Senin, Juni 1, 2026
spot_img
BerandaHUKUM DAN KRIMINALKPK Periksa Anggota DPRD Terpilih Elya Gabrina Bachmid Terkait Kasus Korupsi dan...

KPK Periksa Anggota DPRD Terpilih Elya Gabrina Bachmid Terkait Kasus Korupsi dan TPPU

JAKARTA, IndoBisnis – Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengagendakan pemeriksaan terhadap Elya Gabrina Bachmid, anggota DPRD terpilih dari Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara, hari ini.

Berdasarkan keterangan dari Gedung Merah Putih KPK yang diterima oleh IndoBisnis.co.id pada Selasa, 23 Juli 2024, dinyatakan bahwa:

“Bertempat di Gedung KPK Merah Putih, tim penyidik menjadwalkan pemanggilan dan pemeriksaan saksi-saksi atas nama Elya Gabrina Bachmid,” ungkap sumber dari KPK.

Elya Gabrina Bachmid diperiksa sebagai saksi terkait dugaan tindak pidana korupsi (TPK) dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) di lingkungan Provinsi Maluku Utara.

Elya adalah anggota DPRD terpilih periode 2024-2029 dari daerah pemilihan (Dapil) III Kecamatan Gane dan Kepulauan Joronga, Kabupaten Halmahera Selatan.

Selain menjadi anggota DPRD, Elya Gabrina Bachmid juga diketahui merupakan seorang kontraktor.

Eliya Bachmid Sedia Wanita untuk AGK

Sebelumnya, Elya mengungkapkan sejumlah fakta mengenai mantan Gubernur Maluku Utara, Abdul Gani Kasuba (AGK). Dalam pengakuannya di depan hakim, Elya menyebut bahwa AGK sering bersua wanita-wanita cantik di hotel.

Elya menyatakan bahwa AGK pernah bertemu seorang wanita di Bella Internasional Hotel Ternate.

“Pernah yang mulia, tapi itu saya diminta bantu oleh Om Haji AGK, ada wanita yang akan ditemuinya di kamar hotel,” kata Elya Bachmid di depan hakim.

Elya Bachmid mengaku hanya menemani wanita-wanita tersebut bertemu AGK di Hotel. Ketika ditanya hakim apakah ia mengenal wanita-wanita tersebut, Elya menjawab bahwa ia hanya menemani mereka bertemu dengan AGK.

“Saya tidak kenal yang mulia, hanya tahu wanita itu minta bantu ke AGK,” katanya.

Hakim kemudian menanyakan apakah wanita tersebut bekerja sebagai pramugari, mengingat ada laporan mengenai seorang pramugari yang pernah menemui AGK di Bella Internasional Hotel Ternate.

Elya menjelaskan bahwa perkenalan pramugari dengan AGK terjadi di atas pesawat, di mana mereka bertukar nomor kontak. Elya hanya diminta oleh AGK untuk menemani pramugari tersebut di hotel.

Selain itu, Elya Bachmid juga mengungkapkan dua nama lainnya, yaitu Ayu dan Esa Cinta, yang tertulis dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) KPK.

“Saya kenal mereka yang mulia di Jakarta, di Hotel Bidakara,” aku Elya Bachmid.

Dalam persidangan juga terungkap bagaimana proses Elya Bachmid mengantar wanita-wanita ini untuk menemani Abdul Gani Kasuba.

Tertulis dalam BAP, Elya akan datang bersama seorang wanita, mengambil kunci, dan masuk ke kamar hotel, disusul oleh AGK.

Ia kemudian keluar dan membiarkan AGK bersama wanita tersebut di kamar.

“Berapa jam AGK di dalam kamar?” tanya hakim.

“Sekitar 1 sampai 2 jam yang mulia,” jawab Elya.

“Apakah di dalam kamar itu wanita bernama Ayu, Esa, atau Cinta?”

“Ada ganti-ganti yang mulia,” jawabnya.

Hakim juga menanyakan apakah ada hotel lain selain Hotel Bidakara yang digunakan untuk pertemuan ini, dan Elya menjawab,

“Ada yang mulia, di Hotel Swisbel.” ***

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments