Rabu, Mei 6, 2026
spot_img
BerandaBERANDABerikut Rinciannya yang Boleh Daftar STAN di 2023? 

Berikut Rinciannya yang Boleh Daftar STAN di 2023? 

IB Jakarta – Melalui keterangan tertulis PKN STAN 28 Februari 2023 Informasi yang dikeluarkan lewat Siaran Pers SP-2/BPPK/2023 Politeknik Keuangan Negara STAN (PKN STAN) membuka kesempatan seluas-luasnya bagi lulusan 2021, 2022, dan calon lulusan 2023.

Pendidikan menengah di bawah pembinaan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi atau Kementerian Agama untuk mengikuti SPMB PKN STAN, sebagai berikut.

1. Sekolah Menengah Atas (SMA)

2. Sekolah Menengah Kejuruan

3. Kelompok Belajar Paket C

4. Madrasah Aliyah

5. Madrasah Aliyah Kejuruan

6. Pendidikan Diniyah Formal

7. Pesantren

8. Sekolah Menengah Agama Kristen

9. Sekolah Menengah Teologi Kristen

10. Pendidikan Keagamaan Katolik

11. Utama Widya Pasraman

12. Pendidikan Keagamaan Konghucu

13. Sekolah keagamaan lain

14. Sekolah-sekolah sederajat

Sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat yang mengacu pada prinsip-prinsip kenyamanan, fleksibilitas, dan kualitas, tahapan SPMB PKN STAN tahun 2023 akan menggunakan hasil Ujian Tulis Berbasis Komputer.

Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) tahun 2023 yang dilaksanakan
oleh Balai Pengelolaan Pengujian Pendidikan (BPPP). Oleh karena itu, seluruh calon peserta SPMB PKN STAN tahun 2023 dapat menyiapkan diri untuk mengikuti UTBK-SNBT dengan melakukan registrasi akun
UTBK-SNBT tahun 2023 melalui laman https://snpmb.bppp.kemdikbud.go.id.

Pengumumannya akan diterbitkan bersamaan dengan pengumuman pendaftaran dan seleksi sekolah kedinasan 2023 yang dikeluarkan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kementerian PAN-RB). Selain itu, informasinya nanti dapat diakses melalui situs resmi Kementerian Keuangan.

Namun, merujuk dari ketentuan tahun sebelumnya, ada dua aturan skor minimal UTBK untuk mendaftar di PKN STAN, yaitu:

1. Peserta Program Reguler

Skor Tes Potensi Skolastik (TPS): minimal 600

Skor Tes Bahasa Inggris (TBI): minimal 450

2. Peserta Program Afirmasi

Skor TPS: 400

Skor TBI: 375

Program reguler sendiri adalah penerimaan mahasiswa baru PKN STAN dari seluruh Indonesia, untuk mengisi formasi atau kebutuhan pegawai Kemenkeu RI, kementerian/lembaga lain, maupun pemerintah daerah.

Sementara, program afirmasi PKN STAN dikhususkan untuk putra-putri Provinsi Papua, Papua Barat, Maluku, Maluku Utara, dan Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk memenuhi formasi pegawai Kemenkeu RI. Khusus pendaftar Provinsi Papua dan Papua Barat, berasal dari program Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) dan nonADEM/umum.

Periode registrasi akun UTBK-SNBT akan berakhir pada tanggal 3 Maret 2023 atau sesuai pengumuman selanjutnya dari BPPP.
Pengumuman resmi SPMB PKN STAN tahun 2023 akan diterbitkan bersamaan dengan
Pengumuman Pendaftaran dan Seleksi Sekolah Kedinasan tahun 2023 yang dikeluarkan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kementerian PAN-RB). Pengumuman resmi dapat diakses melalui website Kementerian Keuangan, www.kemenkeu.go.id.

Pengumumannya akan diterbitkan bersamaan dengan pengumuman pendaftaran dan seleksi sekolah kedinasan 2023 yang dikeluarkan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kementerian PAN-RB). Selain itu, informasinya nanti dapat diakses melalui situs resmi Kementerian Keuangan.

Namun, merujuk dari ketentuan tahun sebelumnya, ada dua aturan skor minimal UTBK untuk mendaftar di PKN STAN, yaitu:

1. Peserta Program Reguler

Skor Tes Potensi Skolastik (TPS): minimal 600

Skor Tes Bahasa Inggris (TBI): minimal 450

2. Peserta Program Afirmasi

Skor TPS: 400

Skor TBI: 375

Program reguler sendiri adalah penerimaan mahasiswa baru PKN STAN dari seluruh Indonesia, untuk mengisi formasi atau kebutuhan pegawai Kemenkeu RI, kementerian/lembaga lain, maupun pemerintah daerah.

Sementara, program afirmasi PKN STAN dikhususkan untuk putra-putri Provinsi Papua, Papua Barat, Maluku, Maluku Utara, dan Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk memenuhi formasi pegawai Kemenkeu RI. Khusus pendaftar Provinsi Papua dan Papua Barat, berasal dari program Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) dan nonADEM/umum.

Penulis : Redaksi

Editor : Bima Sakti

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments