JAKARTA IndoBisnis – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan sejumlah proyek infrastruktur baru di Ibu Kota Nusantara (IKN) pada Minggu ini. Menariknya, proyek-proyek tersebut berasal dari investor asing yang melibatkan negara seperti China, Rusia, hingga Australia.
Proyek pertama yang diresmikan adalah pembangunan hunian mewah bertajuk Magnum Resort Nusantara, yang digagas oleh investor asal Rusia, Magnum Estate. Hunian eksklusif ini dibangun dengan nilai investasi mencapai Rp300 miliar di atas lahan seluas 1,3 hektare.
“Pada hari ini kita melakukan groundbreaking pembangunan Magnum Resort Nusantara, hunian mewah yang eksklusif dengan investasi kurang lebih Rp300 miliar,” ujar Jokowi dalam sambutannya dikutip dari CNBC Indonesia pada, Senin (30/9/2024)
Jokowi juga menyebutkan bahwa proyek ini akan memberikan banyak pilihan properti berkualitas bagi masyarakat yang ingin tinggal di Ibu Kota Nusantara.
Tak hanya itu, dalam kesempatan tersebut Jokowi menanyakan kepada Igor Maximov, Co-Founder Magnum Estate, mengenai kesan mereka terhadap IKN. Maximov menuturkan bahwa IKN adalah lokasi terbaik yang pernah dilihatnya, memberikan kesan positif bagi investasi asing di masa depan.
“Kita harapkan investasi ini menunjukkan bahwa peluang di IKN terbuka untuk siapa saja. Nusantara akan menjadi kota global dengan segala fasilitas yang mendukung,” tambah Jokowi.
Proyek kedua yang diresmikan adalah Delonix Nusantara, kawasan mixed-use yang digagas oleh Delonix Group, investor asal China. Kawasan ini akan dibangun di atas lahan seluas 24.000 meter persegi dengan nilai investasi Rp500 miliar. Delonix Nusantara akan terdiri dari hotel, apartemen servis, pusat perbelanjaan, perkantoran, dan pusat olahraga.
“Dengan masuknya Delonix Group sebagai perusahaan perintis, kita harapkan semakin banyak investor yang tertarik menanamkan modal di IKN,” ucap Jokowi.
Delonix Group, yang berkantor pusat di Shenzhen, China, didirikan oleh Alex Zeng dan telah mengelola lebih dari 1.600 properti hotel internasional.
Selain itu, The International Schools Group (TIS) juga meresmikan pembangunan Campus Australian Independent School di IKN. Sekolah internasional ini akan berdiri di atas lahan 7.900 meter persegi dan mampu menampung hingga 750 siswa dari preschool hingga high school. Sekolah ini dilengkapi fasilitas berstandar internasional seperti lapangan mini soccer, kolam renang semi-Olympic, auditorium berkapasitas 250 orang, dan berbagai fasilitas olahraga lainnya.
“Ini adalah sinyal bahwa investasi dari mancanegara mulai berdatangan, memperkuat keyakinan bahwa Ibu Kota Nusantara adalah lokasi yang sangat menarik bagi investor,” kata Jokowi.
Selain investor asing, proyek lokal juga ikut meramaikan IKN. Salah satunya adalah Teras Hutan Ibu Kota Nusantara by Plataran, sebuah restoran mewah yang dibangun oleh Yozua Makes dari Plataran.
Dengan berbagai proyek infrastruktur yang mulai berjalan, Ibu Kota Nusantara semakin memperlihatkan potensinya sebagai pusat investasi baru yang menarik bagi investor dari berbagai negara.***
