Sabtu, Februari 14, 2026
spot_img
BerandaBERANDAInternasionalRSF Serang Port Sudan, Pusat Pemerintahan Terancam

RSF Serang Port Sudan, Pusat Pemerintahan Terancam

IndoBisnis – Kelompok paramiliter Rapid Support Forces (RSF) melancarkan serangan udara terhadap Port Sudan, Sabtu (4/5), menandai serangan pertama mereka ke pusat pemerintahan yang selama ini relatif aman dari konflik. Serangan itu memperluas cakupan perang dua tahun yang telah memecah Sudan.

“RSF menargetkan Pangkalan Udara Osman Digna, gudang logistik, dan beberapa fasilitas sipil di Port Sudan menggunakan drone bunuh diri,” ujar juru bicara militer Sudan, Nabil Abdullah, dalam pernyataan resmi, (4/5/2025) sebagaimana di lansir dari Kantor Berita AFP.

Menurut militer, tidak ada korban jiwa dalam serangan tersebut, meski kerusakan terbatas dilaporkan dan asap terlihat mengepul dari area bandara.

Port Sudan, yang menjadi pusat kekuasaan pemerintah setelah Khartoum dikuasai RSF pada Maret lalu, sebelumnya merupakan zona aman bagi warga sipil dan badan-badan PBB. Serangan ini memicu kekhawatiran baru atas perluasan konflik ke wilayah timur.

Serangan drone RSF juga dilaporkan terjadi di Kassala, dekat perbatasan Eritrea, sekitar 400 kilometer dari garis depan terdekat yang dikuasai RSF.

Sejak April 2023, militer reguler yang dipimpin Jenderal Abdel Fattah Al-Burhan terlibat perang brutal melawan RSF yang dipimpin Mohamed Hamdan Dagalo. Perang ini telah menewaskan puluhan ribu orang dan menyebabkan 13 juta orang mengungsi.

Kini, Sudan terbelah. Tentara menguasai wilayah tengah, timur, dan utara, sementara RSF mengendalikan sebagian besar Darfur dan selatan.

Ketegangan meningkat setelah RSF dan kelompok sekutunya menandatangani piagam di Kenya pada Februari, berencana membentuk pemerintahan tandingan.

Perkembangan ini menambah tekanan diplomatik dan kemanusiaan pada negara terbesar ketiga di Afrika tersebut.***

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments