Senin, April 20, 2026
spot_img
BerandaEKONOMI DAN BISNISTambang ini Diperkirakan Menghasilkan Sekitar 500.000 Ons Emas Per Tahun.

Tambang ini Diperkirakan Menghasilkan Sekitar 500.000 Ons Emas Per Tahun.

Jakarta, IndoBisnis – PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) tengah melakukan percepatan pengembangan proyek tambang emas Pani di Pohuwato, Gorontalo. Proyek ini diperkirakan mengandung sumber daya mineral sebesar 6,7 juta ons emas.

Tom Malik, General Manager Komunikasi MDKA, mengungkapkan proyek ini akan menjadi tambang emas primer terbesar di Indonesia. Tambang ini diperkirakan menghasilkan sekitar 500.000 ons emas per tahun.

“Proyek pembangunannya adalah proyek emas Pani yang jika mulai berproduksi akan menjadi salah satu tambang emas primer terbesar di Indonesia dengan sumber daya emas 6,7 juta ons. Itu yang kita ketahui saat ini,” ujarnya mengutip IndoBisnis.co.id dari CNBC Indonesia dalam acara Workshop Merdeka. Wartawan pada Rabu, 8 Mei 2024.

Tom menyatakan, perseroan menargetkan proyek tambang emas Pani dapat dioperasikan pada akhir tahun 2025, dengan produksi emas pertama diperkirakan akan dimulai pada awal tahun 2026.

Menurut situs web perusahaan, MDKA, yang memegang 70% saham di Proyek Emas Pani, telah menginvestasikan sekitar US$114 juta untuk definisi sumber daya, pengujian metalurgi, dan pembangunan infrastruktur sejak tahun 2022.

Proyek Emas Pani akan memiliki investasi awal yang rendah sebesar US$250 juta untuk tahap pengembangan pertama, yang melibatkan pembangunan fasilitas produksi menggunakan teknologi heap leach (HL). Kapasitas produksi pada tahap ini sebesar 7 juta ton per tahun (Mtpa) yang dapat menghasilkan sekitar 140.000 ons emas per tahun.

Tahap berikutnya, Merdeka akan membangun fasilitas pengolahan carbon-in-leach (CIL) pada awal tahun 2027 dengan kapasitas 7,5 Mtpa dan membutuhkan investasi sebesar US$633 juta. Ekspansi lebih lanjut akan dilakukan pada awal tahun 2030, meningkatkan kapasitas produksi menjadi 12 Mtpa dengan investasi sekitar US$294 juta.

Kapasitas gabungan HL dan CIL pada puncak produksinya akan mencapai 19 Mtpa, menghasilkan emas hingga 500.000 ons per tahun.

Berdasarkan hasil studi kelayakan (FS) dengan asumsi konservatif, Proyek Emas Pani akan menjadi sumber pendapatan signifikan bagi Merdeka di masa depan, diperkirakan mencapai US$11,4 miliar, dengan EBITDA sebesar US$7,4 miliar selama 10 tahun awal. periode operasional.

FS juga menegaskan bahwa biaya keberlanjutan all-in (AISC) dengan nilai rata-rata US$872 per ons menjadikan proyek ini sangat efisien dan hemat biaya, didukung oleh pengalaman luas Grup Merdeka dalam mengelola penambangan HL di Tambang Emas Tujuh Bukit dan Tambang Tembaga Wetar.***

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments