Kamis, Mei 14, 2026
spot_img
BerandaEKONOMI DAN BISNISBos United Tractors Bicara Rencana Akuisisi Saham NCKL

Bos United Tractors Bicara Rencana Akuisisi Saham NCKL

Jakarta, IndoBisnis – Direktur Utama PT United Tractors Tbk (UNTR), Frans Kesuma angkat bicara soal rencana perseroan mengakuisisi sejumlah aset pertambangan pada tahun ini.

Hal ini sejalan dengan rencana jangka panjang badan usaha pertambangan Grup Astra untuk mengakuisisi berbagai aset pertambangan, serta pembangkit listrik energi baru dan terbarukan (EBT).

Frans tak menampik, tahun ini UNTR berencana melanjutkan rencana akuisisi. Namun, dia menegaskan perseroan hanya akan fokus pada mineral dan EBT.

“Kalau mineral lagi kita lihat ada peluang atau tidak,” kata Frans seperti dilansir IndoBisnis dari Bloomberg Technoz, Jumat 27 April 2024.

Selain itu, Frans tak menampik kabar ketertarikan UNTR untuk mengakuisisi saham melalui right issue PT Trimegah Bangun Persada atau Harita Nickel (NCKL).

“Kalau ada potensi, kita akan terus berkembang. Peluang tidak datang dua kali,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, UNTR mengalokasikan anggaran belanja modal (capex) sekitar Rp21 triliun untuk tahun ini.

Meski signifikan, belanja modal UNTR belum termasuk alokasi modal untuk ekspansi anorganik, meski anak usaha PT Astra International Tbk itu tengah digosipkan akan mengakuisisi saham PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) atau Harita Nickel.

Sekretaris Perusahaan UNTR Sara K. Loebis menyatakan, sebagian besar suntikan modal tersebut akan digunakan untuk perbaikan dan penggantian aset alat berat di lini bisnis pertambangan, yakni sebesar 70% atau sekitar Rp15,8 triliun.

“Sisanya akan digunakan untuk perbaikan fasilitas pada usaha distribusi alat berat, pertambangan batu bara, dan pertambangan emas,” kata Sara saat dihubungi, Rabu 27 Maret 2024.

Meski belanja modal tersebut tidak mencakup faktor ekspansi anorganik, UNTR saat ini memiliki ketersediaan kas yang cukup besar.

Hingga akhir tahun 2023, UNTR mempunyai kas dari aktivitas operasi sebesar Rp35,07 triliun. Namun angka tersebut turun 9,01% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yakni Rp38,54 triliun.

Sementara kas dan setara kas UNTR tercatat sebesar Rp18,59 triliun, turun dibandingkan sebelumnya Rp38,28 triliun.

Sebelumnya, UNTR dikabarkan berminat menyerap saham melalui right issue NCKL.

Selain UNTR, dua perusahaan asing, Glencore Plc dan Itochu Corporation, juga mempunyai kepentingan yang sama, menurut laporan Bloomberg News, berdasarkan sumber yang mengetahui masalah tersebut.

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments