IB | Jakarta – Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyampaikan pidato politik dan gagasan partainya, dalam mencermati berbagai isu yang terjadi di Tanah Air. di Kantor DPP Partai Demokrat, kawasan Menteng Jakarta Pusat, Jumat (14/7/2023).
“Saya ingin kembali menyampaikan gagasan, tentang masa depan Indonesia. Kita tahu, tujuh bulan lagi, Pemilu akan digelar,” kata AHY.
Dalam pidatonya, AHY menawarkan ada 3 klaster permasalahan yang ada di masyarakat saat ini. Pertama, studi dan pengamatan, atas apa yang dilakukan negara dan pemerintah selama sembilan tahun terakhir. Kedua, permasalahan serius yang dirasakan rakyat. Ketiga, keinginan dan harapan rakyat, yang kami jumpai di seluruh Tanah Air.
Menurutnya, sejak dua tahun lalu Partai Demokrat telah menyerukan pentingnya perubahan dan perbaikan. Selain itu AHY mengatakan pidatonya itu untuk meluruskan persepsi tentang perubahan yang diartikan sebagai merombak total kebijakan yang telah dijalankan dalam pemerintahan saat ini.
Ia juga mengatakan sebagai partai yang berorientasi pada kemajuan bangsa, Demokrat ingin membangun fondasi pembangunan yang kuat. Menurut dia cara itu tidak berarti mengubah semua tatanan baik yang telah dibangun selama ini.
“Meskipun Partai Demokrat mengusung agenda perubahan, tidak berarti kami menihilkan apa yang telah dilakukan oleh pemerintahan Presiden Jokowi selama ini,” kata AHY.
Pidato politik AHY itu dengan tema ‘Agenda Perubahan & Perbaikan, untuk Indonesia yang Lebih Baik’ disampaikan sekitar pukul 19.30 WIB. Pada kesempatan juga hadir beberapa petinggi partai seperti Sekretaris Jenderal Teuku Riefky, dan Ketua Dewan Kehormatan Hinca Panjaitan.
Sekedar diketahui Demokrat saat ini tergabung dalam Koalisi Perubahan dan Persatuan yang mengusung Anies Baswedan sebagai calon presiden pada Pemilu 2024. Koalisi juga terdiri dari Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Nasional Demokrat. Meski telah menetapkan Anies sebagai capres, hingga kini koalisi belum menetapkan nama yang akan diusung menjadi cawapres mendampingi Anies di pilpres.
Penulis : Mardan Amin
