Rabu, Juni 10, 2026
spot_img
BerandaEKONOMI DAN BISNISEramet Bidik Produksi 42 Juta Ton Nikel di Weda Bay

Eramet Bidik Produksi 42 Juta Ton Nikel di Weda Bay

Tambahan Kuota RKAB Dongkrak Target hingga 2025

IndoBisnis – PT Weda Bay Nickel (WBN) resmi menargetkan produksi bijih nikel sebesar 42 juta ton pada 2025. Target itu ditetapkan setelah perusahaan memperoleh persetujuan revisi rencana kerja dan anggaran biaya (RKAB) dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

CEO Eramet Indonesia, Jerome Baudelet, menjelaskan bahwa tambahan kuota sebesar 10 juta ton dari RKAB membuat target produksi meningkat signifikan.

“Kami menargetkan 42 juta ton karena baru saja mendapatkan perpanjangan RKAB dari ESDM sebesar 10 juta ton lagi. Jadi, awalnya 32 juta, sekarang menjadi 42 juta,” kata Jerome, Selasa (25/8/2025).

Jerome memerinci bahwa dari total target tersebut, 27 juta ton merupakan nikel saprolit atau nikel kadar tinggi yang akan dipasok ke pabrik nickel pig iron (NPI).

Sementara itu, 3 juta ton saprolit akan digunakan untuk smelter milik perusahaan. Adapun produksi nikel limonit atau kadar rendah ditargetkan 12 juta ton, yang dialokasikan untuk memasok pabrik high pressure acid leach (HPAL) di Weda Bay.

“Perpanjangan RKAB yang kami dapatkan adalah untuk limonit. Itu untuk memasok pabrik HPAL di Weda Bay,” imbuh Jerome.

Sebagai informasi, struktur kepemilikan WBN terdiri atas 90% saham milik Strand Minerals dan 10% milik PT Aneka Tambang Tbk (Antam). Dari porsi Strand Minerals, Eramet Group asal Prancis menguasai 43%, sedangkan 57% sisanya dimiliki oleh Tsingshan Group asal Tiongkok.

Jerome menambahkan, target produksi 42 juta ton juga akan dipertahankan untuk RKAB 2026. Namun, berdasarkan studi kelayakan yang dilakukan, kapasitas tambang WBN sejatinya mampu mencapai 60 juta ton per tahun.

“Saat ini, kami memiliki 42 juta ton. Jika pada 2027 atau 2028 kami bisa mendapatkan izin untuk 60 juta ton, itu akan membantu memasok industri HPAL,” ujar Jerome.

***

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments