Rabu, April 29, 2026
spot_img
BerandaBERANDAInternasional3 Keputusan Kontroversial Wasit Dinilai Rugikan Garuda Muda 

3 Keputusan Kontroversial Wasit Dinilai Rugikan Garuda Muda 

Doha, IndoBisnis – Indonesia dikalahkan Uzbekistan 0-2 di semifinal Piala Asia U-23 2024. Sejumlah keputusan kontroversial wasit dinilai merugikan Garuda Muda.

Laga Indonesia vs Uzbekistan berlangsung di Stadion Abdullah bin Khalifa Doha, Qatar, Senin (29 April 2024), dini hari WIB (Waktu Indonesia Barat). Rizky Ridho dan timnya kalah 0-1 dan juga mendapat kartu merah pada laga tersebut.

Sejak paruh pertama, Indonesia terus menerus menghadapi serangan dari Uzbekistan. Namun tim Indonesia tidak menyerah tanpa perlawanan.

Pada menit ke-23, Abduvohid Ne’matov terlihat melakukan pelanggaran terhadap Witan Sulaeman di dekat kotak penalti. VAR (Video Assistant Referee) kemudian meninjau pelanggaran tersebut dan ternyata terjadi di luar kotak penalti.

Namun wasit tidak memberikan tendangan bebas kepada Indonesia melainkan memilih melakukan drop ball. Pelanggaran Witan akhirnya sia-sia dan menjadi situasi bola mati bagi Indonesia.

Belakangan, Indonesia mencetak gol pada menit ke-61. Muhammad Ferrari berhasil mencetak gol ke gawang Uzbekistan namun dianulir karena keputusan offside.

Gol tersebut bermula dari umpan silang Pratama Arhan yang disambut Ramadhan Sananta. Striker Indonesia itu kemudian mengoper bola ke Ferrari, yang kemudian mencetak gol. Sananta sekilas terlihat tidak berada dalam posisi offside saat Arhan melepaskan bola.

VAR kemudian meninjau gol tersebut dan memutuskan untuk menganulirnya karena Sananta dianggap offside. Kontroversi muncul ketika wasit VAR Sivarkorn Pu-Udom asal Thailand dinilai terlalu cepat menghentikan tayangan ulang sehingga menyebabkan sudut kamera menunjukkan Sananta dalam posisi offside.

Terakhir, ada pelanggaran Rizky Ridho yang berujung kartu merah. Pada menit ke-84, Indonesia kehilangan kaptennya karena dianggap melakukan pelanggaran keras terhadap Jasurbek Jaloliddinov.

Ridho awalnya mampu menyapu bola yang dikejar Jaloliddinov namun kakinya bertabrakan dengan paha pemain Uzbekistan itu. Situasi serba cepat membuat tabrakan sulit dihindari, dan Sananta tetap mendapat kartu kuning.

VAR kemudian meninjau kejadian tersebut untuk mencari kemungkinan kartu merah. Kamera memperlihatkan Ridho mampu menendang bola terlebih dahulu, namun akibatnya Ridho mendapat kartu merah. Para pemain melakukan protes keras, namun keputusan wasit Shen Yinhao asal Tiongkok tetap tidak berubah.

Akibat pelanggaran tersebut, Uzbekistan mencetak gol keduanya. Situasi bola mati dimanfaatkan lawan untuk membangun serangan hingga berbuah gol ke gawang Garuda Muda.

Kekalahan ini membuat Indonesia harus berjuang memperebutkan posisi ketiga untuk mengamankan kualifikasi Olimpiade Paris 2024. Indonesia harus menunggu pemenang antara Irak dan Jepang di laga selanjutnya.

Jika Indonesia kembali kalah, mereka masih berpeluang lolos ke Paris melalui babak playoff melawan Guinea.***

Sumber detik.com

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments