- Harga emas global kembali menguat pada perdagangan Jumat, 28 November 2025, menandai reli konsisten selama sebulan penuh.
- Lonjakan harga didorong oleh ekspektasi pemangkasan suku bunga Federal Reserve, sementara perak pecah rekor tertinggi.
- Meskipun permintaan fisik di Asia belum sepenuhnya pulih, dorongan dari investor global dan sentimen teknikal mendorong momentum positif logam mulia.
Harga emas global kembali menunjukkan kekuatannya pada perdagangan Jumat waktu setempat, 28 November 2025, dengan emas spot menembus level tertinggi dalam dua pekan.
Lonjakan sebesar 1 persen membawa emas spot ditutup pada USD4.210,94 per ons, setelah sempat menyentuh puncak sebelumnya pada 13 November 2025.
Kenaikan mingguan tercatat 3,6 persen dan pertumbuhan bulanan mencapai 5,2 persen, menjadikan ini bulan keempat berturut-turut emas mencatatkan penguatan.
Pasar global masih memandang emas sebagai aset lindung nilai relevan di tengah dinamika kebijakan moneter dunia.
Faktor utama penguatan berasal dari meningkatnya ekspektasi pemangkasan suku bunga Federal Reserve pada Desember.
Komentar dovish dari pejabat Fed, termasuk Christopher Waller dan John Williams, ditambah data ekonomi AS yang melemah pasca-penutupan pemerintahan, memperkuat spekulasi bahwa suku bunga akan segera diturunkan.
Sentimen ini tercermin dalam pergerakan probabilitas pasar, di mana peluang pemangkasan suku bunga kini mencapai 87 persen, naik signifikan dari hanya 50 persen pekan sebelumnya.
Dalam kondisi suku bunga rendah, emas menjadi lebih menarik karena sifatnya yang tidak memberikan imbal hasil, sehingga kompetisinya dengan instrumen berbasis bunga berkurang.
Kontrak futures emas AS untuk pengiriman Februari juga menguat 1,3 persen, ditutup pada USD4.254,9 per ons. Pemulihan aktivitas di CME Group setelah gangguan teknis beberapa jam turut menstabilkan perdagangan, memastikan momentum harga emas tidak terganggu.
Selain emas, logam mulia lain juga mencatat pergerakan mengesankan, dengan perak menjadi sorotan utama.
Harga perak melonjak ke rekor tertinggi baru di USD56,78 per ons, meningkat 6,1 persen pada sesi perdagangan hari ini, dengan pertumbuhan bulanan mencapai 16,6 persen.
Kenaikan ini didorong oleh kombinasi faktor fundamental pasokan-permintaan dan perubahan struktur teknikal yang semakin bullish.
Analisis grafis menunjukkan pola harga perak memberikan sinyal akumulasi kuat, mendorong spekulan berbasis teknikal masuk lebih agresif.
Di Asia, permintaan fisik emas belum sejalan dengan reli harga global. Di India, musim pernikahan yang biasanya meningkatkan konsumsi emas belum mampu mendorong pembelian signifikan, sementara di Tiongkok, penghapusan pengecualian pajak pembelian emas menekan minat konsumen.
Sementara itu, logam mulia lainnya seperti platinum dan palladium juga bergerak positif. Platinum naik 4 persen menjadi USD1.672,50 per ons dengan kenaikan mingguan 10,7 persen, sedangkan palladium menguat 0,8 persen ke USD1.450,16 per ons, berada di jalur kenaikan mingguan 5,6 persen.
Pergerakan ini menunjukkan sentimen positif terhadap logam mulia tidak hanya terbatas pada emas dan perak, tetapi meluas ke kelompok logam dengan penggunaan industri lebih besar.
Kombinasi ekspektasi kebijakan moneter yang lebih longgar, gangguan ekonomi di AS, dan dinamika teknikal di pasar logam menciptakan lingkungan yang mendukung reli berkelanjutan pada aset safe haven.
Meskipun permintaan fisik di beberapa negara Asia masih lemah, dorongan dari investor global dan pelaku pasar berbasis spekulatif terus mempertahankan momentum penguatan harga logam mulia.
Dengan probabilitas pemangkasan suku bunga yang semakin tinggi dan ketidakpastian ekonomi global yang belum mereda, prospek logam mulia dalam jangka pendek tetap mengarah positif.
***
Artikel ini pertama kali diterbitkan oleh KabarBursa dengan judul: Harga Emas Terus Merangkak Naik, Perak Pecah Rekor.
Disclaimer
Informasi yang disediakan oleh IndoBisnis.co.id bertujuan untuk edukasi dan informasi umum. Kami tidak memberikan saran keuangan, hukum, atau pajak secara langsung.
IndoBisnis.co.id tidak bertanggung jawab atas keputusan finansial Anda. Konsultasikan dengan penasihat profesional sebelum membuat keputusan penting.
