Minggu, April 26, 2026
spot_img
BerandaBERANDANasionalMedia Asing Soroti, Indonesia Pangkas Dana Proyek Jet Tempur KF-21 Korea Selatan

Media Asing Soroti, Indonesia Pangkas Dana Proyek Jet Tempur KF-21 Korea Selatan

IndoBisnis — Pemerintah Indonesia resmi memangkas kontribusi pendanaan dalam proyek jet tempur KF-21 yang dikembangkan bersama Korea Selatan. Langkah ini menjadi sorotan sejumlah media asing, salah satunya Reuters, yang menyebut keputusan ini sebagai bentuk penyesuaian komitmen keuangan dari Indonesia.

Badan pengadaan pertahanan Korea Selatan, Administrasi Program Akuisisi Pertahanan (DAPA), mengonfirmasi bahwa perjanjian pemotongan kontribusi telah ditandatangani bersama Kementerian Pertahanan Indonesia. “Kontribusi Indonesia dalam proyek KF-21 kini ditetapkan sebesar 600 miliar won atau sekitar USD 439 juta,” kata DAPA pada Jumat (13/6).

Sejak awal proyek ini diluncurkan satu dekade lalu, Indonesia dan Korea Selatan sepakat bekerja sama mengembangkan jet tempur generasi baru dengan total anggaran 8,1 triliun won, di mana Indonesia seharusnya berkontribusi sekitar 1,6 triliun won.

Namun, menurut DAPA, Indonesia belakangan mengajukan renegosiasi terhadap kesepakatan awal. Pada Agustus 2024, Korea Selatan menyetujui penurunan kontribusi serta menyelaraskan kembali rencana transfer teknologi yang semula disepakati.

“Kesepakatan jumlah sudah tercapai, tapi masih diperlukan pembahasan tambahan terkait batas waktu pembayaran dan rincian teknis transfer teknologi,” demikian dilaporkan kantor berita Yonhap.

Kementerian Pertahanan Indonesia belum mengeluarkan pernyataan resmi, namun menurut DAPA, pihak Indonesia tengah menjalani proses administratif untuk menyelesaikan pembayaran sisa kontribusi tersebut.

DAPA menyampaikan harapan bahwa pemangkasan ini tidak akan mengganggu kerja sama strategis antara kedua negara. “Jika kontribusi dibayarkan sesuai rencana, kami berharap kerja sama pertahanan antara kedua negara akan kembali meningkat,” ujar lembaga tersebut.

Langkah ini sekaligus mencerminkan upaya Indonesia untuk menjaga keterlibatannya dalam proyek pertahanan multinasional, sambil tetap memperhatikan kapasitas fiskal dan efisiensi anggaran negara.

***

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments