Kamis, April 16, 2026
spot_img
BerandaHUKUM DAN KRIMINALEks KSP Donny Gahral Adian Minta Polres Halsel Netral dalam Proses Laporan...

Eks KSP Donny Gahral Adian Minta Polres Halsel Netral dalam Proses Laporan terhadap Sultan Bacan ke-22

JAKARTA, IndoBisnis – Donny Gahral Adian, putra sulung almarhum Djamal Kamarullah, meminta Kepolisian Resor (Polres) Halmahera Selatan (Halsel), Maluku Utara (Malut) untuk bersikap netral dalam menangani laporan masyarakat terhadap Sultan Bacan ke-22, Muhammad Irsyad Maulana Syah.

Permohonan ini menyusul adanya tiga laporan yang diajukan terhadap Irsyad Maulana Syah, antara lain dari Dano Sanusi Iskandar Alam, Maulana MPM. Djamal Syah, serta Lembaga Palingpungang Ompu Bangsa Nang Ompu Anak-Anak Lipu Adat Bacan. Laporan-laporan tersebut mencakup dugaan tindak pidana pencemaran nama baik melalui media sosial Facebook.

Dalam keterangan resminya pada Rabu, 31 Juli 2024, Donny Gahral Adian menegaskan dukungannya terhadap langkah hukum yang diambil adiknya, Maulana MPM. Djamal Syah. Ia menekankan pentingnya penegakan hukum yang adil dan transparan.

“Saya mendukung penuh upaya hukum yang dilakukan adik saya terkait dugaan tindak pidana oleh saudara Irsyad. Saya serahkan sepenuhnya kepada pihak Kepolisian untuk memproses sesuai prosedur dan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” tegas Donny.

Donny, yang baru saja menyelesaikan tugasnya sebagai Tenaga Ahli Utama di Kantor Staf Presiden (KSP), juga meminta Polres Halsel untuk menjaga netralitas dalam menangani kasus ini. Ia menekankan perlunya keadilan dan kesetaraan di mata hukum bagi semua warga.

“Saya meminta Kepolisian untuk bersikap netral dalam memandang semua warga, khususnya di Halsel. Proses hukum harus dilakukan dengan adil dan terbuka,” ujarnya.

Donny juga mengungkapkan bahwa dirinya masih menunggu bukti wasiat yang disampaikan oleh Ompu Mochdar beberapa pekan lalu. Menurutnya, proses hukum harus didasarkan pada bukti yang kuat dan meyakinkan.

“Saya berharap bukti-bukti yang disampaikan bisa dibuka di proses Kepolisian ini. Karena ini adalah proses pro justitia sesuai dengan hukum yang berlaku,” imbuhnya.

Ia menegaskan bahwa sebagai negara hukum, prinsip keadilan harus diutamakan. Donny berharap masyarakat dapat mengikuti proses ini dengan transparan, sehingga kebenaran dapat terungkap dan pihak yang bersalah mendapatkan hukuman yang sesuai.

“Kita harus memastikan bahwa proses hukum ini berjalan adil dan sesuai dengan hukum yang berlaku. Saya ingin kami, keluarga almarhum Djamal Kamarullah, diperlakukan dengan adil,” tutup Donny.***

IndoBisnis.co.id akan terus memberikan update terkini mengenai kasus ini dan berita penting lainnya di tanah air.

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments