Minggu, Juni 14, 2026
spot_img
BerandaBERANDADaerahTak Hanya Perairannya, Budaya dan Sejarah Halmahera Selatan Juga Mempesona

Tak Hanya Perairannya, Budaya dan Sejarah Halmahera Selatan Juga Mempesona

Maluku Utara, IndoBisnis – Meski terkenal dengan keindahan pantainya, Halmahera Selatan menawarkan pengalaman wisata yang jauh lebih kaya dengan mendalami budaya dan sejarahnya. Apakah mereka?

Halmahera Selatan juga menyimpan harta karun berupa budaya dan sejarah yang menunggu untuk dijelajahi. Pengunjung dapat menyelami sisa-sisa sejarah seperti Istana Kesultanan Bacan dan Benteng Barnaveld, merasakan suasana religius di Masjid Sultan Bacan, atau mengagumi keindahan alam unik Burung Bidadari.

Berikut beberapa pilihannya:

1. Menelusuri Jejak Istana Kesultanan Bacan dan Masjid Bersejarah

Perjalanan dimulai di Istana Kesultanan Bacan, sebuah istana megah yang menjadi saksi kejayaan maritim Kesultanan Bacan di masa lalu. Di sini, pengunjung dapat menyelami kemegahan bahari Kesultanan Bacan, menjelajahi keunikan arsitektur keraton, serta mempelajari berbagai artefak sejarah seperti mahkota, pusaka, dan naskah kuno terkait penyebaran Islam di Maluku Utara.

Sesuai brosur Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Halmahera Selatan, istana ini terletak di pusat Kota Labuha dan dibangun pada masa pemerintahan Sultan Usman Syah pada akhir abad ke-18. Kemudian dibangun kembali oleh Sultan Muksin Syah setelah dibom Sekutu pada Perang Dunia II.

Tak jauh dari Istana berdiri Masjid Sultan Bacan yang kokoh. Dibangun pada masa pemerintahan Sultan Muhammad Sadek pada akhir abad ke-18, masjid ini telah mengalami dua kali renovasi pada masa pemerintahan Sultan Usman Syah dan Gahral Syah.

Masjid ini merupakan salah satu masjid tertua di Maluku Utara dan mewakili ketaatan masyarakat Bacan terhadap agama Islam. Keindahan arsitektur masjid yang dipadukan dengan budaya lokal dan ukiran kaligrafi yang rumit menjadikannya daya tarik unik bagi pengunjung.

2. Menjelajahi Benteng Kolonial dan Keindahan Alam yang Unik

Bagi pecinta sejarah, Benteng Barnaveld menjadi destinasi yang wajib dikunjungi. Benteng era kolonial ini, meski usianya sudah ratusan tahun, namun tetap berdiri megah dengan arsitekturnya yang menawan. Pengunjung dapat menjelajahi lorong-lorong benteng, membayangkan kekacauan perang di masa lalu.

Wilayah Halmahera Selatan yang terkenal dengan kekayaan rempah-rempahnya mendapat perhatian besar dari penjajah. Meski tidak setenar benteng lainnya, benteng ini memiliki narasi yang unik.

Dibangun pada masa kolonial Portugis pada akhir abad ke-15, benteng yang dikelilingi parit selebar 2 meter ini secara historis diperebutkan oleh tiga kekuatan Eropa. Hal ini dikarenakan letaknya yang strategis sehingga menjadi buruan orang Portugis, Spanyol, dan Belanda.

3. Pesona Burung Bidadari Halmahera Selatan

Bidadari halmahera merupakan jenis burung dilindungi berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 106 Tahun 2018. Foto: Ahmad David

Keindahan alam Halmahera Selatan lebih dari itu. Di Halmahera Selatan, Anda bisa menjumpai Burung Bidadari. Burung Bidadari (Semioptera wallacii) merupakan salah satu jenis burung cendrawasih endemik Pulau Halmahera, Maluku Utara.

Burung ini terkenal dengan bulunya yang berwarna-warni dan suaranya yang unik. Sayangnya, habitatnya terancam oleh penggundulan hutan, sehingga menjadikannya sebagai “Hampir Terancam”.

4. Menjelajahi Batu Akik yang Terkenal di Dunia

 

Batu akik alam asli dari Pulau Bacan di Halmahera menjadi bahan utama pembuatan jembatan

Berkunjung ke Halmahera Selatan belum lengkap rasanya tanpa menjelajahi daya pikat Batu Akik Bacan. Batu akik yang terkenal secara global dan indah secara unik ini telah menjadi barang koleksi di seluruh dunia.

Pengunjung dapat berwisata ke pertambangan batu akik, mengamati tata cara penambangan dan pengolahannya, serta membeli batu akik berkualitas sebagai oleh-oleh khas Halmahera Selatan.

Halmahera Selatan menawarkan lebih dari sekedar keindahan laut. Perpaduan budaya, sejarah, dan alam yang menawan menjadikan Halmahera Selatan sebagai destinasi wisata yang lengkap.

Bupati Halmahera Selatan Hasan Ali Bassam Kasuba berharap Halmahera Selatan mendapat perhatian dari pemerintah pusat agar maksimalisasi potensi pariwisata sebagai penopang perekonomian daerah dapat terus tumbuh subur.

“Dengan potensi wisata yang ada di Halmahera Selatan yang masih banyak yang belum tergarap, maka harapan kami kedepannya adalah terus menggalakkan pengembangan pariwisata dan menjadikannya salah satu penopang utama perekonomian di Kabupaten Halmahera Selatan. Harapan besar kami semoga bahwa hal ini menjadi pertimbangan Pusat, karena tanpa dukungan pemerintah pusat, potensi pariwisata akan sangat lambat majunya tanpa dikedepankan,” kata Hasan dikutip IndoBisnis.co.id dari Talk Show Potensi Pariwisata di Halmahera Selatan pada DXI 2024, Kamis 30 Mei 2024.

Ia pun menyampaikan harapan besarnya agar masyarakat Indonesia sebagai wisatawan lokal dapat berkunjung dan menjelajahi Halmahera Selatan sebagai salah satu destinasi wisata terlengkap.

“Saya berharap wisatawan lokal khususnya Indonesia bisa datang ke Halmahera Selatan dan kami menyambut dengan hangat. Karena di sana kami tidak hanya menyuguhkan laut saja, bagi pecinta batu akik kami punya batu Bacan di sana. pecinta burung, kami menawarkan Burung Bidadari, dan belum lagi keindahan alamnya masih sangat hijau dan lestari. Banyak yang kami tawarkan di sana,” kata Hasan***

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments