatik antara Israel dan sejumlah negara Eropa. Penembakan terhadap diplomat—yang seharusnya dilindungi secara hukum internasional—menjadi bukti bahwa situasi di Tepi Barat semakin tidak terkendali.
Insiden penembakan delegasi Italia dan Spanyol di Jenin menjadi sorotan dunia, dengan kata kunci seperti tentara Israel tembak diplomat, insiden Jenin, Italia Spanyol kutuk Israel, hingga diplomat asing diserang di Palestina meramaikan mesin pencari global.
Kini, dunia menanti respons resmi dari pemerintah Israel—akankah mereka memberikan klarifikasi atau tetap memilih diam dalam bayang-bayang senjata?
***
