JAKARTA, IndoBisnis Dalam upaya memperkuat integritas penyelenggara negara, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar program Penguatan Antikorupsi untuk Penyelenggara Negara Berintegritas (PAKU Integritas).
Program ini menyasar 269 anggota terpilih Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) periode 2024-2029. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Pemantapan Nilai Kebangsaan yang berlangsung selama dua hari, 21-22 September 2024, di Jakarta.
Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron, menjelaskan bahwa program PAKU Integritas bertujuan untuk menanamkan komitmen antikorupsi di kalangan anggota dewan terpilih.
“Tujuan utama program ini adalah memastikan bahwa anggota DPR dan DPD yang baru terpilih memiliki komitmen kuat untuk tidak terlibat korupsi dan menjalankan tugas dengan penuh integritas,” kata Ghufron dalam sambutannya.
Ghufron menekankan bahwa korupsi masih menjadi hambatan serius dalam pembangunan di Indonesia.
“Korupsi bukan hanya mencederai kepercayaan masyarakat, tetapi juga menghambat pertumbuhan ekonomi dan pembangunan negara. Dengan komitmen antikorupsi yang kuat, kita dapat mengurangi praktik-praktik korupsi yang merugikan bangsa,” lanjutnya.
Program ini juga melibatkan Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) dan Komisi Pemilihan Umum (KPU), yang turut memberikan materi terkait wawasan kebangsaan dan nilai-nilai dasar bangsa seperti Pancasila, UUD 1945, dan Bhinneka Tunggal Ika.
Deputi Pemantapan Nilai Kebangsaan Lemhannas, Rido Hermawan, mengingatkan bahwa integritas harus menjadi landasan utama bagi para wakil rakyat dalam menjalankan tugas mereka.
Dalam sesi yang sama, Ketua DPR RI 2019-2024, Puan Maharani, menegaskan pentingnya anggota dewan memahami fungsi legislasi, pengawasan, dan anggaran yang harus dijalankan dengan transparansi dan akuntabilitas.
“Sebagai wakil rakyat, kita punya tanggung jawab besar untuk mengawal pemerintahan yang bersih dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Puan.
Acara ini juga dihadiri Ketua DPD RI 2019-2024, La Nyalla Mattalitti, serta Plt Ketua KPU, Mochammad Afifuddin.
Mereka memberikan pesan bahwa tantangan ekonomi dan sosial yang dihadapi bangsa saat ini membutuhkan kolaborasi semua pihak, termasuk anggota DPR dan DPD, dengan semangat kebangsaan dan integritas.
Kegiatan PAKU Integritas ini akan berlangsung hingga 29 September 2024, dengan pembagian lokasi di Jakarta dan Bogor. Sebanyak 269 peserta dibagi menjadi tiga kelompok, dan setiap kelompok akan menjalani berbagai materi terkait antikorupsi dan wawasan kebangsaan.***
